Social Items




Suarakaltara.com,TARAKAN-Aparat kepolisian Polres Tarakan berhasil mengungkap pelaku kasus pembunuhan bayi dengan cara dimasukan ke dalam Freezer lemari es di tempat pencucian Mobil yang ada di Jl. Kampung satu. Tersangkanya berinisial S yang tak lain adalah ibu kandung bayi malang tersebut.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, Sik melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Jusuf menuturkan sejak ditemukannya jenazah bayi pihaknya langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi secara maraton. Alhasil, pihaknya pun meringkus ibu kandung bayi tak berdosa itu.

"Tersangka mengaku bayi itu merupakan anaknya dan terlahir dari rahimnya,bukan dari rahim orang lain, " Ujar Choirul kepada Suarakaltara.com Kamis, (3/8).

Dari keterangan S, dirinya melahirkan bayi perempuan dikamar mandi rumahnya di jalan Lestari pada bulan Mei 2017 lalu.Pada saat itu tidak ada satupun yang tau S sedang melahirkan termasuk suaminya sendiri.Namun pada saat bayi berhasil keluar kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Mengetahui bayinya meninggal,S pun langsung membungkusnya dengan plastik dan menyembunyikan bayi itu di dalam lemari es.Dua hari kemudian S memindahkan bayi ke freezer lantaran takut perbuatannya diketahui orang.

"Jadi selama kurang lebih 3 bulan dia perintahkan karyawan di pencucian mobil agar jangan menyentuh apalagi membuka frezeer itu, "terang Choirul.

Lanjut Choirul pihak kepolisian masih akan menyelidiki kasus ini untuk mengetahui apa motif pelaku, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya yang terlibat. Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal berlapis yaitu pasal 340,341,342 KUHP ,Pasal 80 ayat 3 dan pasal 76 c tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Rico/Mei)

Pelaku yang Menyimpan Bayi di Freezer itu Ternyata Ibu Kandungnya Sendiri, Begini Kronologisnya!! !

SUARA KALTARA



Suarakaltara.com,TARAKAN-Aparat kepolisian Polres Tarakan berhasil mengungkap pelaku kasus pembunuhan bayi dengan cara dimasukan ke dalam Freezer lemari es di tempat pencucian Mobil yang ada di Jl. Kampung satu. Tersangkanya berinisial S yang tak lain adalah ibu kandung bayi malang tersebut.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, Sik melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Jusuf menuturkan sejak ditemukannya jenazah bayi pihaknya langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi secara maraton. Alhasil, pihaknya pun meringkus ibu kandung bayi tak berdosa itu.

"Tersangka mengaku bayi itu merupakan anaknya dan terlahir dari rahimnya,bukan dari rahim orang lain, " Ujar Choirul kepada Suarakaltara.com Kamis, (3/8).

Dari keterangan S, dirinya melahirkan bayi perempuan dikamar mandi rumahnya di jalan Lestari pada bulan Mei 2017 lalu.Pada saat itu tidak ada satupun yang tau S sedang melahirkan termasuk suaminya sendiri.Namun pada saat bayi berhasil keluar kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Mengetahui bayinya meninggal,S pun langsung membungkusnya dengan plastik dan menyembunyikan bayi itu di dalam lemari es.Dua hari kemudian S memindahkan bayi ke freezer lantaran takut perbuatannya diketahui orang.

"Jadi selama kurang lebih 3 bulan dia perintahkan karyawan di pencucian mobil agar jangan menyentuh apalagi membuka frezeer itu, "terang Choirul.

Lanjut Choirul pihak kepolisian masih akan menyelidiki kasus ini untuk mengetahui apa motif pelaku, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya yang terlibat. Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal berlapis yaitu pasal 340,341,342 KUHP ,Pasal 80 ayat 3 dan pasal 76 c tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Rico/Mei)

No comments