Social Items

Apel Pagi Gabungan OPD di lingkup Pemprov Kaltara, Senin (8/5) dipimpin oleh Asisten II Kaltara, Syaiul Herman.

SUARAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Salah satu bagian terpenting dari upaya Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi yang terdepan, adalah pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik. Dalam hal ini, tentunya pembangunan yang didanai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui kegiatan tiap Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD) cukup berperan.

Tantangannya, kata Asisten II Sekretariat Provinsi Kaltara, Syaiful Herman saat memimpin Apel Senin (8/5), adalah merealisasikan rencana pembangunan tersebut. Di antara banyak sebab lambannya proses pembangunan, proses pelelangan menjadi hambatan yang perlu dihadapi untuk disolusikan.

Untuk itu, kata Syaiful, Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menginginkan agar rencana kegiatan di tiap OPD untuk segera direalisasikan.

“Berdasarkan evaluasi yang kami terima, kegiatan proyek di tiap SKPD, rata-rata baru 50 persen yang lelang. Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh SKPD untuk mempercepat proses pelelangan kegiatannya, karena ini sudah memasuki bulan Mei,” kata Syaiful di

Halaman Kantor Gubernur, kemarin. Selain itu, Syaiful juga meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mematuhi aturan yang baru. Utmanya, soal kualitas kinerja per orangan di tiap SKPD.

“Seluruh ASN di Kaltara harus dapat bekerja seperti biasa, baik ada maupun tidak ada pemimpin di SKPD-nya,” ungkap Syaiful.

Terhadap hal ini, Syaiful pun mengingatkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus memantau ASN. “Satpol PP akan keliling untuk memantau kegiatan ASN, utamanya kegiatan di luar kantor saat jam kerja,” tutupnya.

(an-sor)

OPD Diingatkan Percepat Lelang Kegiatan

SUARA KALTARA
Apel Pagi Gabungan OPD di lingkup Pemprov Kaltara, Senin (8/5) dipimpin oleh Asisten II Kaltara, Syaiul Herman.

SUARAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Salah satu bagian terpenting dari upaya Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi yang terdepan, adalah pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik. Dalam hal ini, tentunya pembangunan yang didanai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui kegiatan tiap Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD) cukup berperan.

Tantangannya, kata Asisten II Sekretariat Provinsi Kaltara, Syaiful Herman saat memimpin Apel Senin (8/5), adalah merealisasikan rencana pembangunan tersebut. Di antara banyak sebab lambannya proses pembangunan, proses pelelangan menjadi hambatan yang perlu dihadapi untuk disolusikan.

Untuk itu, kata Syaiful, Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menginginkan agar rencana kegiatan di tiap OPD untuk segera direalisasikan.

“Berdasarkan evaluasi yang kami terima, kegiatan proyek di tiap SKPD, rata-rata baru 50 persen yang lelang. Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh SKPD untuk mempercepat proses pelelangan kegiatannya, karena ini sudah memasuki bulan Mei,” kata Syaiful di

Halaman Kantor Gubernur, kemarin. Selain itu, Syaiful juga meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mematuhi aturan yang baru. Utmanya, soal kualitas kinerja per orangan di tiap SKPD.

“Seluruh ASN di Kaltara harus dapat bekerja seperti biasa, baik ada maupun tidak ada pemimpin di SKPD-nya,” ungkap Syaiful.

Terhadap hal ini, Syaiful pun mengingatkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus memantau ASN. “Satpol PP akan keliling untuk memantau kegiatan ASN, utamanya kegiatan di luar kantor saat jam kerja,” tutupnya.

(an-sor)

No comments