Social Items

(Foto : IST) 
HR yang diamankan Unit Reskrim Polsek Barat






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Tindak kriminal tidak henti-hentinya terjadi di Kota Tarakan, kali ini Unit Reskrim Polsek Barat mengamankan seorang tersangka berinisialkan HR (49) setelah mencuri dua mesin speedboat 40 PK milik korban yang berinisialkan AS (31) dipos pembelian udang Mustika Kelurahan Karang Rejo, kemarin (3/10) sekira pukul 11.30 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, korban yang berinisialkan AS yang saat itu berada dirumahnya yang terletak dijalan Aki Balak RT 68 Kelurahan Karang Anyar, telah mendapat telpon dari pemilik pos udang, ternyata mesin yang terpasang di Speesboat AS hilang.
"Jadi AS setelah mendapat telpon, langsung mengecek mesin tersebut ternyata sudah tidak ada dan berusaha mencari di sekitar pos pembelian tersebut akan tetapi pelapor tidak menemukan," jelasnya.

Lanjut Denny, saat mengetahui kehilangan tersebut kamis (14/9), AS langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Barat dan anggota kepolisian langsung bergerak mencari keberadaan dan pencuri mesin tersebut.

"Berdasarkan laporan polisi tersebut kemudian anggota Satreskrim Polsek Tarakan Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Akp Syamsu Alam melakukan pengembangan dan mengamankan HR, di Rt.12 Kelurahan Selumit  Pantai, beserta barang bukti berupa mesin 40 pk  yang  di simpan oleh pelaku didalam tambak di wilayah Mangkudulis," terangnya.
Menurut Denny, sebelum melakukan penangkapan tersebut, Unit Satreskrim Polsek Tarakan Barat bergerak menuju beringin dan melihat para pembuat perahu, dan mencurigai pembuat perahu tersebut.
"Anggota mencurigai pembuat perahu tersebut dan setelah dilakukan pengembangan didapatlah HR," bebernya.

Sementara itu, dengan adanya kejadian tersebut AS mengalami kerugian sekitar Rp.15 juta, kemudian pelaku dikenakan pasal 362 KUHP. "HR saat ini sudah kita amankan di Rutan Polsek Barat dan diancam hukuman minimal 5 tahun penjara," tutupnya. (lly)

Ditinggal Pulang, Eh Mesin Speedboat AS Raib

SUARA KALTARA
(Foto : IST) 
HR yang diamankan Unit Reskrim Polsek Barat






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Tindak kriminal tidak henti-hentinya terjadi di Kota Tarakan, kali ini Unit Reskrim Polsek Barat mengamankan seorang tersangka berinisialkan HR (49) setelah mencuri dua mesin speedboat 40 PK milik korban yang berinisialkan AS (31) dipos pembelian udang Mustika Kelurahan Karang Rejo, kemarin (3/10) sekira pukul 11.30 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, korban yang berinisialkan AS yang saat itu berada dirumahnya yang terletak dijalan Aki Balak RT 68 Kelurahan Karang Anyar, telah mendapat telpon dari pemilik pos udang, ternyata mesin yang terpasang di Speesboat AS hilang.
"Jadi AS setelah mendapat telpon, langsung mengecek mesin tersebut ternyata sudah tidak ada dan berusaha mencari di sekitar pos pembelian tersebut akan tetapi pelapor tidak menemukan," jelasnya.

Lanjut Denny, saat mengetahui kehilangan tersebut kamis (14/9), AS langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Barat dan anggota kepolisian langsung bergerak mencari keberadaan dan pencuri mesin tersebut.

"Berdasarkan laporan polisi tersebut kemudian anggota Satreskrim Polsek Tarakan Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Akp Syamsu Alam melakukan pengembangan dan mengamankan HR, di Rt.12 Kelurahan Selumit  Pantai, beserta barang bukti berupa mesin 40 pk  yang  di simpan oleh pelaku didalam tambak di wilayah Mangkudulis," terangnya.
Menurut Denny, sebelum melakukan penangkapan tersebut, Unit Satreskrim Polsek Tarakan Barat bergerak menuju beringin dan melihat para pembuat perahu, dan mencurigai pembuat perahu tersebut.
"Anggota mencurigai pembuat perahu tersebut dan setelah dilakukan pengembangan didapatlah HR," bebernya.

Sementara itu, dengan adanya kejadian tersebut AS mengalami kerugian sekitar Rp.15 juta, kemudian pelaku dikenakan pasal 362 KUHP. "HR saat ini sudah kita amankan di Rutan Polsek Barat dan diancam hukuman minimal 5 tahun penjara," tutupnya. (lly)

No comments