Social Items

(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com)

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Momentum 17 Agustus adalah momentum paling sakral bagi seluruh rakyat Indonesia, karena dihari itulah, presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno membacakan proklamasi dan menyerukan kemerdekaan Indonesia kepada dunia. Berbagai pesta rakyat digelar juga, tak ingin ketinggalan pemuda dan pemudi asal Tarakan, Kalimantan Utara yang tergabung dalam Generasi Merah Putih (Geratih) juga mengambil bagian untuk menyemarakan moment paling bersejarah itu bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ditemui di sekertariatnya, Jl. Tengku Umar, Ketua Panitia Geratih Andi Massarapi, menerangkan terbentuknya acara ini sendiri untuk membangun dan meningkatkan rasa nasionalisme anak muda sekarang akan hal-hal yang terjadi disekitar, terutama diperbatasan sendiri.
"Ini adalah salah satu cara untuk membangun rasa peduli, nasionalisme dan semangat teman-teman khususnya mahasiswa dan organisasi kepemudaan, untuk lebih peduli terhadap masyarakat sekitar, terlebih ini adalah daerah perbatasan," terangnya saat ditemui oleh SuaraKaltara.com.

Acara yang rencananya akan dibuka oleh Walikota Tarakan, Ir. Sofian Raga tersebut ini juga akan menorehkan hal spektakuler pada 17 agustus nanti. Yaitu pengibaran bendera terbesar yaitu 120x80 meter yang akan dikibarkan oleh 8 penerjun terbaik Angkatan Udara dari Satuan Pasukan Khas (Paskhas). "Ada banyak sekali perlombaan dari tanggal 11 hingga 17 agustus, dari tingkat TK hingga Umum kita telah menyediakan," tambahnya lagi.

Ia juga menjelaskan pengibaran bendera nanti akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia sebagai bendera terbesar yang akan dikibarkan di Indonesia, di udara. "Acaranya di Pantai Amal Lama, yang bekas akan dibangun waterboom itu, dibuka tanggal 11 nanti, akan ada Bazar Merah Putih, berbagai permainan anak, hiburan setiap malam hingga tanggal 17," jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk datang dan menyaksikan panggung rakyat yang bertema "Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat" tersebut. Dalam acara itu juga nantinya akan ada Donor Darah serta pengobatan gratis bagi warga sekitar dan pengunjung yang datang.(KIA)

Bangun Nasionalisme DiPerbatasan, Geratih Akan Cetak Muri

SUARA KALTARA
(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com)

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Momentum 17 Agustus adalah momentum paling sakral bagi seluruh rakyat Indonesia, karena dihari itulah, presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno membacakan proklamasi dan menyerukan kemerdekaan Indonesia kepada dunia. Berbagai pesta rakyat digelar juga, tak ingin ketinggalan pemuda dan pemudi asal Tarakan, Kalimantan Utara yang tergabung dalam Generasi Merah Putih (Geratih) juga mengambil bagian untuk menyemarakan moment paling bersejarah itu bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ditemui di sekertariatnya, Jl. Tengku Umar, Ketua Panitia Geratih Andi Massarapi, menerangkan terbentuknya acara ini sendiri untuk membangun dan meningkatkan rasa nasionalisme anak muda sekarang akan hal-hal yang terjadi disekitar, terutama diperbatasan sendiri.
"Ini adalah salah satu cara untuk membangun rasa peduli, nasionalisme dan semangat teman-teman khususnya mahasiswa dan organisasi kepemudaan, untuk lebih peduli terhadap masyarakat sekitar, terlebih ini adalah daerah perbatasan," terangnya saat ditemui oleh SuaraKaltara.com.

Acara yang rencananya akan dibuka oleh Walikota Tarakan, Ir. Sofian Raga tersebut ini juga akan menorehkan hal spektakuler pada 17 agustus nanti. Yaitu pengibaran bendera terbesar yaitu 120x80 meter yang akan dikibarkan oleh 8 penerjun terbaik Angkatan Udara dari Satuan Pasukan Khas (Paskhas). "Ada banyak sekali perlombaan dari tanggal 11 hingga 17 agustus, dari tingkat TK hingga Umum kita telah menyediakan," tambahnya lagi.

Ia juga menjelaskan pengibaran bendera nanti akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia sebagai bendera terbesar yang akan dikibarkan di Indonesia, di udara. "Acaranya di Pantai Amal Lama, yang bekas akan dibangun waterboom itu, dibuka tanggal 11 nanti, akan ada Bazar Merah Putih, berbagai permainan anak, hiburan setiap malam hingga tanggal 17," jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk datang dan menyaksikan panggung rakyat yang bertema "Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat" tersebut. Dalam acara itu juga nantinya akan ada Donor Darah serta pengobatan gratis bagi warga sekitar dan pengunjung yang datang.(KIA)

No comments