Social Items

(Foto:LLY) TERCIDUK : Pasutri Warga Selumit Pantai Yang Diamankan Satreskoba Polres Tarakan, Karena Menjual Sabu


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Entah apa yang difikirkan pasangan suami istri (pasutri) untuk membiayai kehidupan keluarganya tersebut, kini Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan menangkap pasutri ini dikediamannya yang beralamat di jalan Yos Sudarso Rt 12 Kelurahan Selumit Pantai kamarin (5/9), sekira pukul 08.00 Wita.

Saat dikonformasi SuaraKaltara.com, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, kedua tersangka suami istri itu Hendra alias Buyung dan Elisha alias Mama Cemong diringkus Satrekoba Polres Tarakan karena aksi nekadnya menjual narkoba kepada warga setempat.

"Jadi sebelum penangkapan, Kepolisian menerima laporan warga, kemudian polisi setempat segera menyelidikinya dan berhasil menangkap kedua tersangka tanpa perlawanan," jelas Denny, selasa (5/9).

Lanjut Denny, usai dilakukannya pengeledahan, Satreskoba Polres Tarakan berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan di kantong Hendra dan didalam tas istrinya yakni Mama Cemong, dengan berat 34,34 gram. "Sabu itu terdapat 5 bungkus yang berada di kantong suaminya dan 43 bungkus lainnya didapat di dalam tas istri Hendra," bebernya.


Kemudian selain itu juga pihak Satreskoba Polres Tarakan selain mengamankan barang haram tersebut, pihak polisi juga mrngamankan barang bukti lainnya. "Jadi kami mengamankan 2 buah Handphone, 1 buah alat hisap bong, 1 bungkus rokok, 1 lembar celana jeans dan uang sebesar Rp 519 ribu," terangnya.

Kini kedua pasangan suami istri itu ditahan dan dikenakan pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Jadi saat ini kedua pasutri itu kita amankan di Polres Tarakan dan guna menanggung timdakannya dikenakan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup," tutupnya. (lly/kia)

Dagang "Garam", Pasutri Diciduk

SUARA KALTARA
(Foto:LLY) TERCIDUK : Pasutri Warga Selumit Pantai Yang Diamankan Satreskoba Polres Tarakan, Karena Menjual Sabu


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Entah apa yang difikirkan pasangan suami istri (pasutri) untuk membiayai kehidupan keluarganya tersebut, kini Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan menangkap pasutri ini dikediamannya yang beralamat di jalan Yos Sudarso Rt 12 Kelurahan Selumit Pantai kamarin (5/9), sekira pukul 08.00 Wita.

Saat dikonformasi SuaraKaltara.com, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, kedua tersangka suami istri itu Hendra alias Buyung dan Elisha alias Mama Cemong diringkus Satrekoba Polres Tarakan karena aksi nekadnya menjual narkoba kepada warga setempat.

"Jadi sebelum penangkapan, Kepolisian menerima laporan warga, kemudian polisi setempat segera menyelidikinya dan berhasil menangkap kedua tersangka tanpa perlawanan," jelas Denny, selasa (5/9).

Lanjut Denny, usai dilakukannya pengeledahan, Satreskoba Polres Tarakan berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan di kantong Hendra dan didalam tas istrinya yakni Mama Cemong, dengan berat 34,34 gram. "Sabu itu terdapat 5 bungkus yang berada di kantong suaminya dan 43 bungkus lainnya didapat di dalam tas istri Hendra," bebernya.


Kemudian selain itu juga pihak Satreskoba Polres Tarakan selain mengamankan barang haram tersebut, pihak polisi juga mrngamankan barang bukti lainnya. "Jadi kami mengamankan 2 buah Handphone, 1 buah alat hisap bong, 1 bungkus rokok, 1 lembar celana jeans dan uang sebesar Rp 519 ribu," terangnya.

Kini kedua pasangan suami istri itu ditahan dan dikenakan pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Jadi saat ini kedua pasutri itu kita amankan di Polres Tarakan dan guna menanggung timdakannya dikenakan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup," tutupnya. (lly/kia)

No comments