Social Items

(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen Sonhadji bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Safaruddin.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) ke Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka mengunjungi beberapa daerah di Kaltara khususnya Kota Tarakan dan Tanjung Selor. Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pengamanan ekstra ketat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kaltim, Irjen Pol Drs Safaruddin menjelaskan, pihaknya menurunkan semua personil untuk kedatangan Presiden RI. "Jadi ada Sabhara, Lalu Lintas, Brimob, dan Intelejen untuk memantau keamanan Presiden," jelasnya.

Lanjutnya, dengan kedatangan itu juga, Kepolisian bekerja sama dengan TNI dengan memberikan pengamanan ekstra ketat di dua wilayah yang akan dikunjungi Presiden RI.

"Pokoknya di dua wilayah, yakni Tanjung Selor dan Tarakan kita berikan pengamanan ekstra ketat yang akan dikunjunginya itu dan semua titik mana saja akan kita berikan keamanan, intinya steril semua demi kelancaran kedatangan Presiden RI," lanjutnya.

Sementara itu, Mayjen Sonhadji Pangdam VI Mulawarman mengatakan, Pihaknya bersama dengan Polri menurunkan sebanyak 1750 personil. "Jadi termasuk angkatan laut juga, karena kita juga mengantisipasi cuaca yang tidak bagus di udara dan Angkatan laut menyiapkan kapal KRI, Kal dan Patroli cepat," terangnya.

Dalam pengamanan itu juga, pihak Polri dan TNI mengamankan dengan melakukan pengawalan baik melalui udara maupun laut.
Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia (RI) juga, bukan hanya  melakukan kunjungan ke tanjung selor untuk membagikan sertifikat dan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tetapi pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke Embung Rawasari yang terletak di jalan Akibalak Juata Kerikil.

"Jadi nanti presiden datang dari bandara juwata, ke hotel, besok paginya akan menuju ke rawa sari dan setelah itu ketanjung selor untuk membagikan sertifikat serta KIP kemudian presiden balik ke Tarakan dan langsung menuju Bandara Juwata untuk terbang ke Brunei dan semua itu sudah dilakukan sterilisasi, semoga semua berjalan lancar," tutupnya. (lly)

1.750 Personil TNI dan Polri Dikerahkan Menjelang Kedatangan RI 1

SUARA KALTARA
(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen Sonhadji bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Safaruddin.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) ke Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka mengunjungi beberapa daerah di Kaltara khususnya Kota Tarakan dan Tanjung Selor. Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pengamanan ekstra ketat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kaltim, Irjen Pol Drs Safaruddin menjelaskan, pihaknya menurunkan semua personil untuk kedatangan Presiden RI. "Jadi ada Sabhara, Lalu Lintas, Brimob, dan Intelejen untuk memantau keamanan Presiden," jelasnya.

Lanjutnya, dengan kedatangan itu juga, Kepolisian bekerja sama dengan TNI dengan memberikan pengamanan ekstra ketat di dua wilayah yang akan dikunjungi Presiden RI.

"Pokoknya di dua wilayah, yakni Tanjung Selor dan Tarakan kita berikan pengamanan ekstra ketat yang akan dikunjunginya itu dan semua titik mana saja akan kita berikan keamanan, intinya steril semua demi kelancaran kedatangan Presiden RI," lanjutnya.

Sementara itu, Mayjen Sonhadji Pangdam VI Mulawarman mengatakan, Pihaknya bersama dengan Polri menurunkan sebanyak 1750 personil. "Jadi termasuk angkatan laut juga, karena kita juga mengantisipasi cuaca yang tidak bagus di udara dan Angkatan laut menyiapkan kapal KRI, Kal dan Patroli cepat," terangnya.

Dalam pengamanan itu juga, pihak Polri dan TNI mengamankan dengan melakukan pengawalan baik melalui udara maupun laut.
Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia (RI) juga, bukan hanya  melakukan kunjungan ke tanjung selor untuk membagikan sertifikat dan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tetapi pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke Embung Rawasari yang terletak di jalan Akibalak Juata Kerikil.

"Jadi nanti presiden datang dari bandara juwata, ke hotel, besok paginya akan menuju ke rawa sari dan setelah itu ketanjung selor untuk membagikan sertifikat serta KIP kemudian presiden balik ke Tarakan dan langsung menuju Bandara Juwata untuk terbang ke Brunei dan semua itu sudah dilakukan sterilisasi, semoga semua berjalan lancar," tutupnya. (lly)

No comments