Social Items


(Foto : Rizkia/SuaraKaltara.com) TERBAKAR : Bekantan Air Rute Bpn - Trk yang tergelincir di Bandara Juwata Tarakan.


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Naas, Bekantan Air rute Tarakan - Balikpapan tak mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Juwata Tarakan. Hal ini dikarenakan kebakaran mesin sebelah kiri yang menyebabkan pesawat tergelincir dan menyebabkan 146 orang penumpang beserta 5 awak kabin mengalami luka-luka. Namun ternyata hal ini hanya simulasi Penanggulangan Kecelakaan Darurat (PKD) yang dilakukan oleh Bandara Juwata sebagai pelatihan kepada instansi terkait.

Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Hemi Pamuraharjo menjelaskan hal in melibatkan siswa siswi agar memberikan pengetahuan kepada mereka tentang bagaimana cara menghadapi kejadian seperti pesawat tergelincir, terbakar dan sebagainya.

"Kami melibatkan pelajar sebagai pelajaran dini untuk menghadapi kecelakaan yang mungkin terjadi dikemudian hari," ungkapnya.

Ditemui ditempat berbeda Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto juga menjelaskan pentingnya simulasi ini bagi pengetahuan masyarakat sehingga tidak panik jika kejadian seperti ini benar terjadi. "Jadi simulasi ini sangat bermanfaat sekali ya, terlebih kepada masyarakat umum agar jika terjadi hal demikian masyarakat tidak panik dan meminimalisir adanya korban jiwa," ungkapnya.

Disinggung masalah dana, Hemi menjelaskan untuk dana yang dikeluarkan berkisar ratusan juta. "Untuk masalah dana simulasi kami melakukan sistem lelang," tutupnya. (Kia)

Naas, Bekantan Air Tergelincir & Terbakar!

SUARA KALTARA

(Foto : Rizkia/SuaraKaltara.com) TERBAKAR : Bekantan Air Rute Bpn - Trk yang tergelincir di Bandara Juwata Tarakan.


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Naas, Bekantan Air rute Tarakan - Balikpapan tak mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Juwata Tarakan. Hal ini dikarenakan kebakaran mesin sebelah kiri yang menyebabkan pesawat tergelincir dan menyebabkan 146 orang penumpang beserta 5 awak kabin mengalami luka-luka. Namun ternyata hal ini hanya simulasi Penanggulangan Kecelakaan Darurat (PKD) yang dilakukan oleh Bandara Juwata sebagai pelatihan kepada instansi terkait.

Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Hemi Pamuraharjo menjelaskan hal in melibatkan siswa siswi agar memberikan pengetahuan kepada mereka tentang bagaimana cara menghadapi kejadian seperti pesawat tergelincir, terbakar dan sebagainya.

"Kami melibatkan pelajar sebagai pelajaran dini untuk menghadapi kecelakaan yang mungkin terjadi dikemudian hari," ungkapnya.

Ditemui ditempat berbeda Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto juga menjelaskan pentingnya simulasi ini bagi pengetahuan masyarakat sehingga tidak panik jika kejadian seperti ini benar terjadi. "Jadi simulasi ini sangat bermanfaat sekali ya, terlebih kepada masyarakat umum agar jika terjadi hal demikian masyarakat tidak panik dan meminimalisir adanya korban jiwa," ungkapnya.

Disinggung masalah dana, Hemi menjelaskan untuk dana yang dikeluarkan berkisar ratusan juta. "Untuk masalah dana simulasi kami melakukan sistem lelang," tutupnya. (Kia)

No comments