Social Items


( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
UB yang tertangkap basah membawa barang ilegal dari Malaysia menuju Kota Tarakan untuk dijual kembali dipasar-pasar tradisional.








SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tarakan, kembali melakukan penangkapan penyelundupan barang ilegal yang tidak dilengkapi dengan dokumen, selasa (11/10), sekira pukul 09.30 Wita.
Dalam penangkapan tersebut, longboat yang bermesin 40 PK yang ber Anak Buah Kapal (ABK) 2 orang MF, AS dan satu orang pemilik yang berinisialkan UB yang bermuatan barang makanan ilegal di perairan juata laut diketahui membawa makanan dari asal malaysia untuk diperdagangkan di Kota Tarakan.

"Jadi kapal itu mengangkut sosis, daging alana, dan wortel yang tidak dilengkapi ijin resmi," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Wakapolres Tarakan Kompol Riski F sandhy kepada awak media.
Lanjutnya, sebelum melakukan penangkapan longboat tersebut, anggota Satpolair Polres Tarakan melakukan patroli rutin dan melihat ada sebuah kapal yang mencurigakan di perairan Juata Laut.
"Jadi petugas dekatin longboat itu dan memeriksa, kemudian menemukan 74 kotak daging alana, 300 kotak wortel, dan 50 kotak sosis," lanjutnya.

Setelah mendapatkan barang makanan ilegal tersebut, petugas mengamankan tersangka yang berinisialkan UB pemilik barang tersebut.
Sementara itu, UB sudah sering melakukan penyelundupan barang ilegal yamg tidak memiliki dokumen tersebut dari Malaysia menuju Kota Tarakan untuk diperdagangkan di pasar-pasar yang ada di Kota Tarakan.
"Sebelumnya barang itu sempat lolos. Tapi kali ini kita berglhasil gagalkan, akibat ulah UB, dia dikenakan pasal UU nomor 18 tahun 2009, maksimal ancaman 5 tahun penjara," tutupnya. (lly)

APES! Hendak Jual Barang Bawaan, UB Malah Ditangkap Polair

SUARA KALTARA

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
UB yang tertangkap basah membawa barang ilegal dari Malaysia menuju Kota Tarakan untuk dijual kembali dipasar-pasar tradisional.








SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tarakan, kembali melakukan penangkapan penyelundupan barang ilegal yang tidak dilengkapi dengan dokumen, selasa (11/10), sekira pukul 09.30 Wita.
Dalam penangkapan tersebut, longboat yang bermesin 40 PK yang ber Anak Buah Kapal (ABK) 2 orang MF, AS dan satu orang pemilik yang berinisialkan UB yang bermuatan barang makanan ilegal di perairan juata laut diketahui membawa makanan dari asal malaysia untuk diperdagangkan di Kota Tarakan.

"Jadi kapal itu mengangkut sosis, daging alana, dan wortel yang tidak dilengkapi ijin resmi," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Wakapolres Tarakan Kompol Riski F sandhy kepada awak media.
Lanjutnya, sebelum melakukan penangkapan longboat tersebut, anggota Satpolair Polres Tarakan melakukan patroli rutin dan melihat ada sebuah kapal yang mencurigakan di perairan Juata Laut.
"Jadi petugas dekatin longboat itu dan memeriksa, kemudian menemukan 74 kotak daging alana, 300 kotak wortel, dan 50 kotak sosis," lanjutnya.

Setelah mendapatkan barang makanan ilegal tersebut, petugas mengamankan tersangka yang berinisialkan UB pemilik barang tersebut.
Sementara itu, UB sudah sering melakukan penyelundupan barang ilegal yamg tidak memiliki dokumen tersebut dari Malaysia menuju Kota Tarakan untuk diperdagangkan di pasar-pasar yang ada di Kota Tarakan.
"Sebelumnya barang itu sempat lolos. Tapi kali ini kita berglhasil gagalkan, akibat ulah UB, dia dikenakan pasal UU nomor 18 tahun 2009, maksimal ancaman 5 tahun penjara," tutupnya. (lly)

No comments