Social Items







SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang berdedikasi. Kali ini, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan 4 penghargaan sekaligus untuk sejumlah kategori, mulai dari tingkat dasar hingga menengah ke atas.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh tenaga pendidik dan kependidikan. Apalagi, dengan usia Kaltara yang begitu muda telah mampu bersaing dengan provinsi lainnya. "Ini merupakan upaya dan ikhtiar kita semua sebagai masyarakat Kaltara, sehingga sederet prestasi diusia yang begitu muda ini berhasil diraih," ujar Irianto, minggu (20/8).

Gubernur mengatakan, sebelum menerima penghargaan itu, sejumlah tenaga pendidik dan kependidikan itu telah menjalani seleksi yang begitu ketat, bahkan tim seleksi yang ditunjuk pun tidak melibatkan Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara. Akan tetapi, menunjuk sejumlah tim independen dari Kemendikbud. 

"Begitu ketat, berdasarkan laporan Kepala Disdikbud Kaltara, tim independen ini bekerja melakukan seleksi, sementara tugas Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara hanya memberikan surat edaran kepada sejumlah sekolah yang ada di kabupaten dan kota terkait dengan adanya penghargaan dari Kemendikbud," Ungkapnya.

Alhasil, dari sejumlah kategori, sebanyak 18 orang yang lulus seleksi mengikuti tahap selanjutnya di Jakarta. Jumlah ini, kata Irianto, adalah jumlah terbanyak dibanding tahun lalu yang tidak sampai 10 orang.

Sebelumnya, lanjut Irianto, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun telah melepas Peserta Nasional Seleksi Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Provinsi Kaltara di Ruang Pertemuan SMK Negeri 1 Tarakan.

Tak terlepas dari itu, Irianto berharap dukungan dari sejumlah pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara agar provinsi termuda di Indonesia ini dapat benar-benar menunjukkan kualitasnya di segala bidang, khususnya di bidang pendidikan. "Saya kira para peserta seleksi nasional ini, sudah tidak dapat dipungkiri lagi prestasi dan dedikasinya terhadap dunia pendidikan, ada dari Sebatik, Sebuku. Perjuangan menjadikan anak bangsa lebih terdidik, para pahlawan tanpa tanda jasa ini patut diapresiasi," ungkap Irianto.

Selain itu, Irianto juga berharap agar prestasi yang diraih oleh sejumlah tenaga pendidik dan kependidikan ini memberikan inspirasi bagi Guru Garis Depan (GGD) yang secara resmi bertugas per Agustus 2017 ini. Karena program GGD ini juga berkaitan dengan peningkatan sumberdaya manusia yang ada di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya Kaltara. "Tentu dengan adanya prestasi terkait dengan tenaga pendidik dan kependidikan berprestasi dan berdedikasi, dapat memberikan motivasi yang tinggi kepada GGD yang saat ini akan melaksanakan tugasnya membangun sumberdaya manusia di perbatasan," tuntas Irianto.(Humas)
  1. Mangestiningtyas, SKH, dari SMKN Sebatik, Nunukan meraih juara 1 guru SMK Berdedikasi Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dikmen Tingkat Nasional 2017
  2. Friny Napasti S.Pd Mpd dari SMPN 2 Tarakan meraih juara 2 Kepala SMP Berprestasi Tingkat Nasional 2017
  3. Dra Mahria MPd dari SMA Negeri Sebuku, Nunukan meriah juara 3 Kepala SMA Berdedikasi di Daerah 3T Tingkat Nasional 2017
  4. Siti Mudrikah dari TK Makarti Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan meraih juara 3 Kepala TK Berdedikasi di Daerah 3T Tingkat Nasional 2017
  5. I Nengah Pariana MPd dari SMKN 1 Tarakan meraih juara harapan 1 Kepala SMK Berprestasi Tingkat Nasional 2017
Sumber: Disdikbud Kaltara. 2017

Guru dan Kepsek Kaltara Mengukir Prestasi Tingkat Nasional

SUARA KALTARA






SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang berdedikasi. Kali ini, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan 4 penghargaan sekaligus untuk sejumlah kategori, mulai dari tingkat dasar hingga menengah ke atas.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh tenaga pendidik dan kependidikan. Apalagi, dengan usia Kaltara yang begitu muda telah mampu bersaing dengan provinsi lainnya. "Ini merupakan upaya dan ikhtiar kita semua sebagai masyarakat Kaltara, sehingga sederet prestasi diusia yang begitu muda ini berhasil diraih," ujar Irianto, minggu (20/8).

Gubernur mengatakan, sebelum menerima penghargaan itu, sejumlah tenaga pendidik dan kependidikan itu telah menjalani seleksi yang begitu ketat, bahkan tim seleksi yang ditunjuk pun tidak melibatkan Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara. Akan tetapi, menunjuk sejumlah tim independen dari Kemendikbud. 

"Begitu ketat, berdasarkan laporan Kepala Disdikbud Kaltara, tim independen ini bekerja melakukan seleksi, sementara tugas Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara hanya memberikan surat edaran kepada sejumlah sekolah yang ada di kabupaten dan kota terkait dengan adanya penghargaan dari Kemendikbud," Ungkapnya.

Alhasil, dari sejumlah kategori, sebanyak 18 orang yang lulus seleksi mengikuti tahap selanjutnya di Jakarta. Jumlah ini, kata Irianto, adalah jumlah terbanyak dibanding tahun lalu yang tidak sampai 10 orang.

Sebelumnya, lanjut Irianto, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun telah melepas Peserta Nasional Seleksi Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Provinsi Kaltara di Ruang Pertemuan SMK Negeri 1 Tarakan.

Tak terlepas dari itu, Irianto berharap dukungan dari sejumlah pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara agar provinsi termuda di Indonesia ini dapat benar-benar menunjukkan kualitasnya di segala bidang, khususnya di bidang pendidikan. "Saya kira para peserta seleksi nasional ini, sudah tidak dapat dipungkiri lagi prestasi dan dedikasinya terhadap dunia pendidikan, ada dari Sebatik, Sebuku. Perjuangan menjadikan anak bangsa lebih terdidik, para pahlawan tanpa tanda jasa ini patut diapresiasi," ungkap Irianto.

Selain itu, Irianto juga berharap agar prestasi yang diraih oleh sejumlah tenaga pendidik dan kependidikan ini memberikan inspirasi bagi Guru Garis Depan (GGD) yang secara resmi bertugas per Agustus 2017 ini. Karena program GGD ini juga berkaitan dengan peningkatan sumberdaya manusia yang ada di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya Kaltara. "Tentu dengan adanya prestasi terkait dengan tenaga pendidik dan kependidikan berprestasi dan berdedikasi, dapat memberikan motivasi yang tinggi kepada GGD yang saat ini akan melaksanakan tugasnya membangun sumberdaya manusia di perbatasan," tuntas Irianto.(Humas)
  1. Mangestiningtyas, SKH, dari SMKN Sebatik, Nunukan meraih juara 1 guru SMK Berdedikasi Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dikmen Tingkat Nasional 2017
  2. Friny Napasti S.Pd Mpd dari SMPN 2 Tarakan meraih juara 2 Kepala SMP Berprestasi Tingkat Nasional 2017
  3. Dra Mahria MPd dari SMA Negeri Sebuku, Nunukan meriah juara 3 Kepala SMA Berdedikasi di Daerah 3T Tingkat Nasional 2017
  4. Siti Mudrikah dari TK Makarti Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan meraih juara 3 Kepala TK Berdedikasi di Daerah 3T Tingkat Nasional 2017
  5. I Nengah Pariana MPd dari SMKN 1 Tarakan meraih juara harapan 1 Kepala SMK Berprestasi Tingkat Nasional 2017
Sumber: Disdikbud Kaltara. 2017

No comments