Social Items

(Foto:Rico Jeferson Dao) RUSAK: Jl. Pulau Banda Yang Baru Diaspal Kini Rusak Lagi, Setelah Baru Diaspal Beberapa Waktu Lalu.

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Baru saja selesai di  aspal Jl. Pulau Banda kelurahan Kampung  1 Skip Tarakan kembali rusak tepat pada di tengah jalan raya yang sering digunakan oleh masyarakat. Dengan ada kerusakan jalan tersebut membuat para penguna jalan menjadi terganggu dan aktivitas sehari-hari dan harus lebih berhati-hati.
Kepala Kasi Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan, Mohdi mengatakan bahwa perbaikan jalan aspalan tersebut memang masih dalam tahap perawatan, karena pengaspalan yang berada di Jl. Pulau Banda  Kampung 1 tersebut, baru selesai dikerjakan oleh pihaknya. Terkait kerusakan tersebut membuat pihaknya melakukan perbaikan sementara dengan menutup lubang dengan campuran semen. Setelahnya baru dilakukan tahap pengaspalan kembali untuk perbaikannya, Rabu (6/8).
“Jalan di sana masih tahap pemeliharaan mas,” kata Mohdi ketika diwawancara SuaraKaltara.com.
Faktor yang mempengaruhi kerusakan jalan yakni adalah aspalan yang dikerjakan sebenarnya tidak boleh langsung di lewati kendaraan, tetapi harus menunggu kering terlebih dahulu baru jalan tersebut baik dan kuat untuk dilewati. Dilihat pada waktu pengerjaan pengaspalan pihaknya tidak bisa menghentikan pengendara mengunakan jalan tersebut dikarenakan jalan tersebut adalah jalan umum, jika ditutup dampaknya akan besar kepada pengguna jalan.
Tidak hanya itu terkait jalan umum memang sudah rusak sejak lama karena jalur tersebut adalah jalur untuk kendaraan besar seperti truk serta alat berat. Rencananya pengasapalan untuk menutupi campuran semen yang kering akan segera di selesaikan karena saat ini DPUTR juga sedag melakukan pengaspalan diwilayah lain.
“Coba saja dilihat ketika melewati jalan itu, kendaraan besar dan alat berat pun selalu lewat jalur tersebut,” terangnya.
Terkait anggaran pengeluarannya Mohdi menjelaskan bahwa dan tersebut berasal dari pusat dan masih masa jaminan selama 6 bulan kedepan. Setelahnya Ia akan menyuruh petugasnya untuk melihat retakan yang ada di tempat tersebut dan melapis aspalan yang retak . (Rico/Kia)

Baru di Aspal, Kok Rusak Lagi Sich?!

SUARA KALTARA
(Foto:Rico Jeferson Dao) RUSAK: Jl. Pulau Banda Yang Baru Diaspal Kini Rusak Lagi, Setelah Baru Diaspal Beberapa Waktu Lalu.

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Baru saja selesai di  aspal Jl. Pulau Banda kelurahan Kampung  1 Skip Tarakan kembali rusak tepat pada di tengah jalan raya yang sering digunakan oleh masyarakat. Dengan ada kerusakan jalan tersebut membuat para penguna jalan menjadi terganggu dan aktivitas sehari-hari dan harus lebih berhati-hati.
Kepala Kasi Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan, Mohdi mengatakan bahwa perbaikan jalan aspalan tersebut memang masih dalam tahap perawatan, karena pengaspalan yang berada di Jl. Pulau Banda  Kampung 1 tersebut, baru selesai dikerjakan oleh pihaknya. Terkait kerusakan tersebut membuat pihaknya melakukan perbaikan sementara dengan menutup lubang dengan campuran semen. Setelahnya baru dilakukan tahap pengaspalan kembali untuk perbaikannya, Rabu (6/8).
“Jalan di sana masih tahap pemeliharaan mas,” kata Mohdi ketika diwawancara SuaraKaltara.com.
Faktor yang mempengaruhi kerusakan jalan yakni adalah aspalan yang dikerjakan sebenarnya tidak boleh langsung di lewati kendaraan, tetapi harus menunggu kering terlebih dahulu baru jalan tersebut baik dan kuat untuk dilewati. Dilihat pada waktu pengerjaan pengaspalan pihaknya tidak bisa menghentikan pengendara mengunakan jalan tersebut dikarenakan jalan tersebut adalah jalan umum, jika ditutup dampaknya akan besar kepada pengguna jalan.
Tidak hanya itu terkait jalan umum memang sudah rusak sejak lama karena jalur tersebut adalah jalur untuk kendaraan besar seperti truk serta alat berat. Rencananya pengasapalan untuk menutupi campuran semen yang kering akan segera di selesaikan karena saat ini DPUTR juga sedag melakukan pengaspalan diwilayah lain.
“Coba saja dilihat ketika melewati jalan itu, kendaraan besar dan alat berat pun selalu lewat jalur tersebut,” terangnya.
Terkait anggaran pengeluarannya Mohdi menjelaskan bahwa dan tersebut berasal dari pusat dan masih masa jaminan selama 6 bulan kedepan. Setelahnya Ia akan menyuruh petugasnya untuk melihat retakan yang ada di tempat tersebut dan melapis aspalan yang retak . (Rico/Kia)

No comments