Social Items

SUARAKALTARA.com, TARAKAN - Sangat disayangkan, Kota Tarakan mendapat hasil opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (BPK) yang selesai pada Selasa (30/5/2017) lalu. Apa tanggapan Walikota Tarakan Sofian Raga?

Sofian Raga mengatakan, hasil WDP yang didapatkan Tarakan lantaran terdapat masalah yang berkaitan dengan aset.

“Resmi Kota Tarakan mendapat WDP tahun ini, antara lain berkaitan dengan aset, itu yang nanti harus kita lengkapi antara di dalam administrasi dan di lapangan harus clear. Ya nanti diurus sampai semuanya lengkap,” kata Sofian dikutip dari Prokal.co.

Sofian menjelaskan, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hanya mengelola keuangan dan aset dengan sebaiknya, urusan hasil audit adalah ranah dari BPK.

Tentunya, kata Sofian, predikat WDP ini menjadi bahan evaluasi agar Kota Tarakan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Hasil WDP ini akan diberi jangka waktu 60 hari untuk melaporkan kekurangan atau ketidaksesuaian laporan keuangan.

Sementara itu, Sofian sendiri nampak tetap tenang dan menerima keputusan dari BPK.

“Kan sudah ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), mana yang harus diperbaiki ya harus segera diperbaiki. Waktunya 60 hari, jadi cepat diperbaiki dalam waktu itu. Ya itulah adanya tinggal harus bekerja keras lagi, diperbaiki supaya nanti penilaiannya bisa lebih meningkat lagi,” kata Sofian.

(prokal/izo)

Hasil Audit BPK Kaltara, Kota Tarakan Dapat WDP, Sofian Raga Bilang ...

SUARA KALTARA
SUARAKALTARA.com, TARAKAN - Sangat disayangkan, Kota Tarakan mendapat hasil opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (BPK) yang selesai pada Selasa (30/5/2017) lalu. Apa tanggapan Walikota Tarakan Sofian Raga?

Sofian Raga mengatakan, hasil WDP yang didapatkan Tarakan lantaran terdapat masalah yang berkaitan dengan aset.

“Resmi Kota Tarakan mendapat WDP tahun ini, antara lain berkaitan dengan aset, itu yang nanti harus kita lengkapi antara di dalam administrasi dan di lapangan harus clear. Ya nanti diurus sampai semuanya lengkap,” kata Sofian dikutip dari Prokal.co.

Sofian menjelaskan, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hanya mengelola keuangan dan aset dengan sebaiknya, urusan hasil audit adalah ranah dari BPK.

Tentunya, kata Sofian, predikat WDP ini menjadi bahan evaluasi agar Kota Tarakan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Hasil WDP ini akan diberi jangka waktu 60 hari untuk melaporkan kekurangan atau ketidaksesuaian laporan keuangan.

Sementara itu, Sofian sendiri nampak tetap tenang dan menerima keputusan dari BPK.

“Kan sudah ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), mana yang harus diperbaiki ya harus segera diperbaiki. Waktunya 60 hari, jadi cepat diperbaiki dalam waktu itu. Ya itulah adanya tinggal harus bekerja keras lagi, diperbaiki supaya nanti penilaiannya bisa lebih meningkat lagi,” kata Sofian.

(prokal/izo)

No comments