Social Items

Bendera merah putih terpasang terbalik di Balai Desa Sarirogo,Sidoarjo. (foto: Radar Sidoarjo/JPNN.com)
SUARAKALTARA.com, SIDOARJO - Kejadian yang sangat tidakbiasa terjadi di Balai Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat (9/6/2017) kemarin. Yakni, berkibarnya bendera merah putih dalam keadaan yang terbalik yang di pasang di sebuah tiang..

Warna putih berada di atas, sedangkan warna merah berada di bawah. Anehnya, penampakan yang tidak normal ini terjadi sepanjang hari,dari pagi hingga sore hari.

Padahal daerah sekitar Balai Desa Sarirogo masuk jalur padat lalu lintas (lalin), tapi tidak ada satupun yang ngeh atas penampakan bendera merah putih terbalik ini.

Kejadian ini dibenarkan oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) Sidoarjo, Zainul Arifin. Zainul mengatakan, terbaliknya bendera merah putih tersebut diakibatkan faktor kelalaian manusia atau tidak sengaja.

Diketahui pula, yang memasang adalah bukan dari perangkat desa melainkan tukang kebun yang biasanya menjaga balai desa tersebut.

“Kemungkinan besar bukan perangkat desanya. Apalagi dipasang sampai sore hari,” kata Zainul Arifin seperti yang dilansir Radar Sidoarjo/JPNN.com, Sabtu (10/6/2017).

Kendati tidak sengaja, Zainul tetap menyayangkan adanya peristiwa yang menghebohkan ini karena tidak adanya pemberitahuan dari orang atau warga yang tahu. Hingga pemasangan bendera terbalik itu baru diketahui saat sore hari.

Padahal, jika dilihat lokasi balai desa yang berada di pinggir jalan raya dan dekat area perumahan tentu banyak orang yang melintas dan mengetahui jika bendera tersebut terbalik.

“Seharusnya jangan dibiarkan saja jika menemui hal yang sama lagi. Ingatkan, karena bisa saja karena yang memasang tidak tahu, karena saya yakin itu bukan sebuah kesengajaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, akan memberikan pembinaan pada perangkat desa setempat agar lebih teliti dengan pengibaran bendera.

Sehingga hal yang sama tidak akan terjadi dan terulang kembali dikemudian hari.

“Kami beri pembinaan saja agar tidak terbalik lagi saat memasang bendera,” pungkasnya.

(JPNN/izo)

Heboh! Bendera Merah Putih Berkibar Terbalik di Balai Desa Sidoarjo Seharian

SUARA KALTARA
Bendera merah putih terpasang terbalik di Balai Desa Sarirogo,Sidoarjo. (foto: Radar Sidoarjo/JPNN.com)
SUARAKALTARA.com, SIDOARJO - Kejadian yang sangat tidakbiasa terjadi di Balai Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat (9/6/2017) kemarin. Yakni, berkibarnya bendera merah putih dalam keadaan yang terbalik yang di pasang di sebuah tiang..

Warna putih berada di atas, sedangkan warna merah berada di bawah. Anehnya, penampakan yang tidak normal ini terjadi sepanjang hari,dari pagi hingga sore hari.

Padahal daerah sekitar Balai Desa Sarirogo masuk jalur padat lalu lintas (lalin), tapi tidak ada satupun yang ngeh atas penampakan bendera merah putih terbalik ini.

Kejadian ini dibenarkan oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) Sidoarjo, Zainul Arifin. Zainul mengatakan, terbaliknya bendera merah putih tersebut diakibatkan faktor kelalaian manusia atau tidak sengaja.

Diketahui pula, yang memasang adalah bukan dari perangkat desa melainkan tukang kebun yang biasanya menjaga balai desa tersebut.

“Kemungkinan besar bukan perangkat desanya. Apalagi dipasang sampai sore hari,” kata Zainul Arifin seperti yang dilansir Radar Sidoarjo/JPNN.com, Sabtu (10/6/2017).

Kendati tidak sengaja, Zainul tetap menyayangkan adanya peristiwa yang menghebohkan ini karena tidak adanya pemberitahuan dari orang atau warga yang tahu. Hingga pemasangan bendera terbalik itu baru diketahui saat sore hari.

Padahal, jika dilihat lokasi balai desa yang berada di pinggir jalan raya dan dekat area perumahan tentu banyak orang yang melintas dan mengetahui jika bendera tersebut terbalik.

“Seharusnya jangan dibiarkan saja jika menemui hal yang sama lagi. Ingatkan, karena bisa saja karena yang memasang tidak tahu, karena saya yakin itu bukan sebuah kesengajaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, akan memberikan pembinaan pada perangkat desa setempat agar lebih teliti dengan pengibaran bendera.

Sehingga hal yang sama tidak akan terjadi dan terulang kembali dikemudian hari.

“Kami beri pembinaan saja agar tidak terbalik lagi saat memasang bendera,” pungkasnya.

(JPNN/izo)

No comments