Social Items

Foto: Mufid/Suarakaltara
 Asnawi Arbain (Ketua Komisi IV DPRD Kaltara)


SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Jelang lebaran Idulfitri 1438 Hijriah, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) mengintrukrikan Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan tepat waktu, dan Kepala Daerah diminta mengawasi langsung. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltara bidang Kesejahteraan Rakyat, Asnawi Arbain meminta semua pekerja diberikan THR.

Tak hanya karyawan perusahaan besar melainkan para pekerja toko. Menurutnya upah pekerja toko selama ini belum terpantau dan terdata secara baik, jangan sampai THR juga tak diberikan. "Mereka ada didepan mata kita, jangan hanya karyawan perusahaan diberikan THR, sementara pekerja toko tidak. Padahal mereka juga adalah karyawan dan berhak merasakan kebahagian lebaran," katanya saat ditemui Selasa (13/06/2017).

Dikatakan pria yang juga Ketua DPW PAN Kaltara ini, tidak adil rasanya jika pemilik toko mengabaikan THR karyawannya. Kewajiban mereka selama ini dijalankan dengan melakukan pekerjaan yang diperintahkan. "Haknya juga harus diberikan. Soal nominal itu disesuaikan yang penting mereka dapat THR. Karena kita bicara asas etika dan kepatutan terhadap karyawan," tegasnya. 

Sementara untuk perusahaan yang ada di Kaltara, ia juga berharap komitmen terhadap aturan yang ada dengan memberikan THR tepat waktu serta sesuai dengan hitung-hitungan yang telah ditetapkan. "Jangan sampai THR itu lambat, dan kepada pemerintah kalau bisa buka posko pengaduan. Jika sudah ada silahkan disosialisasikan keberadaan dan mekanisme serta regulasi menyangkut THR," harapnya. (muf) 

Asnawi Minta THR Karyawan Toko Juga Diperhatikan

SUARA KALTARA
Foto: Mufid/Suarakaltara
 Asnawi Arbain (Ketua Komisi IV DPRD Kaltara)


SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Jelang lebaran Idulfitri 1438 Hijriah, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) mengintrukrikan Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan tepat waktu, dan Kepala Daerah diminta mengawasi langsung. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltara bidang Kesejahteraan Rakyat, Asnawi Arbain meminta semua pekerja diberikan THR.

Tak hanya karyawan perusahaan besar melainkan para pekerja toko. Menurutnya upah pekerja toko selama ini belum terpantau dan terdata secara baik, jangan sampai THR juga tak diberikan. "Mereka ada didepan mata kita, jangan hanya karyawan perusahaan diberikan THR, sementara pekerja toko tidak. Padahal mereka juga adalah karyawan dan berhak merasakan kebahagian lebaran," katanya saat ditemui Selasa (13/06/2017).

Dikatakan pria yang juga Ketua DPW PAN Kaltara ini, tidak adil rasanya jika pemilik toko mengabaikan THR karyawannya. Kewajiban mereka selama ini dijalankan dengan melakukan pekerjaan yang diperintahkan. "Haknya juga harus diberikan. Soal nominal itu disesuaikan yang penting mereka dapat THR. Karena kita bicara asas etika dan kepatutan terhadap karyawan," tegasnya. 

Sementara untuk perusahaan yang ada di Kaltara, ia juga berharap komitmen terhadap aturan yang ada dengan memberikan THR tepat waktu serta sesuai dengan hitung-hitungan yang telah ditetapkan. "Jangan sampai THR itu lambat, dan kepada pemerintah kalau bisa buka posko pengaduan. Jika sudah ada silahkan disosialisasikan keberadaan dan mekanisme serta regulasi menyangkut THR," harapnya. (muf) 

No comments