Social Items

Suasana Saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Membahas Tindak Lanjut Atas Laka Laut yang Menimpa Penumpang SB. Rejeki Baru Kharisma, pagi tadi di Posko SDF, Tengkayu I


SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Tenggelamnya Kapal Motor SB. Rejeki Baru Kharisma, membuat banyak pihak berduka dan menyesalkan hal ini. Diketahui kuota penumpang yang melebihi batas dan motoris yang ugal-ugalan menjadi salah satu faktor utama olengnya kapal sehingga terbalik kearah kiri. Aris Rusdianto alias Bongket, motoris SB. Rejeki Baru Kharisma telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, atas kelalaiannya dalam mengemudikan kapal serta menghilangkan nyawa orang lain.

Kepala Dinas Perhubungan, Provinsi Kalimantan Utara, Ir. H. Taufan M,M. mengungkapkan terjadinya laka laut kemarin (25/7), adalah tanggung jawab kita bersama, agar hal seperti ini tidak terulang kembali.

“Tadi sudah koordinasi dan evaluasi dengan yang terkait dari BPBD, Basarnas, Penjual Tiket, Kepolisian kami sudah mendapat informasi apa yang terjadi sudah sesuai aturan, tapi masih ada benturan antara manifest dan jumlah yang tercatat sehingga akan kami benahi dengan setiap pembelian tiket dengan penggunaan KTP,” terangnya kepada SuaraKaltara.com.


Selain itu ia juga akan membuat tim pos terpadu, disekitar wilayah SDF, Tengkayu I sehingga jika ada kejadian seperti kemarin akan cepat teratasi dan korban meninggal bisa lebih diperkecil jumlahnya. “Kita juga akan mentertibkan calon penumpang, jika sudah lewat waktunya tidak boleh ikut dan jangan memaksakan kuota yang sudah ada,” paparnya lagi.


Ia juga menghimbau agar masyarakat juga ikut menjaga keselamatannnya, dengan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, dengan membeli tiket langsung diloketnya sehingga bisa didata dengan baik dan tidak melebihi kuota yang ada. (KIA)


KaDishub Kaltara, Imbau Masyarakat Ikut Jaga Keselamatan

SUARA KALTARA
Suasana Saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Membahas Tindak Lanjut Atas Laka Laut yang Menimpa Penumpang SB. Rejeki Baru Kharisma, pagi tadi di Posko SDF, Tengkayu I


SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Tenggelamnya Kapal Motor SB. Rejeki Baru Kharisma, membuat banyak pihak berduka dan menyesalkan hal ini. Diketahui kuota penumpang yang melebihi batas dan motoris yang ugal-ugalan menjadi salah satu faktor utama olengnya kapal sehingga terbalik kearah kiri. Aris Rusdianto alias Bongket, motoris SB. Rejeki Baru Kharisma telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, atas kelalaiannya dalam mengemudikan kapal serta menghilangkan nyawa orang lain.

Kepala Dinas Perhubungan, Provinsi Kalimantan Utara, Ir. H. Taufan M,M. mengungkapkan terjadinya laka laut kemarin (25/7), adalah tanggung jawab kita bersama, agar hal seperti ini tidak terulang kembali.

“Tadi sudah koordinasi dan evaluasi dengan yang terkait dari BPBD, Basarnas, Penjual Tiket, Kepolisian kami sudah mendapat informasi apa yang terjadi sudah sesuai aturan, tapi masih ada benturan antara manifest dan jumlah yang tercatat sehingga akan kami benahi dengan setiap pembelian tiket dengan penggunaan KTP,” terangnya kepada SuaraKaltara.com.


Selain itu ia juga akan membuat tim pos terpadu, disekitar wilayah SDF, Tengkayu I sehingga jika ada kejadian seperti kemarin akan cepat teratasi dan korban meninggal bisa lebih diperkecil jumlahnya. “Kita juga akan mentertibkan calon penumpang, jika sudah lewat waktunya tidak boleh ikut dan jangan memaksakan kuota yang sudah ada,” paparnya lagi.


Ia juga menghimbau agar masyarakat juga ikut menjaga keselamatannnya, dengan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, dengan membeli tiket langsung diloketnya sehingga bisa didata dengan baik dan tidak melebihi kuota yang ada. (KIA)


No comments