Social Items

(Foto:LLY) LAPAS : Lagi, Narkotika Jenis Sabu-Sabu "Terbang" Melewati Pagar Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Tarakan.



SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Belakangan ini, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan, kembali digemparkan dengan adanya penemuan narkotika jenis sabu dibalik tembok Lapas tersebut. Tinggi tembok yang tidak lebih dari 3 meter membuat pergerakan barang haram tersebut dengan mudahnya berjalan antara pengedar dan pemakai yang berada didalam Lapas.

Saat dikonfirmasi, Pelaksanaan Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas II Tarakan, Ruslan Makasau menjelaskan, dengan minimnya petugas penjaga Lapas tersebut, dirinya mengaku tidak memungkinkan untuk menjaga Napi dengan jumlah yang telah membludak dan melebihi kapasitas penghuni Lapas.
“Kan tidak bisa kita jaga dengan sepenuhnya apalagi dengan kondisi petugas seperti sekarang ini, termasuk sel dan pos penjagaan yang ada sangat minim untuk jumlah penghuni yang begitu banyak," ungkap Ruslan.

Ditambah lagi selama ini memang penjagaan di bagian tembok belakang sangat sulit. Pihaknya juga mengalami beberapa kendala seperti jumlah sipir yang jaga minim yakni 3 sampai 4 orang saja setiap harinya yang di bagi beberapa regu, serta dua kamera CCTV di belakang tembok lapas rusak karena di sambar petir, serta ada yang dirusak saat kerusuhan bulan Desember lalu.

Lanjutnya, Ruslan menjelaskan, Jumlah CCTV di lapas saat ini sebanyak 16 unit, yang aktif 12 unit, sementara yang rusak sebanyak 4 unit.

“Jadi CCTV itu kami letakkan dipintu utama, tiap blok tahanan, sekitaran kantor, dan tiap sudut tembok lapas,” bebernya.

Ia berharap dengan rencana penambahan petugas sebanyak 43 atau 45 orang nanti , penjagaan Lapas di Tarakan bisa lebih di maksimalkan.

“Sebenarnya kami ada selidiki juga yang melempar sabu dari luar itu, tapi kesulitannya tidak ada yang mau mengaku, beberapa waktu lalu kami melakukan rapat kordinasi dengan beberapa instasi terkait untuk meminta bantuan penjagaan dari aparat keamanan,” pungkasnya. (lly/kia)

Sabu "Terbang" Lagi, Kalapas : Kami Kekurangan Personil

SUARA KALTARA
(Foto:LLY) LAPAS : Lagi, Narkotika Jenis Sabu-Sabu "Terbang" Melewati Pagar Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Tarakan.



SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Belakangan ini, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan, kembali digemparkan dengan adanya penemuan narkotika jenis sabu dibalik tembok Lapas tersebut. Tinggi tembok yang tidak lebih dari 3 meter membuat pergerakan barang haram tersebut dengan mudahnya berjalan antara pengedar dan pemakai yang berada didalam Lapas.

Saat dikonfirmasi, Pelaksanaan Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas II Tarakan, Ruslan Makasau menjelaskan, dengan minimnya petugas penjaga Lapas tersebut, dirinya mengaku tidak memungkinkan untuk menjaga Napi dengan jumlah yang telah membludak dan melebihi kapasitas penghuni Lapas.
“Kan tidak bisa kita jaga dengan sepenuhnya apalagi dengan kondisi petugas seperti sekarang ini, termasuk sel dan pos penjagaan yang ada sangat minim untuk jumlah penghuni yang begitu banyak," ungkap Ruslan.

Ditambah lagi selama ini memang penjagaan di bagian tembok belakang sangat sulit. Pihaknya juga mengalami beberapa kendala seperti jumlah sipir yang jaga minim yakni 3 sampai 4 orang saja setiap harinya yang di bagi beberapa regu, serta dua kamera CCTV di belakang tembok lapas rusak karena di sambar petir, serta ada yang dirusak saat kerusuhan bulan Desember lalu.

Lanjutnya, Ruslan menjelaskan, Jumlah CCTV di lapas saat ini sebanyak 16 unit, yang aktif 12 unit, sementara yang rusak sebanyak 4 unit.

“Jadi CCTV itu kami letakkan dipintu utama, tiap blok tahanan, sekitaran kantor, dan tiap sudut tembok lapas,” bebernya.

Ia berharap dengan rencana penambahan petugas sebanyak 43 atau 45 orang nanti , penjagaan Lapas di Tarakan bisa lebih di maksimalkan.

“Sebenarnya kami ada selidiki juga yang melempar sabu dari luar itu, tapi kesulitannya tidak ada yang mau mengaku, beberapa waktu lalu kami melakukan rapat kordinasi dengan beberapa instasi terkait untuk meminta bantuan penjagaan dari aparat keamanan,” pungkasnya. (lly/kia)

No comments