Social Items

(Foto: Mufid/SuaraKaltara)
Lonjakan penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor tadi pagi.

SUARAKALTARA.com. TANJUNG SELOR - H-4 jelang lebaran, lonjakan penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Sejak pagi tadi penumpang secara perlahan memadati pelabuhan dan setiap armada speedboat selalu full saat berlayar menuju Kota Tarakan.

Berdasarkan data dari KSOP Tanjung Selor, pada Tanggal (18/06/2017), penumpang berangkat sebanyak 826 orang, dan tiba di pelabuhan Kayan II sebanyak 819 orang. Satu hari berselang yakni pada Senin (19/06/2017) sebanyak 882 orang yang berangkat dan tiba sebanyak 812 orang. Data terakhir pada hari Selasa (20/06/2017)  kemarin, mulai tampak penambahan dimana jumlah penumpang yang berangkat mencapai 945 orang. “Setiap harinya bertambah penumpang. Jika dilihat dari data laporan pihak speedboat yang masuk. Ini hanya untuk speedboat yang beroprasi di Pelabuhan Kayan II,” kata Meliawati salah satu staf KSOP.

Ditanyakan soal lonjakan penumpang tersebut pada Rabu (21/06/2017) tadi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bulungan, Hasan Pemma membenarkan adanya peningkatan jumlah penumpang khususnya yang berangkat dari Tanjung Selor. Namun peningkatan sejauh pemantauannya masih belum signifikan. “Lonjakan memang ada, tapi masih stabil dan masih bisa diakomodir oleh armada yang ada, termasuk di Pelabuhan Kulteka untuk speedboat mesin 200 juga ada penambahan penumpang sejauh ini,” terangnya.

Diakui pula olehnya, di Bulungan memang didominasi oleh transportasi sungai dan laut. Oleh sebab itu, pihaknya terus memperhatikan dan mengawasi titik-titik arus mudik khususnya jalur perairan. “Yang pastinya kami terus melakukan pengawasan untuk jalur sungai dan laut khususnya,” sebutnya.

Sementara itu, jika ada lonjakan penumpang yang semakin tinggi dan sekitar 23 armada tak mampu mengakomodir, dimungkinkan ada penambahan armada. Akan tetapi hal tersebut diserahkan kepada pengelola speedboat yang tahu persis soal penambahan armada itu. “Kami tetap mengawasi dan menunggu laporan dari pihak KSOP dan pengelola speedboat. Jika memang harus ditambah armada tidak menjadi masalah,” pungkasnya. (muf)

H-4, Penumpang di Pelabuhan Kayan II Mulai Meningkat

SUARA KALTARA
(Foto: Mufid/SuaraKaltara)
Lonjakan penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor tadi pagi.

SUARAKALTARA.com. TANJUNG SELOR - H-4 jelang lebaran, lonjakan penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Sejak pagi tadi penumpang secara perlahan memadati pelabuhan dan setiap armada speedboat selalu full saat berlayar menuju Kota Tarakan.

Berdasarkan data dari KSOP Tanjung Selor, pada Tanggal (18/06/2017), penumpang berangkat sebanyak 826 orang, dan tiba di pelabuhan Kayan II sebanyak 819 orang. Satu hari berselang yakni pada Senin (19/06/2017) sebanyak 882 orang yang berangkat dan tiba sebanyak 812 orang. Data terakhir pada hari Selasa (20/06/2017)  kemarin, mulai tampak penambahan dimana jumlah penumpang yang berangkat mencapai 945 orang. “Setiap harinya bertambah penumpang. Jika dilihat dari data laporan pihak speedboat yang masuk. Ini hanya untuk speedboat yang beroprasi di Pelabuhan Kayan II,” kata Meliawati salah satu staf KSOP.

Ditanyakan soal lonjakan penumpang tersebut pada Rabu (21/06/2017) tadi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bulungan, Hasan Pemma membenarkan adanya peningkatan jumlah penumpang khususnya yang berangkat dari Tanjung Selor. Namun peningkatan sejauh pemantauannya masih belum signifikan. “Lonjakan memang ada, tapi masih stabil dan masih bisa diakomodir oleh armada yang ada, termasuk di Pelabuhan Kulteka untuk speedboat mesin 200 juga ada penambahan penumpang sejauh ini,” terangnya.

Diakui pula olehnya, di Bulungan memang didominasi oleh transportasi sungai dan laut. Oleh sebab itu, pihaknya terus memperhatikan dan mengawasi titik-titik arus mudik khususnya jalur perairan. “Yang pastinya kami terus melakukan pengawasan untuk jalur sungai dan laut khususnya,” sebutnya.

Sementara itu, jika ada lonjakan penumpang yang semakin tinggi dan sekitar 23 armada tak mampu mengakomodir, dimungkinkan ada penambahan armada. Akan tetapi hal tersebut diserahkan kepada pengelola speedboat yang tahu persis soal penambahan armada itu. “Kami tetap mengawasi dan menunggu laporan dari pihak KSOP dan pengelola speedboat. Jika memang harus ditambah armada tidak menjadi masalah,” pungkasnya. (muf)

No comments