Social Items

(Foto:ist)

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Masalah internal yang terjadi beberapa waktu lalu di Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) membuat lambatnya  proses penjaringan. Dengan terpilihnya ketua DDPC  PDIP Tarakan, Abu Ramsyah membuat pihaknya akan segera membuka penjaringan apalagi sudah datang amanah yang langsung dari DPP PDIP terkait persoalan ini.

Diketika didatangi awak media, Selasa (8/8) Abu mengatakan Penjaringan Pilkada untuk Bakal Calon (Balon) akan sesegera mungkin dilakukan dengan cepat .Bukan hanya itu, masih banyak lagi pekerjaan terhambat yang harus diselesaikan oleh PDIP. Dirinya akan melakukan rapat bersama anggota di DPC  untuk membentuk tim penjaringan.

“Tadi malam saya sempat dipanggil DPP untuk segera membentuk tim penjaringan pilkada, dan malam ini saya akan rapat bersama anggota dan membentuk tim tersebut,” kata Abu.

Setelah rapat selesai esok ketua penjaringanlah yang akan berbicara untuk pilkada nantinya. Abu juga menjelaskan bahwa nanti akan di bagi dua tim yakni tim penjaringan Pilkada dan dirinya lah yang akan memimpin langsung untuk perbaikan PDIP kedepannya, sehingga tidak terjadi lagi perselisihan internal seperti yang terjadi tempo hari. Ia menganggap selama 2 tahun ini PDIP hanya berjalan ditempat.

"Memang DPD sempat memberikan arahan hari kamis dibukanya pendaftaraan tetapi karena masih ada yang harus di bahas kepada teman-teman yang di dalam persoalan penjaringan," tambahnya. Pihaknya juga akan memberikan waktu pendaftaran selama 5 hari, setalahnya 5 hari lagi untuk pembenaran berkas balon.

“Paling lama senin sudah di buka pendaftaran untuk balon,” terang Abu ketika ditemui diruangannya.
Tahapan penjaringan yang akan dilakukan PDIP akan sama dengan partai lain, teknis itu akan dibicarakan setelah ketua tim penjaringan terpilih. 

Hingga hari ini belum ada satu balon pun yang diusung oleh PDIP karena, ingin benar-benar mencari calon yang bersih dari hukum dan bisa memegang amanah rakyat.

Nantinya pendaftaran akan dilakukan dua tahap yaitu Walikota dan Wakil Walikota. Ketika ditanya permasalahan kader PDIP sendiri untuk maju dalam pertarungan Pilkada. Ia menjawab nanti ada 4 kader PDIP yang akan maju untuk mendaftar menjadi balon yakni Rahmat Sewa, Norhati Idris, Edi dan  Abu. "Untuk siapa yang maju biar hasil survey yang menilai," ucapnya.

“Saya secara pribadi akan mendaftar di wakil nanti,”tegasnya.

Terkait komunikasi dengan balon lain, Ia menjelaskan itu memang harus terus dijaga tali silahturahmi yang telah terjalin. Dirinya menekankan bahwa partainya akan berkoalisi dengan partai lain karena kurangnya 2 kursi dari fraksi PDIP sendiri. Dalam hal ini DPD sudah memberikan arahan untuk membangun komunikasi dengan 2 partai yang akan berkoalisi bersama PDIP.

Ketika ditanya partai mana yang akan berkoalisi dirinya belum bisa memberitahukan tunggu saatnya. Tetapi sudah ada komunikasi dengan ketua dari 2 partai tersebut walaupun masih belum dipertemukan. Ketika nanti DPP akan mengusung dirinya untuk maju di pilkada nanti Abu siap.
“Saya siap ketika di tunjuk partai, walaupun harus mengorbankan jabatan saya sekarang di DPRD Tarakan,” tutupnya. (Rico/Kia)

PDIP Akan Percepat Penjaringan Balon Tarakan 1

SUARA KALTARA
(Foto:ist)

SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Masalah internal yang terjadi beberapa waktu lalu di Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) membuat lambatnya  proses penjaringan. Dengan terpilihnya ketua DDPC  PDIP Tarakan, Abu Ramsyah membuat pihaknya akan segera membuka penjaringan apalagi sudah datang amanah yang langsung dari DPP PDIP terkait persoalan ini.

Diketika didatangi awak media, Selasa (8/8) Abu mengatakan Penjaringan Pilkada untuk Bakal Calon (Balon) akan sesegera mungkin dilakukan dengan cepat .Bukan hanya itu, masih banyak lagi pekerjaan terhambat yang harus diselesaikan oleh PDIP. Dirinya akan melakukan rapat bersama anggota di DPC  untuk membentuk tim penjaringan.

“Tadi malam saya sempat dipanggil DPP untuk segera membentuk tim penjaringan pilkada, dan malam ini saya akan rapat bersama anggota dan membentuk tim tersebut,” kata Abu.

Setelah rapat selesai esok ketua penjaringanlah yang akan berbicara untuk pilkada nantinya. Abu juga menjelaskan bahwa nanti akan di bagi dua tim yakni tim penjaringan Pilkada dan dirinya lah yang akan memimpin langsung untuk perbaikan PDIP kedepannya, sehingga tidak terjadi lagi perselisihan internal seperti yang terjadi tempo hari. Ia menganggap selama 2 tahun ini PDIP hanya berjalan ditempat.

"Memang DPD sempat memberikan arahan hari kamis dibukanya pendaftaraan tetapi karena masih ada yang harus di bahas kepada teman-teman yang di dalam persoalan penjaringan," tambahnya. Pihaknya juga akan memberikan waktu pendaftaran selama 5 hari, setalahnya 5 hari lagi untuk pembenaran berkas balon.

“Paling lama senin sudah di buka pendaftaran untuk balon,” terang Abu ketika ditemui diruangannya.
Tahapan penjaringan yang akan dilakukan PDIP akan sama dengan partai lain, teknis itu akan dibicarakan setelah ketua tim penjaringan terpilih. 

Hingga hari ini belum ada satu balon pun yang diusung oleh PDIP karena, ingin benar-benar mencari calon yang bersih dari hukum dan bisa memegang amanah rakyat.

Nantinya pendaftaran akan dilakukan dua tahap yaitu Walikota dan Wakil Walikota. Ketika ditanya permasalahan kader PDIP sendiri untuk maju dalam pertarungan Pilkada. Ia menjawab nanti ada 4 kader PDIP yang akan maju untuk mendaftar menjadi balon yakni Rahmat Sewa, Norhati Idris, Edi dan  Abu. "Untuk siapa yang maju biar hasil survey yang menilai," ucapnya.

“Saya secara pribadi akan mendaftar di wakil nanti,”tegasnya.

Terkait komunikasi dengan balon lain, Ia menjelaskan itu memang harus terus dijaga tali silahturahmi yang telah terjalin. Dirinya menekankan bahwa partainya akan berkoalisi dengan partai lain karena kurangnya 2 kursi dari fraksi PDIP sendiri. Dalam hal ini DPD sudah memberikan arahan untuk membangun komunikasi dengan 2 partai yang akan berkoalisi bersama PDIP.

Ketika ditanya partai mana yang akan berkoalisi dirinya belum bisa memberitahukan tunggu saatnya. Tetapi sudah ada komunikasi dengan ketua dari 2 partai tersebut walaupun masih belum dipertemukan. Ketika nanti DPP akan mengusung dirinya untuk maju di pilkada nanti Abu siap.
“Saya siap ketika di tunjuk partai, walaupun harus mengorbankan jabatan saya sekarang di DPRD Tarakan,” tutupnya. (Rico/Kia)

No comments