Social Items

Foto:BAHRI/SUARA KALTARA
SIAGA:ANJING PELACAK KINI JUGA DISIAGAKAN DI PELABUHAN TUNON TAKA NUNUKAN

SUARAKALTARA.com,NUNUKAN – Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan menempatkan dua anjing pelacak khusus narkoba di pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Hal itu dilakukan untuk mengatisipasi masuknya narkotika di Nunukan dari negeri jiran Malaysia.

Kepala Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Max Frenky Rori mengatakan, anjing pelacak yang didatangkan khusus untuk melakukan operasi di Nunukan yang merupakan ddaerah perbatasan rawan masuk narkotika dari Malaysia.

“Anjing pelacak ini dari Kanwil (Kantor Wilayah) Bea Cukai di Balikpapan ditempatkan di Nunukan,” kata Max Franky Rori kepada SuaraKaltara.com.

Anjing pelacak ini didatangkan untuk membantu pemeriksaan personel di Pelabuhan Tunon Taka. Sebab, intensitas penumpang dan barang meningkat sehingga harus diantisipasi masuknya barang haram ke Nunukan.

“Karena barang banyak dan cukup besar. Sehingga, jika tidak bisa melalui X-ray ada anjing pelacak yang membantu. Jika ada yang dicurigai tentunya dilakukan pemeriksaan yang intens,” jelasnya Max Rori sapaan akrabnya.

Menurutnya, barang haram yang masuk dari Tawau, Malaysia perlu pemeriksaan ketat dengan bantuan anjing pelacak. Lantaran barangnya penumpang ingin dibuka tentu sulit dilakukan, maka dari itu solusinya adalah anjing pelacak harus diterjunkan di pelabuhan.

“Terbukti sudah beberapa kali Bea Cukai mengamankan Narkotika golongan satu jenis sabu dengan berbagai macam modus yang digunakan untuk meloloskan barang haram,” tegasnya.

Sehingga dua anjing yang disiagakan Bea Cukai Nunukan ini bakal bertugas lebih lama di Nunukan. Dikarenkan, kandang sudah ada di Nunukan. Namun, tetap ada batas waktu. Sebab, harus perawatan dan latihan petugasnya ada di Kanwil Bea Cukai Balikpapan.

Menurutnya, anjing pelacak ini lebih banyak bertugas di Nunukan, namun tidak menutup kemungkinan akan bergantian. Karena tiap anjing butuh perawatan dan latihan, anjing ini hanya bisa dirawat di Kanwil Bea Cukai Balikpapan.

“Disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Bisa saja hingga sebelum lebaran atau setelah lebaran menghadapi arus mudik usai lebaran,” tambahnya ketika dikonfirmasi Suara Kaltara. (she)

Perketat Pengamanan, Anjing Pelacak Siaga di Tunon Taka

SUARA KALTARA
Foto:BAHRI/SUARA KALTARA
SIAGA:ANJING PELACAK KINI JUGA DISIAGAKAN DI PELABUHAN TUNON TAKA NUNUKAN

SUARAKALTARA.com,NUNUKAN – Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan menempatkan dua anjing pelacak khusus narkoba di pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Hal itu dilakukan untuk mengatisipasi masuknya narkotika di Nunukan dari negeri jiran Malaysia.

Kepala Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Max Frenky Rori mengatakan, anjing pelacak yang didatangkan khusus untuk melakukan operasi di Nunukan yang merupakan ddaerah perbatasan rawan masuk narkotika dari Malaysia.

“Anjing pelacak ini dari Kanwil (Kantor Wilayah) Bea Cukai di Balikpapan ditempatkan di Nunukan,” kata Max Franky Rori kepada SuaraKaltara.com.

Anjing pelacak ini didatangkan untuk membantu pemeriksaan personel di Pelabuhan Tunon Taka. Sebab, intensitas penumpang dan barang meningkat sehingga harus diantisipasi masuknya barang haram ke Nunukan.

“Karena barang banyak dan cukup besar. Sehingga, jika tidak bisa melalui X-ray ada anjing pelacak yang membantu. Jika ada yang dicurigai tentunya dilakukan pemeriksaan yang intens,” jelasnya Max Rori sapaan akrabnya.

Menurutnya, barang haram yang masuk dari Tawau, Malaysia perlu pemeriksaan ketat dengan bantuan anjing pelacak. Lantaran barangnya penumpang ingin dibuka tentu sulit dilakukan, maka dari itu solusinya adalah anjing pelacak harus diterjunkan di pelabuhan.

“Terbukti sudah beberapa kali Bea Cukai mengamankan Narkotika golongan satu jenis sabu dengan berbagai macam modus yang digunakan untuk meloloskan barang haram,” tegasnya.

Sehingga dua anjing yang disiagakan Bea Cukai Nunukan ini bakal bertugas lebih lama di Nunukan. Dikarenkan, kandang sudah ada di Nunukan. Namun, tetap ada batas waktu. Sebab, harus perawatan dan latihan petugasnya ada di Kanwil Bea Cukai Balikpapan.

Menurutnya, anjing pelacak ini lebih banyak bertugas di Nunukan, namun tidak menutup kemungkinan akan bergantian. Karena tiap anjing butuh perawatan dan latihan, anjing ini hanya bisa dirawat di Kanwil Bea Cukai Balikpapan.

“Disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Bisa saja hingga sebelum lebaran atau setelah lebaran menghadapi arus mudik usai lebaran,” tambahnya ketika dikonfirmasi Suara Kaltara. (she)

No comments