Social Items

(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com) Kepala Stasiun LPP RRI Tarakan, Ngatno S Sos, MM






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Radio Republik Indonesia (RRI) seperti yang semua rakyat Indonesia ketahui adalah radio pertama yang berdiri dan menyiarkan berita paling bersejarah di Indonesia yaitu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. 72 tahun berdiri RRI sendiri sudah banyak memberikan sumbangsih kepada masyarakat Indonesia, terlebih kepada warga kota Tarakan. Banyak edukasi yang disiarkan melalui frekuensi radio yang bisa didengarkan dimana saja dan kapan saja.

Jatuh pada tanggal 11 september, Kepala Stasiun LPP RRI Tarakan, Ngatno S,Sos MM menerangkan hari ini adalah acara puncak perayaan ulang tahun RRI yang ke 72 dan dilakukan secera bersamaan seluruh Indonesia. Selain merayakan ultahnya RRI juga punya kejutan lain untuk pegawainya yang masih berstatus Bukan Pegawai Pegawai Negeri Sipil (BPPNS).

"Di ultah yang ke 72 tahun ini juga kami akan menyampaikan bahwa gaji pegawai kita yang BPPNS sama dengan pegawai yang sudah PNS, dan semua haknya juga hampir sama dengan pegawai PNS," terangnya kepada SuaraKaltara.com.

Ini adalah salah satu peningkatan kesejahteraan bagi pegawai BPPNS. Kedepannya RRI mempunyai 2 misi penting yang utama adalah meningkatkan jangkauan siaran dan kedua adalah rapat evaluasi siaran yang biasa dilaksanakan setiap akhir tahun. "Terkait evaluasi siaran kita akan melibatkan bantuan publik agar bisa memberi masukan-masukan dan kritik terkait siaran-siaran di RRI," tambanya lagi.

Untuk jangkauan siaran juga RRI telah menjangkau seluruh wilayah Tarakan, Tanjung Selor, dan sebagian KTT. Disinggung masalah kantor baru, Ngatno menerangkan hingga saat ini belum ada rencana membuat kantor cabang RRI di Kaltara, namun pihaknya akan membuat pemancar  Relay di Tanjung Selor. "Sementara ini kami masih berbicara secara informal, tapi sesegera mungkin akan bersurat untuk membangun pemancar tersebut," tegasnya.

Ia juga berharap di HUT RRI yang ke 72 ini, siaran-siaran RRI semakin baik dan bisa mengedukasi masyarakat, serta tidak menyebarkan berita-berita hoax yang bisa mengundang SARA. (kia)

72 Tahun RRI, Kepsta : Semoga RRI Bisa Lebih Mengedukasi Masyarakat

SUARA KALTARA
(Foto:Rizkia/SuaraKaltara.com) Kepala Stasiun LPP RRI Tarakan, Ngatno S Sos, MM






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Radio Republik Indonesia (RRI) seperti yang semua rakyat Indonesia ketahui adalah radio pertama yang berdiri dan menyiarkan berita paling bersejarah di Indonesia yaitu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. 72 tahun berdiri RRI sendiri sudah banyak memberikan sumbangsih kepada masyarakat Indonesia, terlebih kepada warga kota Tarakan. Banyak edukasi yang disiarkan melalui frekuensi radio yang bisa didengarkan dimana saja dan kapan saja.

Jatuh pada tanggal 11 september, Kepala Stasiun LPP RRI Tarakan, Ngatno S,Sos MM menerangkan hari ini adalah acara puncak perayaan ulang tahun RRI yang ke 72 dan dilakukan secera bersamaan seluruh Indonesia. Selain merayakan ultahnya RRI juga punya kejutan lain untuk pegawainya yang masih berstatus Bukan Pegawai Pegawai Negeri Sipil (BPPNS).

"Di ultah yang ke 72 tahun ini juga kami akan menyampaikan bahwa gaji pegawai kita yang BPPNS sama dengan pegawai yang sudah PNS, dan semua haknya juga hampir sama dengan pegawai PNS," terangnya kepada SuaraKaltara.com.

Ini adalah salah satu peningkatan kesejahteraan bagi pegawai BPPNS. Kedepannya RRI mempunyai 2 misi penting yang utama adalah meningkatkan jangkauan siaran dan kedua adalah rapat evaluasi siaran yang biasa dilaksanakan setiap akhir tahun. "Terkait evaluasi siaran kita akan melibatkan bantuan publik agar bisa memberi masukan-masukan dan kritik terkait siaran-siaran di RRI," tambanya lagi.

Untuk jangkauan siaran juga RRI telah menjangkau seluruh wilayah Tarakan, Tanjung Selor, dan sebagian KTT. Disinggung masalah kantor baru, Ngatno menerangkan hingga saat ini belum ada rencana membuat kantor cabang RRI di Kaltara, namun pihaknya akan membuat pemancar  Relay di Tanjung Selor. "Sementara ini kami masih berbicara secara informal, tapi sesegera mungkin akan bersurat untuk membangun pemancar tersebut," tegasnya.

Ia juga berharap di HUT RRI yang ke 72 ini, siaran-siaran RRI semakin baik dan bisa mengedukasi masyarakat, serta tidak menyebarkan berita-berita hoax yang bisa mengundang SARA. (kia)

No comments