Social Items





SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR – Sejak dibuka 11 September lalu, pendaftaran online dan penyerahan berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Kalimantan Utara (Kaltara) berjalan lancar. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Muhammad Ishak, Selasa (19/9). “Selama dibuka pendaftaran ini alhamdulilah tidak ada masalah. Semua sudah sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP), baik verifikasi manual maupun online,” ujar Ishak. 

Ishak juga mengatakan, hingga saat ini formasi dokter spesialis masih minim peminat. Menurutnya, hal ini terjadi karena usia pelamar yang melebihi dari yang ditetapkan. Meski begitu, BKD tetap akan menunggu hingga batas waktu pendaftaran online dan penyerahan berkas selesai. “Untuk formasi yang seperti dokter spesialis solusinya kami menunggu ada yang masuk,” ungkap Ishak. Sedangkan untuk formasi lainnya, lanjut Ishak, sudah sangat banyak pelamarnya. 

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan BKD Kaltara selaku panitia daerah penerimaan CPNS di lingkup Pemprov Kaltara tahun ini, menerapkan strategi penataan nomor antrean pemasukan berkas untuk diverifikasi. Banyaknya, 500 calon pelamar per hari. Hal ini, agar lebih efektif dan efisien serta menjaga akuntabilitas dalam proses verifikasi berkas calon pelamar. “Tim verifikasi berkas CPNS dari BKD memberlakukan strategi 500 nomor antrean setiap hari. Ini untuk menjamin efektivitas dan kualitas verifikasi berkas calon pelamar. Ditambah, waktu pelayanan yang mencapai 8 jam per hari, dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, diperkirakan cukup untuk melayani secara optimal 500 calon pelamar per harinya,” kata Irianto. 

Selain itu, juga mempertimbangkan kondisi calon pelamar, sehingga waktu yang ada lebih bermanfaat. “Kasihan jika calon pelamar menunggu hingga terlalu sore, lalu tidak terakomodir akibat waktu pemasukan dan verifikasi berkas telah habis,” urai Gubernur. 

Dengan kata lain, panitia daerah berupaya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada calon pelamar. “Strategi ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada calon pelamar, mereka juga tak merasa diacuhkan atau tak diperhatikan,” tuntas Gubernur.(Humas/RisK)

Dokter Spesialis Minim Peminat

SUARA KALTARA




SUARAKALTARA.com, TANJUNG SELOR – Sejak dibuka 11 September lalu, pendaftaran online dan penyerahan berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Kalimantan Utara (Kaltara) berjalan lancar. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Muhammad Ishak, Selasa (19/9). “Selama dibuka pendaftaran ini alhamdulilah tidak ada masalah. Semua sudah sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP), baik verifikasi manual maupun online,” ujar Ishak. 

Ishak juga mengatakan, hingga saat ini formasi dokter spesialis masih minim peminat. Menurutnya, hal ini terjadi karena usia pelamar yang melebihi dari yang ditetapkan. Meski begitu, BKD tetap akan menunggu hingga batas waktu pendaftaran online dan penyerahan berkas selesai. “Untuk formasi yang seperti dokter spesialis solusinya kami menunggu ada yang masuk,” ungkap Ishak. Sedangkan untuk formasi lainnya, lanjut Ishak, sudah sangat banyak pelamarnya. 

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan BKD Kaltara selaku panitia daerah penerimaan CPNS di lingkup Pemprov Kaltara tahun ini, menerapkan strategi penataan nomor antrean pemasukan berkas untuk diverifikasi. Banyaknya, 500 calon pelamar per hari. Hal ini, agar lebih efektif dan efisien serta menjaga akuntabilitas dalam proses verifikasi berkas calon pelamar. “Tim verifikasi berkas CPNS dari BKD memberlakukan strategi 500 nomor antrean setiap hari. Ini untuk menjamin efektivitas dan kualitas verifikasi berkas calon pelamar. Ditambah, waktu pelayanan yang mencapai 8 jam per hari, dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, diperkirakan cukup untuk melayani secara optimal 500 calon pelamar per harinya,” kata Irianto. 

Selain itu, juga mempertimbangkan kondisi calon pelamar, sehingga waktu yang ada lebih bermanfaat. “Kasihan jika calon pelamar menunggu hingga terlalu sore, lalu tidak terakomodir akibat waktu pemasukan dan verifikasi berkas telah habis,” urai Gubernur. 

Dengan kata lain, panitia daerah berupaya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada calon pelamar. “Strategi ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada calon pelamar, mereka juga tak merasa diacuhkan atau tak diperhatikan,” tuntas Gubernur.(Humas/RisK)

No comments