Social Items

(Foto:Rico Jeferson Dao) RUSAK:Salah satu jalan utama menuju pantai amal yang rusak parah dan berlubang.



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Jalan utama menuju Pantai Amal atau yang lebih dikenal dengan Jalan Gn. Amal yang sering dilewati kendaraan umum maupun pribadi milik masyarakat maupun mahasiswa mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi aspalan dan semenisasi jalan yang sudah rusak dan berlubang.

Rusaknya jalan tersebut membuat warga dan mahasiswi salah satu universitas terbesar di Tarakan harus lebih ekstra berhati-hati. Pasalnya kondisi jalan yang dipenuhi kerikil membuat banyak pengendara merasakan akhirnya merasakan "empuknya" jalanan.

Nobertus, salah satu mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT), yang selalu melewati jalan tersebut menuju tempat perkuliahannya tersebut, selalu mengeluh karena rusaknya jalan membuat dirinya terganggu ketika melewati jalan tersebut. Kondisi jalan yang berlubang dan disertai debu sangat mengganggu pernafasan penggendara roda dua.

"Lubang jalan ini sangat menganggu sekali, apalagi debunya mengganggu pernafasan," keluh Nober.

Rusaknya jalan dikarenakan seringnya truk dan alat-alat berat yang lewat, sehingga merusak aspal jalan hingga membuat lubang besar ditengah jalan. Namun, hingga kini tak juga diperbaiki oleh dinas terkait.

"Jalan ini sudah rusak lama mas, dan sampai sekarang belum ada perbaikan," ungkap Nober kesal.

Hal ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, karena jika hari mulai gelap keadaan jalan yang gelap gulita membuat sebagian orang susah untuk melihat kondisi badan jalan walaupun sudah dibantu dengan penerangan dari kendaraannya sendiri.

Warga mengharapkan pemerintah lebih tanggap lagi akan hal ini, sehingga dapat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut. (Rico/Kia)

Jalan Rusak, Netizen : Pemerintah Kemana?!

SUARA KALTARA
(Foto:Rico Jeferson Dao) RUSAK:Salah satu jalan utama menuju pantai amal yang rusak parah dan berlubang.



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Jalan utama menuju Pantai Amal atau yang lebih dikenal dengan Jalan Gn. Amal yang sering dilewati kendaraan umum maupun pribadi milik masyarakat maupun mahasiswa mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi aspalan dan semenisasi jalan yang sudah rusak dan berlubang.

Rusaknya jalan tersebut membuat warga dan mahasiswi salah satu universitas terbesar di Tarakan harus lebih ekstra berhati-hati. Pasalnya kondisi jalan yang dipenuhi kerikil membuat banyak pengendara merasakan akhirnya merasakan "empuknya" jalanan.

Nobertus, salah satu mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT), yang selalu melewati jalan tersebut menuju tempat perkuliahannya tersebut, selalu mengeluh karena rusaknya jalan membuat dirinya terganggu ketika melewati jalan tersebut. Kondisi jalan yang berlubang dan disertai debu sangat mengganggu pernafasan penggendara roda dua.

"Lubang jalan ini sangat menganggu sekali, apalagi debunya mengganggu pernafasan," keluh Nober.

Rusaknya jalan dikarenakan seringnya truk dan alat-alat berat yang lewat, sehingga merusak aspal jalan hingga membuat lubang besar ditengah jalan. Namun, hingga kini tak juga diperbaiki oleh dinas terkait.

"Jalan ini sudah rusak lama mas, dan sampai sekarang belum ada perbaikan," ungkap Nober kesal.

Hal ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, karena jika hari mulai gelap keadaan jalan yang gelap gulita membuat sebagian orang susah untuk melihat kondisi badan jalan walaupun sudah dibantu dengan penerangan dari kendaraannya sendiri.

Warga mengharapkan pemerintah lebih tanggap lagi akan hal ini, sehingga dapat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut. (Rico/Kia)

No comments