Social Items


(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
DISERAHKAN : Dandim 0907 Tarakan/ Letkol Pujud Sudarmanto menerima 2 pucuk senjata rakitan yang diserahkan oleh warga Tarakan.




SUARAKALTARA.com, TARAKAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0907 Tarakan kembali menerima penyerahan senjata api rakitan ilegal dari Masyarakat Tarakan.

Dua senjata api rakitan ilegal tersebut diserahkan oleh 2 warga Tarakan. Sadar dengan bahaya yang dapat ditimbulkan karena mempunyai senjata api rakitan dan hukuman pidana yang bisa menimpa keduanya, lantas mereka menyerahkan kedua senjata api tersebut kepada pihak Kodim 0907/TRK.

“Jadi kedua orang yang menyerahkan senjata tersebut tidak mau mengasih tau namanya dan pada dasarnya sesuai dengan Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951, bahwa barang siapa yang memiliki senjata api, bahan peledak yang ringan sekalipun pasti akan dikenakan ancaman hukuman 20 tahun dan setinggi-tingginya seumur hidup,” jelas Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Pujud Sudarmanto.

Lanjut Pujud, sehingga untuk menjadi pedoman masyarakat jangan sekali-sekali membawa senjata api ataupun bahan peledak. “Jadi saya berterima kasih kepada masyarakat sudah menyerahkan senjata rakitan ini kepada Kodim 0907 Tarakan,” terangnya.

Ditambahkannya, dua masyarakat menyerahkan senjata tersebut mengaku mereka memiliki senjata tersebut hanya untuk berjaga diri. “Mereka itu memiliki senjata itu hanya untuk jaga diri saja. Awalnya sebelum penyerahan itu, Babinsa yang saat itu biasa nongkrong dengan warga dan menyampaikan berbahayanya memiliki senjata rakitan ilegal itu. Sehingga masyarakat sadar dan langsung menyerahkan senjata itu,” bebernya.

Pujud juga menghimbau kepada masyarakat Tarakan, diharapkan masyarakat agar menyerahkan senjata tersebut, karena bisa membahayakan masyarakat. “ Jadi kalau kita memiliki senjata seperti itu bawaannya pasti panas dan ditakutkan akan terjadi yang tidak-tidak dan juga apabila sudah terjadi pasti penyesalan dibelakang, jadi saya harapkan masyarakat segera menyerahkan senjata api tersebut ke pihak TNI dan Polri,” tutupnya. (lly/kia)

Sadar Bahaya Senpi, 2 Warga Tarakan Serahkan Senjata Rakitan Ke Kodim Tarakan

SUARA KALTARA

(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
DISERAHKAN : Dandim 0907 Tarakan/ Letkol Pujud Sudarmanto menerima 2 pucuk senjata rakitan yang diserahkan oleh warga Tarakan.




SUARAKALTARA.com, TARAKAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0907 Tarakan kembali menerima penyerahan senjata api rakitan ilegal dari Masyarakat Tarakan.

Dua senjata api rakitan ilegal tersebut diserahkan oleh 2 warga Tarakan. Sadar dengan bahaya yang dapat ditimbulkan karena mempunyai senjata api rakitan dan hukuman pidana yang bisa menimpa keduanya, lantas mereka menyerahkan kedua senjata api tersebut kepada pihak Kodim 0907/TRK.

“Jadi kedua orang yang menyerahkan senjata tersebut tidak mau mengasih tau namanya dan pada dasarnya sesuai dengan Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951, bahwa barang siapa yang memiliki senjata api, bahan peledak yang ringan sekalipun pasti akan dikenakan ancaman hukuman 20 tahun dan setinggi-tingginya seumur hidup,” jelas Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Pujud Sudarmanto.

Lanjut Pujud, sehingga untuk menjadi pedoman masyarakat jangan sekali-sekali membawa senjata api ataupun bahan peledak. “Jadi saya berterima kasih kepada masyarakat sudah menyerahkan senjata rakitan ini kepada Kodim 0907 Tarakan,” terangnya.

Ditambahkannya, dua masyarakat menyerahkan senjata tersebut mengaku mereka memiliki senjata tersebut hanya untuk berjaga diri. “Mereka itu memiliki senjata itu hanya untuk jaga diri saja. Awalnya sebelum penyerahan itu, Babinsa yang saat itu biasa nongkrong dengan warga dan menyampaikan berbahayanya memiliki senjata rakitan ilegal itu. Sehingga masyarakat sadar dan langsung menyerahkan senjata itu,” bebernya.

Pujud juga menghimbau kepada masyarakat Tarakan, diharapkan masyarakat agar menyerahkan senjata tersebut, karena bisa membahayakan masyarakat. “ Jadi kalau kita memiliki senjata seperti itu bawaannya pasti panas dan ditakutkan akan terjadi yang tidak-tidak dan juga apabila sudah terjadi pasti penyesalan dibelakang, jadi saya harapkan masyarakat segera menyerahkan senjata api tersebut ke pihak TNI dan Polri,” tutupnya. (lly/kia)

No comments