Social Items

Foto: H Badrun

SUARAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pengumuman hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berstandar Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat beberapa waktu lalu, rencananya diumumkan 2 Mei 2017 mendatang.

Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H Badrun mengatakan, berdasarkan informasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), lembar jawaban UNBK diperiksa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI secara terkomputerisasi.

Untuk mekanisme pengumuman kelulusan tersebut nantinya akan dilakukan usai pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Namun, untuk menghindari euforia berlebih dari siswa, maka pengumuman kelulusan akan disampaikan sore hari. “Ini untuk menghindari konvoi berkepanjangan,” kata H Badrun, Sabtu (29/4/2017)

Meskipun nilai UNBK ditentukan pusat, namun bukan menjadi penentu kelulusan siswa, karena ujian sekolah dan USBN yang menentukan nilai kelulusan. UNBK SMA dan SMK sederajat sendiri dilangsungkan pada 20 hingga 23 Maret sedangkan USBN pada 10 hingga 13 April 2017.

Terkait dengan jumlah kelulusan, H Badrun mengakui hal itu merupakan kewenangan pihak sekolah. Karena sejak tahun lalu, hasil ujian nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan siswa sepenuhnya ditentukan oleh sekolah.

“Sekarang ini yang menentukan kelulusan, pihak sekolah. Provinsi tidak bisa mengintervensi karena kelulusan itu hasil ujian sekolah, bukan hasil ujian nasional,” jelas H Badrun.

Dikatakan lagi, walau ujian nasional  tidak menjadi penentu kelulusan siswa, tetap tidak mengurangi esensi dari ujian itu sendiri. “Untuk menentukan kelulusan siswa, guru sekolah sangat berperan penting. Penilaiannya pun bukan cuma pada ujian, tapi juga sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Walaupun sekolah punya andil besar dalam menentukan kelulusan, para siswa tidak boleh juga berleha-leha. Penilaian tetap akan objektif,” ungkapnya.

Berdasar kondisi yang ada, H Badrun optimis angka kelulusan siswa SMA/SMK/sederajat di Kaltara mencapai 100 persen.

(suarakaltara/komandokaltara)

Hasil USBN SMA/SMK Bakal Diumumkan, Ini Jadwalnya

SUARA KALTARA
Foto: H Badrun

SUARAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pengumuman hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berstandar Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat beberapa waktu lalu, rencananya diumumkan 2 Mei 2017 mendatang.

Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H Badrun mengatakan, berdasarkan informasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), lembar jawaban UNBK diperiksa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI secara terkomputerisasi.

Untuk mekanisme pengumuman kelulusan tersebut nantinya akan dilakukan usai pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Namun, untuk menghindari euforia berlebih dari siswa, maka pengumuman kelulusan akan disampaikan sore hari. “Ini untuk menghindari konvoi berkepanjangan,” kata H Badrun, Sabtu (29/4/2017)

Meskipun nilai UNBK ditentukan pusat, namun bukan menjadi penentu kelulusan siswa, karena ujian sekolah dan USBN yang menentukan nilai kelulusan. UNBK SMA dan SMK sederajat sendiri dilangsungkan pada 20 hingga 23 Maret sedangkan USBN pada 10 hingga 13 April 2017.

Terkait dengan jumlah kelulusan, H Badrun mengakui hal itu merupakan kewenangan pihak sekolah. Karena sejak tahun lalu, hasil ujian nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan siswa sepenuhnya ditentukan oleh sekolah.

“Sekarang ini yang menentukan kelulusan, pihak sekolah. Provinsi tidak bisa mengintervensi karena kelulusan itu hasil ujian sekolah, bukan hasil ujian nasional,” jelas H Badrun.

Dikatakan lagi, walau ujian nasional  tidak menjadi penentu kelulusan siswa, tetap tidak mengurangi esensi dari ujian itu sendiri. “Untuk menentukan kelulusan siswa, guru sekolah sangat berperan penting. Penilaiannya pun bukan cuma pada ujian, tapi juga sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Walaupun sekolah punya andil besar dalam menentukan kelulusan, para siswa tidak boleh juga berleha-leha. Penilaian tetap akan objektif,” ungkapnya.

Berdasar kondisi yang ada, H Badrun optimis angka kelulusan siswa SMA/SMK/sederajat di Kaltara mencapai 100 persen.

(suarakaltara/komandokaltara)

No comments