Social Items


(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksma Ferial Fachroni saat melepas kembali kepiting yang telah diamankan oleh tim EFQR dan VBSS ĶRI Kakap serta KRI PDG


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Lantamal XIII Tarakan kembali mengagalkan penyelundupan kepiting betina yang akan dibawa ke tawau malaysia sebanyak 47 koli, sekira pukul 00.15 wita, kemarin (30/9).

Saat dikonfirmasi, Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni menjelaskan, tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR)  dan tim VBSS KRI Kakap serta KRI PDG telah melakukan patroli rutin dan telah mendapatkan informasi dari intelejen tentang adanya penyelundupan kepiting tersebut.

"Jadi saat mendapatkan informasi dari pihak intelejen bahwa ada penyelundupan kepiting malam hari, anggota EFQR dan VBSS langsung bergerak dan melihat speed yang mencurigakan melewati perairan juata laut," jelasnya.

Lanjutnya, setelah melihat speedboat yang mencurigakan tersebut anggota tim EFQR dan VBSS segera mendekat dan mendapatkan kepiting sebanyak 47 koli yang terdapat didalam speed tersebut.

"Petugas saat ingin mendekati speedboat itu,  sempat berusaha kabur dan setelah itu anggota mengejar dan menangkap speedboat yang bernama SB Oghy Express dan kepiting dengan berat total 1081 kilo," terangnya.

Lantamal XIII bersama dengan KRI Kakap dan KRI PDG yang sudah melaksanakan pendekatan, kata Danlantamal pihaknya juga sudah mengerahkan 2 speedboat patroli dari Lantamal XIII. Hingga akhirnya speed tersebut bisa tersudut dan berusaha mengkandaskan speed untuk melarikan diri kedarat. Beruntung dalam pengejaran personel Angkatan Laut tidak sampai melepaskan tembakan peringatan.

"Jadi bukan hanya dari kita aja tetapi, pihak KKP dan KRI PDG juga ikut serta dalam penangkapan itu," bebernya.
Sememtara iti, motoris bersama dengan speedboat tersebut diserahkan ke pihak Polres Tarakan. "Jadi kasus ini kita serahkan ke Polres Tarakan guna ditindak lanjuti," tutupnya. (lly)

SIAL! Ingin Meraup Untung, Eh Pria Ini Malah Terciduk!

SUARA KALTARA
(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksma Ferial Fachroni saat melepas kembali kepiting yang telah diamankan oleh tim EFQR dan VBSS ĶRI Kakap serta KRI PDG


SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Lantamal XIII Tarakan kembali mengagalkan penyelundupan kepiting betina yang akan dibawa ke tawau malaysia sebanyak 47 koli, sekira pukul 00.15 wita, kemarin (30/9).

Saat dikonfirmasi, Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni menjelaskan, tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR)  dan tim VBSS KRI Kakap serta KRI PDG telah melakukan patroli rutin dan telah mendapatkan informasi dari intelejen tentang adanya penyelundupan kepiting tersebut.

"Jadi saat mendapatkan informasi dari pihak intelejen bahwa ada penyelundupan kepiting malam hari, anggota EFQR dan VBSS langsung bergerak dan melihat speed yang mencurigakan melewati perairan juata laut," jelasnya.

Lanjutnya, setelah melihat speedboat yang mencurigakan tersebut anggota tim EFQR dan VBSS segera mendekat dan mendapatkan kepiting sebanyak 47 koli yang terdapat didalam speed tersebut.

"Petugas saat ingin mendekati speedboat itu,  sempat berusaha kabur dan setelah itu anggota mengejar dan menangkap speedboat yang bernama SB Oghy Express dan kepiting dengan berat total 1081 kilo," terangnya.

Lantamal XIII bersama dengan KRI Kakap dan KRI PDG yang sudah melaksanakan pendekatan, kata Danlantamal pihaknya juga sudah mengerahkan 2 speedboat patroli dari Lantamal XIII. Hingga akhirnya speed tersebut bisa tersudut dan berusaha mengkandaskan speed untuk melarikan diri kedarat. Beruntung dalam pengejaran personel Angkatan Laut tidak sampai melepaskan tembakan peringatan.

"Jadi bukan hanya dari kita aja tetapi, pihak KKP dan KRI PDG juga ikut serta dalam penangkapan itu," bebernya.
Sememtara iti, motoris bersama dengan speedboat tersebut diserahkan ke pihak Polres Tarakan. "Jadi kasus ini kita serahkan ke Polres Tarakan guna ditindak lanjuti," tutupnya. (lly)

No comments