Social Items

(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com) TMMD : Gabungan TNI dan Polri yang bekerja sama membangun infrastruktur bagi warga Kampung Makmur, Kelurahan Juata Laut



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung selama 30 hari dengan titik pengerjaan pada 4 Kelurahan. Namun, medan terberat dan yang menjadi tantangan bagi tim TMMD adalah pada Kelurahan Juata Laut, jalan Rawa Makmur. Kondisi wilayah yang dipilih sangat parah dan hampir tidak bisa dilewati terlebih saat hujan, karena jalan utama warga akan tergenang air banjir. Apalagi, kondisi tanah yang berupa pasir dan kerikil sehingga rawan membuat kendaraan tenggelam sedikit demi sedikit.

Hadirnya TMMD membuat masyarakat bisa bernafas lega, karena akhirnya mereka bisa merasakan punya jalan utama yang bagus dan bisa dilewati walau hujan deras sekalipun. Hal ini juga disampaikan oleh salah satu tokoh agama RT. 14 kelurahan Juata Laut, Kampung Makmur, Arifin Suparman.

"Kita sangat-sangat menunggu sekali sejak lama sekali, bahkan sebelum bapak-bapak TNI ini tiba, sejak 2010 saya beserta warga mengajukan kepada Walikota tapi hingga kini belum ada jawaban," ungkapnya sedih.

Sehingga dengan hadirnya program TMMD sendiri membawa angin segar bagi warga Kampung Makmur. Karena sudah sejak lama warga secara swadaya membangun jalan tersebut sedikit demi sedikit. "Saya prihatin dengan keadaan ini, tapi pemerintah hingga kini belum menggubris, karena anak-anak sekolah bisa terlambat kalau sudah hujan dan banjir jalan ini," lanjutnya saat ditemui oleh Suara Kaltara.

Pria yang kerap disebut Arman itu juga sangat berterima kasih dengan adanya program TMMD ini sehingga bisa membantu masyarakat membangun akses jalan didaerah ia tinggal. "Saya sangat berterima kepada bapak-bapak TNI dan Polri utamanya, karena membantu masyarakat disini," ucapnya sumringah.

Ditemui ditempat berbeda, Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol (INF) Pujud Sudarmanto, S.sos menjelaskan pemilihan tempat tersebut adalah hasil dari rapat bersama dengan Pemerintah Kota Tarakan. Pada awalnya yang ditunjuk adalah bagian luar jalan Makmur, namun setelah ditelusuri lebih lanjut akhirnya pilihan jatuh kepada Kampung Makmur yang daerahnya sangat parah.

"Tujuan TMMD sendiri adalah untuk menunjang dan memperbaiki infrastruktur yang ada, sehingga jalur utama bisa digunakan dan jalur perdagangan juga lancar dan menumbuhkan tingkat pertumbuhan warga sekitar," terang Pujud.

Hingga H+5 TMMD pengerjaan siring dan semenisasi di Kampung Makmur, sampai pada pembuatan pondasi utama berupa pemasangan besi untuk menopang semen yang akan menjadi jalan utama nanti. (KIA)

TMMD, Arman : Warga Kampung Makmur Sangat Terbantu Pak

SUARA KALTARA
(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com) TMMD : Gabungan TNI dan Polri yang bekerja sama membangun infrastruktur bagi warga Kampung Makmur, Kelurahan Juata Laut



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung selama 30 hari dengan titik pengerjaan pada 4 Kelurahan. Namun, medan terberat dan yang menjadi tantangan bagi tim TMMD adalah pada Kelurahan Juata Laut, jalan Rawa Makmur. Kondisi wilayah yang dipilih sangat parah dan hampir tidak bisa dilewati terlebih saat hujan, karena jalan utama warga akan tergenang air banjir. Apalagi, kondisi tanah yang berupa pasir dan kerikil sehingga rawan membuat kendaraan tenggelam sedikit demi sedikit.

Hadirnya TMMD membuat masyarakat bisa bernafas lega, karena akhirnya mereka bisa merasakan punya jalan utama yang bagus dan bisa dilewati walau hujan deras sekalipun. Hal ini juga disampaikan oleh salah satu tokoh agama RT. 14 kelurahan Juata Laut, Kampung Makmur, Arifin Suparman.

"Kita sangat-sangat menunggu sekali sejak lama sekali, bahkan sebelum bapak-bapak TNI ini tiba, sejak 2010 saya beserta warga mengajukan kepada Walikota tapi hingga kini belum ada jawaban," ungkapnya sedih.

Sehingga dengan hadirnya program TMMD sendiri membawa angin segar bagi warga Kampung Makmur. Karena sudah sejak lama warga secara swadaya membangun jalan tersebut sedikit demi sedikit. "Saya prihatin dengan keadaan ini, tapi pemerintah hingga kini belum menggubris, karena anak-anak sekolah bisa terlambat kalau sudah hujan dan banjir jalan ini," lanjutnya saat ditemui oleh Suara Kaltara.

Pria yang kerap disebut Arman itu juga sangat berterima kasih dengan adanya program TMMD ini sehingga bisa membantu masyarakat membangun akses jalan didaerah ia tinggal. "Saya sangat berterima kepada bapak-bapak TNI dan Polri utamanya, karena membantu masyarakat disini," ucapnya sumringah.

Ditemui ditempat berbeda, Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol (INF) Pujud Sudarmanto, S.sos menjelaskan pemilihan tempat tersebut adalah hasil dari rapat bersama dengan Pemerintah Kota Tarakan. Pada awalnya yang ditunjuk adalah bagian luar jalan Makmur, namun setelah ditelusuri lebih lanjut akhirnya pilihan jatuh kepada Kampung Makmur yang daerahnya sangat parah.

"Tujuan TMMD sendiri adalah untuk menunjang dan memperbaiki infrastruktur yang ada, sehingga jalur utama bisa digunakan dan jalur perdagangan juga lancar dan menumbuhkan tingkat pertumbuhan warga sekitar," terang Pujud.

Hingga H+5 TMMD pengerjaan siring dan semenisasi di Kampung Makmur, sampai pada pembuatan pondasi utama berupa pemasangan besi untuk menopang semen yang akan menjadi jalan utama nanti. (KIA)

No comments