Social Items

ABDI NEGARA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama 22 Calon Praja IPDN Kaltara(Foto:Ist)


SUARAKALTARA.com, TARAKAN – Sebanyak 22 Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti Penentuan Akhir (Pantukhir) di Kampus IPDN Jatinagor, Sumedang, Jawa Barat pada 12 Agustus hingga 19 Agustus 2017.

Disampaikan berdasarkan informasi yang diperoleh dari 1.477 calon praja se Indonesia yang mengikuti tes pantukhir di kampus IPDN, sebanyak 229 calon praja diantaranya dinyatakan tidak lulus. “Dari 34 provinsi, hanya Kaltara yang 100 persen lulus. Ini karena memang ada kebijakan khusus, dimana kuota untuk Kaltara berjumlah 20 orang, namun setelah kita mengirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan pihak kampus IPDN. Alhamdulillah disetujui, dengan pertimbangan Kaltara sebagai daerah baru yang masih sangat membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan beberapa pesan kepada para calon praja yang akan mengikuti pendidikan di kampus IPDN, diantaranya adalah agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan juga nama baik daerah selama menempuh pendidikan nanti. Serta ditambahkan Irianto, agar selalu bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan berterima kasih kepada kedua orang tua.

Gubernur juga meminta kepada calon praja untuk belajar mandiri, tidak takut berinovasi, dan yang terakhir Gubernur menekankan kedisiplinan sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN). “Jangan sampai ada yang melanggar peraturan yang sudah ditetapkan di tempat menempuh ilmu nanti. Kalau sampai ada yang melanggar, saya tidak segan-segan meminta agar dikeluarkan dari tempat pendidikan,” pungkasnya.(Humas)

22 Calon Praja Asal Kaltara Lulus 100 Persen

SUARA KALTARA
ABDI NEGARA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama 22 Calon Praja IPDN Kaltara(Foto:Ist)


SUARAKALTARA.com, TARAKAN – Sebanyak 22 Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti Penentuan Akhir (Pantukhir) di Kampus IPDN Jatinagor, Sumedang, Jawa Barat pada 12 Agustus hingga 19 Agustus 2017.

Disampaikan berdasarkan informasi yang diperoleh dari 1.477 calon praja se Indonesia yang mengikuti tes pantukhir di kampus IPDN, sebanyak 229 calon praja diantaranya dinyatakan tidak lulus. “Dari 34 provinsi, hanya Kaltara yang 100 persen lulus. Ini karena memang ada kebijakan khusus, dimana kuota untuk Kaltara berjumlah 20 orang, namun setelah kita mengirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan pihak kampus IPDN. Alhamdulillah disetujui, dengan pertimbangan Kaltara sebagai daerah baru yang masih sangat membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan beberapa pesan kepada para calon praja yang akan mengikuti pendidikan di kampus IPDN, diantaranya adalah agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan juga nama baik daerah selama menempuh pendidikan nanti. Serta ditambahkan Irianto, agar selalu bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan berterima kasih kepada kedua orang tua.

Gubernur juga meminta kepada calon praja untuk belajar mandiri, tidak takut berinovasi, dan yang terakhir Gubernur menekankan kedisiplinan sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN). “Jangan sampai ada yang melanggar peraturan yang sudah ditetapkan di tempat menempuh ilmu nanti. Kalau sampai ada yang melanggar, saya tidak segan-segan meminta agar dikeluarkan dari tempat pendidikan,” pungkasnya.(Humas)

No comments