Social Items

(FOTO:MUFID/SUARAKALTARA)
 TES URIN:Salah satu motoris sesaat sebelum menyerahkan urine, didata dulu oleh BNK dan Polres Bulungan, Kamis (21/06/2017).

SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Sejak Pukul 07.00 Wita, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bulungan bersama dengan Polres Bulungan sudah standby di Pelabuhan Kayan II. Hal tersebut dilakukan untuk menahan sejenak para motoris dan anak buah kapal (ABK) speedboat yang beroperasi rute Tanjung Selor - Tarakan. "Kita melakukan tes urine kepada semua motoris dan anak buahnya sebelum diberikan keleluasaan untuk berlayar," kata salah seorang staf BNK, Ari.

Ditemui media disela pemantauannya, Wakapolres Bulungan, Kompol Egia Febri Kusumawiatmaja mengatakan pihaknya sengaja melalukan tes urine tersebut untuk mengetahui sekaligus memastikan bahwa motoris dan ABK bebas dari narkoba. "Tujuannya untuk keselamatan penumpang. Karena kalau motorisnya tidak sehat apalagi menggunakan narkoba, maka akan berpengaruh terhadap keselamatan penumpang," katanya, Rabu (21/06/2017) pagi tadi.

Dijelaskan, terdapat sekitar 23 armada yang beroperasi dari Pelabuhan Kayan II tersebut. Dari 23 rute tersebut, sekitar 70 lebih motoris dan ABK yang terdata dan bakal di tes urine. "Semua kita tes urine. Tadi sudah ada sekitar 38 orang, ini berlanjut sampai sore sampai semua sudah di tes. Karena tidak bisa bersamaan, ada sebagian yang baru beroperasi siang dan sore sehingga belum datang ke Pelabuhan," terangnya.

Ditanya soal sanksi jika ditemukan ada yang terindikasi sebagai pengguna narkoba, Egia menegaskan akan memberikan rekomendasi kepada pihak pengelola agar izinnya berlayar motorisnya di hentikan. "Kami rekomendasikan agar tidak beroperasi dulu, dan kami juga rekomendasikan supaya di rehabilitasi. Kalau sudah jalani rehabilitasi dan kembali mau kerja silahkan," ungkapnya.

Sementara itu, dari pantauan SuaraKaltara.com, setidaknya ada lima orang yang tengah di interogasi petugas usai pemeriksaan urine. Diduga kelima orang tersebut terindikasi narkoba, namun baik pihak BNK maupun Polres masih enggan membeberkan hasilnya. (muf)

Puluhan Motoris dan ABK Tes Urine, Ada Yang Positif Nggak Yaa...???

SUARA KALTARA
(FOTO:MUFID/SUARAKALTARA)
 TES URIN:Salah satu motoris sesaat sebelum menyerahkan urine, didata dulu oleh BNK dan Polres Bulungan, Kamis (21/06/2017).

SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Sejak Pukul 07.00 Wita, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bulungan bersama dengan Polres Bulungan sudah standby di Pelabuhan Kayan II. Hal tersebut dilakukan untuk menahan sejenak para motoris dan anak buah kapal (ABK) speedboat yang beroperasi rute Tanjung Selor - Tarakan. "Kita melakukan tes urine kepada semua motoris dan anak buahnya sebelum diberikan keleluasaan untuk berlayar," kata salah seorang staf BNK, Ari.

Ditemui media disela pemantauannya, Wakapolres Bulungan, Kompol Egia Febri Kusumawiatmaja mengatakan pihaknya sengaja melalukan tes urine tersebut untuk mengetahui sekaligus memastikan bahwa motoris dan ABK bebas dari narkoba. "Tujuannya untuk keselamatan penumpang. Karena kalau motorisnya tidak sehat apalagi menggunakan narkoba, maka akan berpengaruh terhadap keselamatan penumpang," katanya, Rabu (21/06/2017) pagi tadi.

Dijelaskan, terdapat sekitar 23 armada yang beroperasi dari Pelabuhan Kayan II tersebut. Dari 23 rute tersebut, sekitar 70 lebih motoris dan ABK yang terdata dan bakal di tes urine. "Semua kita tes urine. Tadi sudah ada sekitar 38 orang, ini berlanjut sampai sore sampai semua sudah di tes. Karena tidak bisa bersamaan, ada sebagian yang baru beroperasi siang dan sore sehingga belum datang ke Pelabuhan," terangnya.

Ditanya soal sanksi jika ditemukan ada yang terindikasi sebagai pengguna narkoba, Egia menegaskan akan memberikan rekomendasi kepada pihak pengelola agar izinnya berlayar motorisnya di hentikan. "Kami rekomendasikan agar tidak beroperasi dulu, dan kami juga rekomendasikan supaya di rehabilitasi. Kalau sudah jalani rehabilitasi dan kembali mau kerja silahkan," ungkapnya.

Sementara itu, dari pantauan SuaraKaltara.com, setidaknya ada lima orang yang tengah di interogasi petugas usai pemeriksaan urine. Diduga kelima orang tersebut terindikasi narkoba, namun baik pihak BNK maupun Polres masih enggan membeberkan hasilnya. (muf)

No comments