Social Items

RAKOR FORKOPIMDA : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi memimpin Rakor Forkopimda Kaltara di Royal Hotel, Tarakan, Senin (23/11).


TANJUNG SELOR – Pada Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Utara, Senin (23/11), Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), 


Teguh Setyabudi menyampaikan bahwa Pemprov sangat prihatin atas perkembangan pandemi di Kaltara. Lantaran, dalam beberapa hari terakhir penambahannya cukup masif. Dimana per 22 November 2020 jumlah total yang terkonfirmasi positif sebanyak 1.144 orang, dengan penambahan 54 orang dibanding hari sebelumnya. Sementara yang sembuh tercatat 889 orang, dalam perawatan 242 orang dan meninggal dunia 15 orang.


Penambahan terbesar adalah di Kota Tarakan yang dibandingkan hari sebelumnya bertambah 47 orang, dan di Bulungan bertambah 7 orang. Demgan demikian di Tarakan yang terkonfirmasi positif menjadi 564 orang, Bulungan 351 orang, Malinau 138 orang, Nunukan 74 orang dan Tana Tidung 17 orang. “Melihat kondisi tersebut, Pemprov akan mengambil kebijakan dan tindakan kongkrit dengan mengutamakan aspek kesehatan masyarakat namun tetap mempertimbangkan jalannya roda perekonomian,” urainya.


Disebutkan Teguh, Pemprov akan membahas masalah ini secara khusus dengan Walikota dan Bupati se-Kaltara. “Kita bersama akan menerapkan aturan-aturan yang ada dalam Pergub atau Perwali dan Perbup yang mengatur penanganan pandemi, sambil secara simultan akan meningkatkan status Perkada tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda),” ujarnya.


Untuk percepatan penanganan pandemi, Teguh mengharapkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara selain membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pandemi tapi juga mengefektifkannya untuk berperan maksimal dalam penanganan pandemi. “Perlu pula dilakukan penindakan untuk setiap pihak yang melanggar protokol kesehatan, utamanya pelanggaran terhadap 3M dan kerumunan,” tuturnya.


Selain itu, Teguh juga meminta dilakukan pengawasan ketat terhadap kerumunan massa pada fasilitas transportasi dan area publik, baik pelabuhan, bandara, terminal, kafe dan lainnya. “Jajaran Satpol PP didukung TNI dan Polri akan melakukan operasi penindakan untuk percepatan penanganan pandemi,” ungkapnya.


“Sekali lagi, saya ingatkan jangan remehkan pandemi ini. Masalah ini adalah musuh kita semua. Jadi, mari betul-betul waspada, apalagi menjelang pilkada, natal dan tahun baru,” tuturnya.


ATENSI BERSAMA

Teguh juga menyoroti penerapan protokol kesehatan (Prokes) di area publik. Hal ini sebagai upaya merespons terjadinya lonjakan penularan Covid-19 di Kaltara. “Kita ingin masyarakat tetap sehat, dengan pertumbuhan ekonomi yang positif,” kata Teguh.


Teguh melihat, kondisi di lapangan saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan hal baru, seperti mengenakan masker, rajin mencuci tangan. Hanya saja, penerapan tersebut tidak dibarengi dengan menjaga jarak. “Di kafe-kafe sering kita lihat warga kita masih tidak menjaga jarak duduknya. Hal ini harus kita sampaikan kepada pemilik, untuk menerapkan jaga jarak pada pengaturan tempat duduk,” paparnya.


Untuk itu, Teguh mengajak kepada semua stakeholder terkait menyampaikan kepada masyarakat secara masif agar penularan Covid-19 bisa ditekan. Ia juga meminta agar masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan dapat diberi sanksi. “Saat ini tidak hanya sosialisasi lagi, tapi juga perlu kita tindak. Karena itu, saya berharap agar Pergub yang sudah disosialisasikan dapat ditingkatkan menjadi Perda. Meskipun pembahasannya memakan waktu yang cukup lama,” ungkapnya.


Selain itu, ia mengingatkan para organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menjalin komunikasi yang intensif dengan para tokoh masyarakat guna mensosialisasikan Prokes untuk mengurangi terjadinya kerumunan massa. Salah satunya, adalah penerapan 3M (Mencuci Tangan Pakai Sabun, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak).


Berkaitan dengan pelaksanaan pemungutan suara yang tinggal menghitung hari, Teguh berharap ini dapat jadi atensi bersama.


Selain upaya 3M, Teguh juga menyampaikan upaya penerapan 3T yang harus dilaksanakan. 3T yang dimaksud, yakni pelacakan (tracing), pengujian (testing), dan perawatan (treatment). “Upaya 3T harus terus dilakukan, meskipun diketahui pasti itu butuh anggaran. Kita akan coba bersurat ke pemerintah pusat, atau melalui CSR perusahaan di Kaltara,” tuturnya. Hadir dalam rakor tersebut, Danrem 092/Maharajalila Brigjend TNI Suratno, Wakapolda Kaltara Brigjend Pol Erwin Zadma, Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, dan lainnya.(humas / yn)

Pemprov Makin Serius Tangani Pandemi

PENGOBATAN GRATIS : Tim Dokter Terbang saat melakukan pelayanan kesehatan gratis di Pujungan, baru-baru ini.


TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali melaksanakan pelayanan pengobatan gratis, Dokter Terbang. Setelah sebelumnya pelayanan dilakukan di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Nunukan, kini layanan berobat gratis bagi warga kurang mampu itu kembali hadir melayani warga Desa Long Ara dan Pujungan, Malinau.


Pada pelayanan ini, tim Dokter Terbang menghadirkan Dokter Spesialis Anak dan Penyakit dalam. Tim berangkat dari Tanjung Selor menuju Kecamatan Pujungan, Rabu (18/11). “Adapun jumlah pasien yang terlayani sebanyak 381 orang. Dengan rincian, Desa Long Aran sebanyak 227 orang, dan Desa Long Pujungan 154 orang,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara), Dedy Prasetya, Senin (23/11).


Sementara itu, Dian, salah seorang tim Dokter Terbang dari Dinkes Provinsi Kaltara yang ikut dalam pelayanan tersebut mengungkapkan, dalam perjalanannya, tim menggunakan transportasi perahu panjang atau longboat menyusuri sungai serta giram.


Dimana, kata Dian, lama perjalanan yang ditempuh dari Tanjung Selor agar bisa sampai ke lokasi pelayanan kurang lebih 12 jam. “Cukup lama sih, terkadang kalau arusnya sangat kuat, sampai harus berhenti. Pasti ada rasa takut, cuma itu terbayarkan akan indahnya alam berupa hijaunya hutan belantara, dinginnya air sungai,” ungkapnya.


Begitu tiba di lokasi, masyarakat disana sangat antusias. “Begitu datang, tim kita langsung di serbu warga,” beber Dian.


Sebagai informasi, pelayanan hari pertama dilakukan pada 18 dan 19 November 2020 berlokasi di Desa Long Aran. Selanjutnya pada 19 hingga 20 November dilakukan di Desa Long Pujungan.


Perlu diketahui, dalam pelayanan berobat gratis Dokter Terbang, tidak lupa diingatkan pada warga untuk patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak waktu menunggu antrean.(humas / yn)

Dokter Terbang Layani Warga Desa Long Ara dan Pujungan

PENYAMBUTAN : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi dan Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono saat menyambut kedatangan Pangkoarmada II Laksma TNI ING Sudihartawan di VIP Room Bandara Juwata Tarakan, Sabtu (21/11) siang.


TARAKAN - Usai menghadiri acara inagurasi penerbangan perdana Garuda Indonesia rute Tarakan-Balikpapan-Makassar, Sabtu (21/11) siang, Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi melanjutkan kegiatannya dengan menyambut kedatangan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I.N.G Sudihartawan dan istri di VIP Room Bandara Juwata Tarakan.


Dalam keterangannya, Sudihartawan mengaku bahwa kunjungannya ke Tarakan dalam rangka menyambut kedatangan Satgas Operasi Bima Suci 2020 yang kini tengah dalam pelayaran etape ketujuh menuju Tarakan, Kaltara, untuk mendukung kegiatan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2020 Taruna dan Taruni AAL. Pada kegiatan ini turut berlayar KRI Bima Suci yang merupakan kapal latih taruna-taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III angkatan ke-67 yang didampingi KRI John Lie-358. “Rencananya besok pagi kami menerima KRI Bima Suci yang membawa taruna dan taruni untuk melaksanakan latihan praktik berlayar,” ungkapnya.


Setiap tahun, taruna dan taruni KRI Bima Suci memang melaksanakan latihan praktek untuk melintasi lautan luas. Diungkapkannya, selama ini taruna taruni hanya melaksanakan latihan teknis untuk mengarungi lautan luas sampai ke luar negeri. Namun situasi pandemi saat ini, membuat pihaknya hanya mengalokasikan taruna taruni untuk berkeliling Indonesia. “Mereka akan terus melintas sampai ke selatan dan dua minggu lagi kembali ke Surabaya,” tuturnya.


Adapun tugas taruna taruni dalam menjalankan tugasnya mencapai satu setengah bulan berlayar. Selain itu, dirinya juga hendak melakukan tinjauan ke lokasi perbatasan, Sebatik Nunukan. Meski wilayah perbatasan di Kaltara ini dinyatakan tidak terlalu rawan namun, dirinya prihatin akan kondisi petugas yang ada di Sebatik. “Saya rencana berkunjung di Sebatik, ada pos angkatan laut disana dan pos angkatan darat serta pos kepolisian,” ucapnya.


Sebagai informasi, Sudihartawan sendiri tak asing dengan Kaltara, khususnya Kota Tarakan. Sebelum menduduki jabatannya saat ini, ia adalah Komandan KRI yang sering berlabuh di Tarakan untuk berbagai kepentingan. Namun sejak menjabat sebagai panglima armada ini menjadi kunjungan pertamanya. “Saya baru satu minggu menjabat sebagai panglima armada. Ini adalah pertama kali sejak saya menjadi panglima,” tuturnya.


Pjs Gubernur Kaltara sendiri, menyambut kedatangan Pangkoarmada II dan berharap kegiatan yang akan dilakukannya selama di Kaltara berjalan sukses dan lancar. "Selamat datang ke Kaltara, khususnya Kota Tarakan Pak Pangkoarmada II," tukasnya.(humas / yn)

Teguh Sambut Kedatangan Pangkoarmada II

PANCAMAIN : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi saat mengikuti peluncuran PancaMain Indonesia secara daring, Jumat (20/11).


TANJUNG SELOR – Dengan mengundang gubernur se-Indonesia, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menggelar peluncuran PancaMain Indonesia. Kegiatan ini diadakan dalam rangka pembumian dan internalisasi Pancasila kepada anak-anak dan generasi milenial melalui permainan tradisional. Dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) hadir Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi yang mengikuti acara ini secara daring melalui Zoom Meeting di Kantor Gubernur Kaltara, lantai 1, Jumat (20/11).


Acara dengan tema “Pancamain Indonesia Dalam Harmoni Budaya Indonesia” ini juga memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Sedunia. “Dikarenakan bertepatan dengan Hari Anak Sedunia, maka acara ini juga harus diliputi dengan kegembiraan. Kita sebagai orang dewasa, harus bisa memberikan kegembiraan di tengah situasi pandemi ini,” kata Kepala BPIP RI, Yudian Wahyudi.


Menurutnya, perkembangan anak-anak harus diperhatikan, karena tidak pernah terbayangkan oleh siapapun bahwa melakukan sekolah berbasis online bisa menjadi seberat ini. “Anak-anak tidak dapat bertemu teman sebaya mereka, sehingga menurunkan rutinitas bermain dengan teman-teman mereka. Ini dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan mental dan fisik anak-anak kita,” ujarnya.


PancaMain merupakan produk gagasan BPIP RI yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan perkembangan anak-anak. PancaMain terdiri dari lima macam permainan tradisional Indonesia, yaitu pancagasing, balap jajar, bola lima, catur teuku umar, dan pancasila. Permainan ini diharapkan dapat membantu anak-anak untuk membangkitkan ideologi berbangsa dan kepahaman negara.


Presiden RI Joko Widodo sangat mengapresiasi kinerja BPIP dalam menghadirkan inovasi permainan tradisional dengan konsep kekinian untuk menanamkan jiwa pancasila. Menurutnya, bermain adalah hak anak-anak untuk mengenal lingkungan sekitar, termasuk membentuk perkembangan mental dan karakter. Bermain juga dapat membangun dialog dalam keluarga sehingga turut mampu memperkenalkan nilai-nilai Indonesia.


“Nilai-nilai Pancasila harus terus ditanam ke anak-anak kita sedini mungkin, anak-anak Indonesia harus memiliki sikap toleransi antar kebudayaan dan agama, lebih mengenal sopan santun dan tata krama terutama kepada orang yang lebih tua. Nilai tersebut harus masuk ke dalam diri anak sebagai karakter sehari-hari,” urai Presiden.


Selain itu, Presiden juga berharap permainan tradisional terbaru ini dapat masuk ke lembaga pendidikan demi menanamkan Pancasila sejak dini, sehingga melahirkan anak muda yang mencintai Indonesia dengan sepenuh hati.


Sebagai informasi tambahan, sebagai hiburan, kegiatan ini juga turut memperkenalkan karakter animasi baru dari Castle Corporation yaitu Etus dan Elsi serta pemutaran film pendek Mangut Lele dan Merah Putih.(humas / yn)

PancaMain, Pembumian Pancasila Lewat Permainan Tradisional

PILOT PROJECT : Gedung kantor Inspektorat Kaltara yang dibangun di rencana lokasi KBM Tanjung Selor.


TANJUNG SELOR – Dalam hal percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No. 9/2018 tentang Percepatan Pembangunan KBM Tanjung Selor, dimana seluruh kementerian terkait dan pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan, memiliki tugas dan fungsi masing-masing dalam percepatan perealisasian KBM.


Sebagai wujud keseriusan, Pemprov Kaltara mengerjakan pilot project pembangunan gedung Inspektorat Kaltara. Pembangunan ini menjadi langkah awal pembangunan fisik yang ada di lokasi KBM Tanjung Selor.


Berdasarkan informasi dari Bidang Cipta Karya DPUPR-Perkim Kaltara, saat ini pengerjaan fisik pada bangunan gedung Inspektorat Kaltara sudah 100 persen tuntas. Dimana, menurut Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR-Perkim Kaltara Sudjadi, dalam memantapkan kesiapannya melalui APBD Perubahan tahun 2020, dilakukan sejumlah tambahan pekerjaan. Diantaranya pekerjaan jalan lingkungan, interior dan meubelair pada bangunan.


Dikatakan Sudjadi, selain pekerjaan tambahan yang dilakukan pada APBD-Perubahan 2020, pada 2021 juga akan direncanakan pekerjaan tambahan untuk bangunan penunjang dan landscape di sekitar area gedung. Gedung Inspektorat Kaltara sendiri ditarget dapat beroperasi pada Januari 2021 mendatang. “Kalau untuk rencana paket pada 2021, itu dapat dikerjakan sembari bangunan digunakan, karena pekerjaan berada di area luar,” katanya.


Selain itu, upaya lain yang juga telah Pemprov lakukan dalam percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor adalah dengan melakukan pembebasan lahan. Hingga saat ini, Pemprov telah melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan KBM seluas 570 hektare. Dengan rincian, pada 2017 sekitar 100 hektare, dan 2018 yaitu 470 hektare.(humas / yn)

Fisik Gedung Inspektorat Tuntas Dibangun

LAWAN NARKOBA : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi berfoto bersama peserta Sosialisasi Inpres No. 2/2020, Rabu (18/11) sore.


TARAKAN – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi mewanti-wanti agar peredaran ilegal narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di wilayah ini dapat teratasi secara maksimal. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba berdampak luar biasa terhadap kemajuan daerah, maupun bangsa. 


“Bicara soal narkoba, ini adalah sesuatu yang bukan main-main karena dampaknya luar biasa. Dari itu, saya berterima kasih kepada BNN Kaltara dan stakeholder terkait lainnya yang sudah bekerja keras memerangi narkoba,” kata Teguh saat membuka Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020, tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024 di Hotel Royal Tarakan, Rabu (18/11) sore.


Kaltara, menurut Teguh sangat rentan dengan peredaran gelap narkotika dan turunannya. Ini karena Kaltara berada di wilayah perbatasan, sehingga cukup banyak jalur masuk ilegal bagi barang haram itu. “Ini harus diwaspadai. Dan, patut diketahui bahwa perang modern saat ini, adalah bagaimana memerangi bangsa dengan menghancurkan pemuda pemudinya melalui narkoba. Bukan lagi adu senjata atau fisik, tapi melalui narkoba,” urainya.


Bahaya lain dari penyalahgunaan narkotika dan turunannya, adalah kematian. Dituturkan Teguh, angka kematian akibat narkoba mencapai puluhan ribu jiwa. “Untuk saat ini, memang di Kaltara belum terasa dampak akibat penyalahgunaan narkoba secara massal. Namun, jika dibiarkan akan muncul dampak besar tersebut. Jadi, harus tetap waspada,” ungkapnya.


Melihat hal tersebut, Teguh meminta agar seluruh komponen terkait, termasuk BNN juga Badan Kesbangpol Kaltara untuk menindaklanjuti Inpres No. 2/2020 dan aturan terkait lainnya secara praktikal dan bukan formalitas semata. “Perang melawan narkoba, adalah perang bersama. Bukan hanya peran BNN atau Kesbangpol, tapi seluruh pihak,” ucapnya. Dimana, perang melawan narkoba harus dimulai dari lingkup terkecil dalam kehidupan.


Pesan lainnya, Teguh berharap seluruh ASN di Kaltara mampu mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 nanti. Tentunya dengan tetap mengedepankan netralitas dan menggunakan hak pilih sesuai tanggung jawab yang ada. “Tak lupa, mari terapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak). Dan, wujudkan pilkada yang aman, sukses dan lancar serta bebas dari Covid-19,” tutupnya.(humas / yn)

Teguh Ajak Masyarakat Kaltara Perangi Narkoba

RESPONS KALTARA : Kepala Bappeda-Litbang Kaltara, Risdianto bersama Kepala Disperindagkop-UMKM Kaltara Hartono saat menjadi narasumber Respons Kaltara, Rabu (18/11) siang.


TANJUNG SELOR - Akses keluar masuk barang pada 17 kecamatan di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia, dipastikan terbuka kembali setelah ditutup akhir semester I 2020 akibat pandemi Covid-19. 


Pembukaan akses ekonomi di lintas batas tersebut melalui proses negosiasi alot antara Pemprov Kaltara dengan Ketua Menteri Serawak. Berawal dari Surat Bupati Nunukan Nomor P/452/BPPD-II/185.5 Tanggal 18 Juni 2020 perihal Permohonan Pasokan Barang Kebutuhan Pokok di Wilayah Perbatasan Krayan, ditujukan ke Gubernur Kalimantan Utara.


Pada 23 Juni, Gubernur menindaklanjuti dengan mengirim Surat Gubernur Nomor 530/0939/DPPK-UKM/GUB perihal Dukungan Negosiasi Jalur Perbatasan ditujukan ke Menteri Perdagangan. Gubernur juga menindaklanjuti dengan Surat Nomor 510/1161/DPPK-UKM/GUB tanggal 17 Juli 2020 perihal Permohonan Membuka Jalur Masuk Perbatasan Krayan Indonesia-Malaysia ditujukan ke Ketua Menteri Serawak. 


“Di awal-awal pendemi, pintu perdagangan ditutup oleh Serawak. Inisiatif Pemprov pada waktu itu, melayangkan surat ke Ketua Menteri Serawak dalam rangka mengusahakan pemenuhan bersama barang yang dibutuhkan. Alhamdulillah, beberapa hari ini sudah mulai terbuka lagi. Berkat forum Sosek-Malindo juga kita perjuangkan,” sebut Kepala Bappeda-Litbang Kaltara, Risdianto dalam program ‘Respons Kaltara’ edisi 101, Rabu (18/11). 


Sejatinya bukan hanya Kecamatan Krayan yang kekurangan suplai kebutuhan sehari-hari dari Serawak. Sebanyak 16 kecamatan lainnya juga terdampak, meliputi Kecamatan Kayan Selatan, Kayan Hulu, Kayan Hilir, Pujungan, dan Bahau Hulu di Kabupaten Malinau. Kemudian terdapat 12 kecamatan di Kabupaten Nunukan meliputi Kecamatan Krayan Selatan, Krayan, Lumbis Ogong, Tulin Onsoi, Sei Menggaris, Nunukan, Nunukan Selatan, Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Utara, Sebatik Timur, dan Sebatik. 


Selama ditutupnya jalur perdagangan lintas batas, Pemprov Kaltara juga melaksanakan kegiatan rutin pemenuhan kebutuhan pokok di kecamatan-kecamatan tersebut, yang dilakukan sejak 2014. Antara lain mensuplai barang kebutuhan pokok melalui skema Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang agar harga barang tetap terjangkau. “Demikian juga SOA Udara, memberi dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Namun tidak bisa dipungkiri, karena penutupan jalur perdagangan lintas batas baru-baru ini membuat ketersediaan barang kebutuhan masyarakat berkurang,” sebutnya.


Walau pintu perdagangan lintas batas telah dibuka, Risdianto menyebut, Pemprov Kaltara akan menindaklanjuti beberapa hal yang telah menjadi komitmen perjanjian dengan pihak Serawak. Antara lain penerapan protokol kesehatan pada saat kegiatan perniagaan lintas batas berlangsung. “Kami juga mengidentifikasi dan berkoordinasi dengan Kemendag dan Konsulat di Sabah dan Serawak dalam rangka persetujuan bersama jenis-jenis barang yang akan dimasukkan. Persetujuan itu untuk memastikan jenis barangnya saja,” sebutnya.


Sementara itu, Kepala Disperindagkop-UMKM Kaltara Hartono membeberkan, selain berupaya keras, Pemprov Kaltara dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait didalamnya sangat solid mengupayakan agar pintu perdagangan lintas batas kembali dibuka. “Kami melihat masyarakat cukup resah. Sehingga selain melalui forum resmi seperti Sosek-Malindo, juga diupayakan dengan negosiasi di luar forum tersebut, yang poin-poinnya disiratkan dalam bentuk surat. Jadi kuncinya, bekerja dan bersabar. Akhirnya sekarang, jalur itu dibuka lagi,” sebutnya.(humas / yn)

Kaltara-Serawak Gelar ‘Karpet Merah’ Kembali

LAYANAN KESEHATAN : Kegiatan pelayanan pengobatan gratis, Dokter Terbang di salah satu kecamatan di Kaltara, belum lama ini.


TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali meraih penghargaan Top 45 pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).


Dimana, sesuai dengan surat Kementerian PANRB Nomor B/66/PP.00.05/2020, penyerahan penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik akan diberikan secara langsung oleh Menteri PAN-RB pada 25 November 2020 di Jakarta. “Pemprov Kaltara sendiri mendapatkan penghargaan atas inovasinya yang bernama Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara,” kata Kepala Biro Organisasi Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Abdul Madjid, Rabu (18/11).


Disebutkannya, layanan Dokter Terbang pada Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020 masuk dalam klaster provinsi. Di klaster tersebut, selain Dokter Terbang terdapat 6 inovasi lainnya. Yakni, inovasi Melintasi Batas Ruang Kelas Bersama milik Pemprov DI Yogyakarta, Bunga Tanjung (Pemprov DKI Jakarta), One Pesantren One Product (OPOP) Pesantren Mandiri Umat Sejahtera (Pemprov Jawa Barat), Mega Mendoane Rini (Pemprov Jawa Tengah), Klinik BUM Desa (Pemprov Jawa Timur), dan Ojol Berlian (Pemprov Kalimantan Timur).


“Alhamdulillah, ini merupakan kali kedua inovasi Pemprov Kaltara berhasil masuk dalam Top 45 KIPP. Sebelumnya, pada tahun lalu inovasi Sipelandukilat juga masuk dalam Top 45 KIPP 2019,” tutupnya.(humas / yn)

Dokter Terbang Masuk Top 45 KIPP 2020

SOSIALISASI : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi memberikan sambutan pada Sosialisasi Zakat di Gedung Gadis, Selasa (17/11).


TANJUNG SELOR – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi membuka kegiatan Sosialisasi Zakat yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltara di Ruang Serbaguna Gedung Gadis (Gadis) Lantai 1, Selasa (17/11). “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berupa seremonial, tetapi menjadi momen kesadaran kita untuk membayar zakat,” katanya.


Ia mengungkapkan zakat tidak sekedar ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat muslim yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi ada manfaat yang terkandung di dalamnya. Beberapa manfaat zakat yakni menambah ketaatan kepada Alllah SWT. Kemudian menjadikan manusia tumbuh berkembang, bertambah kemaslahatan melalui berkah harta yang dimiliki, bertambah pahala serta banyak dosa-dosa yang diampuni. “Zakat tidak merugikan ataupun mengurangi jumlah harta yang kita miliki. Secara nyata, selama ini orang yang pernah berzakat bukan merasa rugi atau menyesal, justru harta kita semakin berkah dan bertambah,” ujarnya.


Pelaksanaan zakat juga sesuai dengan syariat Islam dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah serta Instruksi Gubernur Kaltara No. 1/2017 tentang Pengumpulan Zakat di Wilayah Provinsi Kaltara. “Saya harapkan agar seluruh instansi, lembaga, komunitas dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltara dapat membantu dalam proses optimalisasi pengumpulan zakat yang dilakukan oleh Baznas Provinsi Kaltara,” ungkapnya.


Selanjutnya, sosialisasi zakat ini sebagai usaha untuk membangkitkan keinginan umat muslim untuk mengeluarkan zakat yang bertujuan menciptakan kesadaran umat muslim terhadap kewajiban membayar zakat, dan mendorong sikap positif umat muslim terhadap zakat. “Teruntuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN yang ada di lingkup Provinsi Kaltara, mari kita dukung program Baznas dan ikut memberikan contoh terutama kepada keluarga kita untuk membayar zakat,” urainya.


Dalam kesempatan ini, Pjs Gubernur Kaltara mengingatkan kembali untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap aktivitas sehari-hari dengan menerapkan 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). “Mari kita bersama mewujudkan Pilkada Serentak 2020 yang sukses dan aman dari Covid-19 pada 9 Desember nanti,” tutupnya.(humas / yn)

Pjs Gubernur : Manfaat Zakat Dapat Menambah Ketaatan

STAND TERBAIK : DPMPTSP Kaltara meraih juara stand terbaik pada Pameran Indonesia Quality Expo 2020 yang digelar di Yogyakarta belum lama ini.


TANJUNG SELOR - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Utara meraih juara ke-3 stand terbaik dalam keikutsertaannya pada ajang Pameran Indonesia Quality Expo 2020 yang digelar bersamaan dengan Pameran Pangan Nusantara, Gebyar UMKM, Koperasi dan PKBL Expo, Pesona Wisata Nusantara Expo, dan Indonesia Quality Expo.


Pameran yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional Tahun 2020 ini, digelar di Jogja City Mall, Yogyakarta pada 12 hingga 15 November 2020. Penilaian dilakukan terhadap sejumlah kriteria, diantaranya keindahan stand baik dari design stand dan kebersihan, materi promosi yang ditampilkan, jumlah pengunjung stand serta ketrampilan berkomunikasi para petugas stand.


“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur karena stand Provinsi Kaltara mendapat penilaian juara ke-3 stand terbaik se-Indonesia. Ini sangat membanggakan bagi kita semua, sebagai DOB, Kaltara terbukti mampu bersaing dengan daerah lain,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kaltara, Faisal Syabaruddin.


Acara yang bertujuan meningkatkan kapasitas daya saing dan perluasan pasar produk-produk unggulan beserta potensi bisnis dan peluang investasi ini, diselenggarakan oleh PT Feraco selaku panitia bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


Terpisah, Plt Kepala Bidang perencanaan, Kerjasama dan Promosi Penanaman Modal, Fitriana mengungkapkan, Kaltara tahun ini hanya bisa mengikuti satu event expo. Dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang melanda.


“Kegiatan ini pun dapat kita ikuti karena sudah ada izin dari gugus tugas covid-19 DIY, makanya kita berani ikut expo ini. Kita bersyukur bisa mempromosikan potensi unggulan Kaltara,” ucap Fitri.


Selain Kaltara, Pemkot Samarinda didaulat sebagai juara 1 stand terbaik disusul Disperindagkop Kaltim sebagai juara 2. Lalu ada DPMPTSP Bandung, Dinas Pangan Ngawi dan Disperindag Dogiyai.


Dalam pameran promosi daerah tersebut DPMPTSP Kaltara bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara, Dekranasda, Biro Perekonomian, serta Biro Humas dan Protokol.(humas / yn)

Stand Expo Kaltara Raih Juara