Social Items

                                                          (Foto: Mufid/Suarakaltara)
Teks: Uji KIR yang dilakukan oleh Dishub Bulungan didampingi Dishub Kaltara tadi siang hingga sore.



SUARAKALTARA.com,TANJUNG SELOR - Angkutan umum yang beroperasi di Kaltara secara resmi adalah Bus Damri. Oleh sebab itu Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan uji KIR khususnya angkutan umum mudik lebaran Tahun 2017, yang dilakukan sejak siang hingga sore Kamis (14/06/2017) tadi.

Uji KIR adalah pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan terhadap kendaraan dengan status angkutan sewa. Ini adalah merupakan persyaratan teknis dan perwujudan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas dan tercatat pada pasal 48 sampai 55Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ada SOP-nya sendiri sebelum angkutan umum itu dikatakan layak, makanya kami ingin pastikan bahwa kendaraan umum tersebut aman untuk angkutan lebaran,” kata Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Darat, Dhani Karnarajasha.

Bus Damri yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. Sebanyak sembilan armada Damri beroperasi di Kaltara yang menghubungkan kabupaten satu dengan yang lainnya termasuk yang beroperasi antara Tanjung Selor (Kaltara) dengan Berau (Kaltim). “Hari ini lima dulu, sisanya menyusul dan jadwalnya fleksibel. yang penting semua diperiksa sebelum lebaran,” sebutnya.

Ia menegaskan kendaraan tersebut diperiksa secara keseluruhan mulai dari kelayakan kursi, ketebalan ban, pencahayaan alias lampu depan, lampu rem, klakson, bodi kendaraan hingga mesin dan hal teknis lainnya. “Kalau ada yang tidak layak, maka kami rekomendasikan untuk diperbaiki tentunya,” tegasnya.

Selain itu, Dishub juga bakal melakukan tes urine terghadap pengemudi atau supir bus. Hal tersebut dilakukan agar angkutan lebaran khususnya jalur darat di Kaltara benar-benar aman dan terkontrol. "Kami tidak ingin pengemudi adalah mengguna narkoba sehingga membahayakan penumpang. Makanya akan dites dan harus bebas dari narkoba," pungkasnya. (muf)

Angkut Pemudik, Bus Damri Harus Layak dan Supirnya Bebas Narkoba

SUARA KALTARA
                                                          (Foto: Mufid/Suarakaltara)
Teks: Uji KIR yang dilakukan oleh Dishub Bulungan didampingi Dishub Kaltara tadi siang hingga sore.



SUARAKALTARA.com,TANJUNG SELOR - Angkutan umum yang beroperasi di Kaltara secara resmi adalah Bus Damri. Oleh sebab itu Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan uji KIR khususnya angkutan umum mudik lebaran Tahun 2017, yang dilakukan sejak siang hingga sore Kamis (14/06/2017) tadi.

Uji KIR adalah pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan terhadap kendaraan dengan status angkutan sewa. Ini adalah merupakan persyaratan teknis dan perwujudan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas dan tercatat pada pasal 48 sampai 55Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ada SOP-nya sendiri sebelum angkutan umum itu dikatakan layak, makanya kami ingin pastikan bahwa kendaraan umum tersebut aman untuk angkutan lebaran,” kata Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Darat, Dhani Karnarajasha.

Bus Damri yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. Sebanyak sembilan armada Damri beroperasi di Kaltara yang menghubungkan kabupaten satu dengan yang lainnya termasuk yang beroperasi antara Tanjung Selor (Kaltara) dengan Berau (Kaltim). “Hari ini lima dulu, sisanya menyusul dan jadwalnya fleksibel. yang penting semua diperiksa sebelum lebaran,” sebutnya.

Ia menegaskan kendaraan tersebut diperiksa secara keseluruhan mulai dari kelayakan kursi, ketebalan ban, pencahayaan alias lampu depan, lampu rem, klakson, bodi kendaraan hingga mesin dan hal teknis lainnya. “Kalau ada yang tidak layak, maka kami rekomendasikan untuk diperbaiki tentunya,” tegasnya.

Selain itu, Dishub juga bakal melakukan tes urine terghadap pengemudi atau supir bus. Hal tersebut dilakukan agar angkutan lebaran khususnya jalur darat di Kaltara benar-benar aman dan terkontrol. "Kami tidak ingin pengemudi adalah mengguna narkoba sehingga membahayakan penumpang. Makanya akan dites dan harus bebas dari narkoba," pungkasnya. (muf)

No comments