Social Items


AP yang diamankan oleh Unit Jatrantas Polres Tarakan








SUARAKALTARA.comTARAKAN - Pelaku kejahatan punya banyak cara untuk melancarkan aksinya dalam bentuk apapun. Kali ini pria yang berinisialkan AP warga jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Pamusian, telah melakukan pencurian barang elektronik milik salah satu mahasiswi Universitas Borneo Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas, Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, korban yang bernama Ade Riska melaporkan bahwa telah kehilangan Handphone di dalam rumahnya yang berada di Jalan Kusuma Bangsa RT 27 Kelurahan Pamusian. “Jadi si Ade Riska itu, mengetahui Handphone miliknya hilang, dia langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Tarakan,” jelasnya.

Lanjut Denny, sebelum korban melaporkan kehilangan tersebut, Ade Riska sempat berusaha melakukan pencarian di sekitaran rumahnya itu. Diketahui korban bukan hanya kehilagan 1 handphone. Tetapi, dua handphone miliknya hilang.
“HP itu dia taruh di lantai rumahnya, dan saat dia mencari ternyata jendela dirumahnya sudah terbuka dan kemungkinan pelaku tersebut masuk kedalam rumahnya melewati jendela itu,” terangnya.

Dijelaskannya, saat dilakukan lidik, akhirnya pelaku yang berinisialkan AP diamankan oleh Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tarakan pada Jumat (13/10) sekira pukul 23.00 Wita. Saat diamankan pelaku berada di rumahnya yang juga berada di Jalan Kusuma Bangsa persisnya di parkiran di Pasar Tenguyun. Korban saat itu juga sempat mengalami kerugian sebesar Rp 4.200.000.

“AP itu sempat ingin menjual barang curian itu, namun keburu ditangkap sama petugas,” tuturnya.
AP juga diketahui tidak mempunyai pekerjaan. Demi mempertanggungjawabkan hasil kejahatannya, AP kini dikenakana dengan pasal 363 tentang pencurian. “Jadi ulah pelaku, dikenakan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara,” tutupnya. (lly)

Bukannya Mencari Kerja, AP Malah "Panjang Tangan"

SUARA KALTARA

AP yang diamankan oleh Unit Jatrantas Polres Tarakan








SUARAKALTARA.comTARAKAN - Pelaku kejahatan punya banyak cara untuk melancarkan aksinya dalam bentuk apapun. Kali ini pria yang berinisialkan AP warga jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Pamusian, telah melakukan pencurian barang elektronik milik salah satu mahasiswi Universitas Borneo Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas, Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, korban yang bernama Ade Riska melaporkan bahwa telah kehilangan Handphone di dalam rumahnya yang berada di Jalan Kusuma Bangsa RT 27 Kelurahan Pamusian. “Jadi si Ade Riska itu, mengetahui Handphone miliknya hilang, dia langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Tarakan,” jelasnya.

Lanjut Denny, sebelum korban melaporkan kehilangan tersebut, Ade Riska sempat berusaha melakukan pencarian di sekitaran rumahnya itu. Diketahui korban bukan hanya kehilagan 1 handphone. Tetapi, dua handphone miliknya hilang.
“HP itu dia taruh di lantai rumahnya, dan saat dia mencari ternyata jendela dirumahnya sudah terbuka dan kemungkinan pelaku tersebut masuk kedalam rumahnya melewati jendela itu,” terangnya.

Dijelaskannya, saat dilakukan lidik, akhirnya pelaku yang berinisialkan AP diamankan oleh Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tarakan pada Jumat (13/10) sekira pukul 23.00 Wita. Saat diamankan pelaku berada di rumahnya yang juga berada di Jalan Kusuma Bangsa persisnya di parkiran di Pasar Tenguyun. Korban saat itu juga sempat mengalami kerugian sebesar Rp 4.200.000.

“AP itu sempat ingin menjual barang curian itu, namun keburu ditangkap sama petugas,” tuturnya.
AP juga diketahui tidak mempunyai pekerjaan. Demi mempertanggungjawabkan hasil kejahatannya, AP kini dikenakana dengan pasal 363 tentang pencurian. “Jadi ulah pelaku, dikenakan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara,” tutupnya. (lly)

No comments