Social Items


( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
CABUL : AB dan ED yang merupakan tersangka pencabulan Mawar.




SUARAKALTARA.com, TARAKAN - Malang nasib wanita dibawah umur sebut saja Mawar yang tak berdaya usai di cabuli oleh ketiga rekannya yang berinisialkan AB, ED dan BA di rumah kosong yang terletak di Jalan Kususma Bangsa Kelurahan Gunung Lingkas kemarin (18/9), sekira pukul 19.00 wita.

Awal pencabulan tersebut,  korban meninggalkan rumahnya yang berada di Kelurahan Gunung Lingkas tersebut tanpa sepengetahuan kakak kandungnya.

"Jadi Mawar itu jalan dari rumah tanpa izin sama kakaknya dan ditunggu-tunggu korban tidak kunjung datang dan kembali kerumah. Setelah mencari dan mendapatkan informasi, ibu dan kakak korban mengetahui keberadaan Mawar di Gang tepat dibelakang Pom Bensin Gunung Lingkas," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas PolresTarakan Ipda Denny Mardyanto saat ditemui selasa (19/9).

Lanjut Denny,  usai mengetahui keberadaan Mawar, kakak korban bersama dengan ibu korban segera mendatangi dan melihat Mawar berada disalah satu rumah kontrakan.

"Jadi awalnya Mawar ditanya sama kakaknya malah diam saja dan tiba-tiba hendak sampai kerumahnya Mawar mengaku telah dicabuli 3 orang pria. Setelah itu. Kakak korban langsung membawa Mawar ke kantor polisi dan melaporkan pencabulan tersebut," bebernya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak dan menyelidiki kasus tersebut dan berhasil mengamankan dua orang tersangka yang telah mencabuli Mawar.

"Polisi hanya mendapatkan dua orang saja AB dan ED. Sesuai pengakuan ED dia hanya mengerayangi Mawar dan AB telah menyetubuhi Mawar," tuturnya.

Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur dan masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "BA masih kita cari karena berhasil kabur dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka dikenakan hukuman penjara selama 15 tahun karena melanggar Pasal 82 Pasal 76e Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," tutupnya (lly/Kia)

Malang! Mawar Tak Berdaya Dicabuli 3 Pria Sekaligus

SUARA KALTARA

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
CABUL : AB dan ED yang merupakan tersangka pencabulan Mawar.




SUARAKALTARA.com, TARAKAN - Malang nasib wanita dibawah umur sebut saja Mawar yang tak berdaya usai di cabuli oleh ketiga rekannya yang berinisialkan AB, ED dan BA di rumah kosong yang terletak di Jalan Kususma Bangsa Kelurahan Gunung Lingkas kemarin (18/9), sekira pukul 19.00 wita.

Awal pencabulan tersebut,  korban meninggalkan rumahnya yang berada di Kelurahan Gunung Lingkas tersebut tanpa sepengetahuan kakak kandungnya.

"Jadi Mawar itu jalan dari rumah tanpa izin sama kakaknya dan ditunggu-tunggu korban tidak kunjung datang dan kembali kerumah. Setelah mencari dan mendapatkan informasi, ibu dan kakak korban mengetahui keberadaan Mawar di Gang tepat dibelakang Pom Bensin Gunung Lingkas," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas PolresTarakan Ipda Denny Mardyanto saat ditemui selasa (19/9).

Lanjut Denny,  usai mengetahui keberadaan Mawar, kakak korban bersama dengan ibu korban segera mendatangi dan melihat Mawar berada disalah satu rumah kontrakan.

"Jadi awalnya Mawar ditanya sama kakaknya malah diam saja dan tiba-tiba hendak sampai kerumahnya Mawar mengaku telah dicabuli 3 orang pria. Setelah itu. Kakak korban langsung membawa Mawar ke kantor polisi dan melaporkan pencabulan tersebut," bebernya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak dan menyelidiki kasus tersebut dan berhasil mengamankan dua orang tersangka yang telah mencabuli Mawar.

"Polisi hanya mendapatkan dua orang saja AB dan ED. Sesuai pengakuan ED dia hanya mengerayangi Mawar dan AB telah menyetubuhi Mawar," tuturnya.

Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur dan masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "BA masih kita cari karena berhasil kabur dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka dikenakan hukuman penjara selama 15 tahun karena melanggar Pasal 82 Pasal 76e Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," tutupnya (lly/Kia)

No comments