Social Items

(Foto:INT)



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Wanita berinisial FA yang belakangan ini gencar diperbincangkan di media sosial (medsos) maupun di masyarakat, akhirnya menyerahkan dirinya ke Polres Tarakan. Pasalnya, wanita paruh baya ini menggadaikan mobil rental yang telah ia sewa. Parahnya lagi, ada beberapa korban yang berhasil FA tipu berdatangan ke Poolres Tarakan setelah FA diamankan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, berdasarkan kronologisnya FA akhirnya menyerahkan diri ke Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tarakan pada Kamis (7/9) sekira pukul 20.00 Wita. Pada penyelidikan awal, diketahui FA masih berada diluar kota. Namun, informasi lain juga ada yang menyebutkan bahwa pelaku berada di Tarakan.

“Kami sempat berkomunikasi dengan FA melalui telepon dan memancing dia untuk keluar. Akhirnya, kami amankan langsung kamis malam (7/9),” ungkapnya, sabtu (9/9).

Lanjut Denny, perkara FA tentunya masih belum menjadi laporan kepolisian. Maka dari itu, pihaknya belum bisa menetapkan FA menjadi tersangka. “Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan kenapa tidak ?, misalnya saja pelaku mau mengganti uang korbannya, nanti akan jadi pertimbangan penyidik juga,” pungkas Ipda Denny.

Setelah mengamankan FA, di sisi lain, salah satu pengguna medsos Facebook dengan nama Sutris Trisno seketika langsung memosting perihal tersebut ke medsos. “Terima kasih kepada petugas yanng bergerak dengan cepat. Akhirnya, pelaku penggadai rental mobil kami sudah ditangkap dan saat ini ada di Polres. Dan ini sekaligus mematahkan ucapan pelaku yang saat itu waktu di telpon berkata tidak akan ada petugas yang menangkapnya. Dan untuk teman-teman yang ada urusan dengan pelaku, saat ini pelaku ada di Polres,” tulisnya di halaman Forum PDKT.

Setidaknya, setelah memosting sekitar 13 jam yang lalu, hampir 107 komentar sudah menulis tanggapan tersebut. Sebagian komentar kembali membahas terkait permasalahan FA dan ada juga yang mengaku sebagai korbannnya. Selain itu, ada juga beberapa orang yang mengapresiasi keberhasilan Polres Tarakan.

Hingga kemarin, sudah ada beberapa orang yang mengaku korban mendatangi FA yang saat ini diamankan diruang Unit Jatanras Satreskrim. Selain menanyakan uang, ada juga beberapa yang mempertanyakan barang yang sudah digadai oleh FA. Salah satunya korbannya mengaku meminjamkan emas kepada FA untuk digadai ke Pegadaian terdekat. Korban yang menolak namanya disebutkan ini mengatakan ia menuruti permintaan Fatmawati untuk menggadaikan emas menggunakan nama korban.

“Dia (FA) yang pakai uangnya, emasnya punya saya. Tapi, digadai ke Pegadaian pakai nama saya juga, waktu itu taksiran harga tertinggi Rp 40 juta dan sampai sekarang belum juga dikembalikan ke saya uangnya,” keluh korban tersebut.

Saat mendatangi FA di Polres Tarakan, ia mengaku dijanjikan untuk dibayar dulu sebagian. “Iya, mudahan saja benar padahal dia (FA) ini ada juga rental mobil saya sampai Rp 5 juta ya ditambah emas saya yang digadai itu Rp 40 juta,” pungkasnya. (lly/kia)

Sempat Buron, FA Akhirnya Menyerahkan Diri

SUARA KALTARA
(Foto:INT)



SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Wanita berinisial FA yang belakangan ini gencar diperbincangkan di media sosial (medsos) maupun di masyarakat, akhirnya menyerahkan dirinya ke Polres Tarakan. Pasalnya, wanita paruh baya ini menggadaikan mobil rental yang telah ia sewa. Parahnya lagi, ada beberapa korban yang berhasil FA tipu berdatangan ke Poolres Tarakan setelah FA diamankan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, berdasarkan kronologisnya FA akhirnya menyerahkan diri ke Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tarakan pada Kamis (7/9) sekira pukul 20.00 Wita. Pada penyelidikan awal, diketahui FA masih berada diluar kota. Namun, informasi lain juga ada yang menyebutkan bahwa pelaku berada di Tarakan.

“Kami sempat berkomunikasi dengan FA melalui telepon dan memancing dia untuk keluar. Akhirnya, kami amankan langsung kamis malam (7/9),” ungkapnya, sabtu (9/9).

Lanjut Denny, perkara FA tentunya masih belum menjadi laporan kepolisian. Maka dari itu, pihaknya belum bisa menetapkan FA menjadi tersangka. “Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan kenapa tidak ?, misalnya saja pelaku mau mengganti uang korbannya, nanti akan jadi pertimbangan penyidik juga,” pungkas Ipda Denny.

Setelah mengamankan FA, di sisi lain, salah satu pengguna medsos Facebook dengan nama Sutris Trisno seketika langsung memosting perihal tersebut ke medsos. “Terima kasih kepada petugas yanng bergerak dengan cepat. Akhirnya, pelaku penggadai rental mobil kami sudah ditangkap dan saat ini ada di Polres. Dan ini sekaligus mematahkan ucapan pelaku yang saat itu waktu di telpon berkata tidak akan ada petugas yang menangkapnya. Dan untuk teman-teman yang ada urusan dengan pelaku, saat ini pelaku ada di Polres,” tulisnya di halaman Forum PDKT.

Setidaknya, setelah memosting sekitar 13 jam yang lalu, hampir 107 komentar sudah menulis tanggapan tersebut. Sebagian komentar kembali membahas terkait permasalahan FA dan ada juga yang mengaku sebagai korbannnya. Selain itu, ada juga beberapa orang yang mengapresiasi keberhasilan Polres Tarakan.

Hingga kemarin, sudah ada beberapa orang yang mengaku korban mendatangi FA yang saat ini diamankan diruang Unit Jatanras Satreskrim. Selain menanyakan uang, ada juga beberapa yang mempertanyakan barang yang sudah digadai oleh FA. Salah satunya korbannya mengaku meminjamkan emas kepada FA untuk digadai ke Pegadaian terdekat. Korban yang menolak namanya disebutkan ini mengatakan ia menuruti permintaan Fatmawati untuk menggadaikan emas menggunakan nama korban.

“Dia (FA) yang pakai uangnya, emasnya punya saya. Tapi, digadai ke Pegadaian pakai nama saya juga, waktu itu taksiran harga tertinggi Rp 40 juta dan sampai sekarang belum juga dikembalikan ke saya uangnya,” keluh korban tersebut.

Saat mendatangi FA di Polres Tarakan, ia mengaku dijanjikan untuk dibayar dulu sebagian. “Iya, mudahan saja benar padahal dia (FA) ini ada juga rental mobil saya sampai Rp 5 juta ya ditambah emas saya yang digadai itu Rp 40 juta,” pungkasnya. (lly/kia)

No comments