Social Items


(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
SF pelaku pencabulan 5 anak dibawah umur yang diamankan Satreskrim Polres Tarakan.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Polres Tarakan kembali mengamankan SF (44) pria paruh baya, Jumat (23/10) sekira pukul 11.wita. Setelah dilaporkan oleh Agustina ke Kepolisian bahwa anaknya yang berinisialkan NR yang beralamat di Rt 01 Kelurahan Selumit Pantai telah dicabuli.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan kronologis kejadian, saat NR (4) berbelanja bumbu dapur di rumah SF, SF telah meraba organ intim dari korban tersebut. “Jadi NR itu setelah membeli bumbu dapur itu dia melaporkan ke mamanya bahwa kemaluannya telah dipegang sama SF pemilik warung itu,” jelasnya.

Lanjutnya, tidak terima dengan perlakuan SF, Agustina mendatangi warung tersebut dan menegur pemilik warung itu. “Saat itu mamanya datang dan memarahi SF dengan kalimat, kenapa kamu memegang kemaluan anak saya, kata Agustina,” terangnya.

Sesaat setelah itu juga, Agustina langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian dan kepolisian langsung mendatangi rumah tersangka dan mengamankan SF. “Tetapi sebelum ditangkap SF itu sempat di kroyok warga sekitar, karena geram dengan perlakuannya itu,” ungkapnya.

Saat diamankan juga, SF itu juga mengaku melakukan pencabulan tersebut sudah sebanyak 5 kali dan sering melakukan pencabulan itu dengan modus yang sama seperti yang dilakukan SF terhadap NR. “Jadi dari pengakuan tersangka ini sudah kelima anak yang menjadi korban, dengan modus ketika anak-anak belanja di warungnya itu dia langsung meraba dan memperlihatkan barangnya,” tuturnya.

Akibat ulah tersangka tersebut, SF diancam dengan pasal pasal 82 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. “Jadi pelaku diancam dengan hukuman 15 Tahun penjara dengan denda sebanyak Rp 5 miliar,” tutupnya. (*/lly)

Bejaaat!!! Pria Ini Tega Cabuli 5 Anak Tetangganya

SUARA KALTARA
(Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
SF pelaku pencabulan 5 anak dibawah umur yang diamankan Satreskrim Polres Tarakan.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Polres Tarakan kembali mengamankan SF (44) pria paruh baya, Jumat (23/10) sekira pukul 11.wita. Setelah dilaporkan oleh Agustina ke Kepolisian bahwa anaknya yang berinisialkan NR yang beralamat di Rt 01 Kelurahan Selumit Pantai telah dicabuli.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan kronologis kejadian, saat NR (4) berbelanja bumbu dapur di rumah SF, SF telah meraba organ intim dari korban tersebut. “Jadi NR itu setelah membeli bumbu dapur itu dia melaporkan ke mamanya bahwa kemaluannya telah dipegang sama SF pemilik warung itu,” jelasnya.

Lanjutnya, tidak terima dengan perlakuan SF, Agustina mendatangi warung tersebut dan menegur pemilik warung itu. “Saat itu mamanya datang dan memarahi SF dengan kalimat, kenapa kamu memegang kemaluan anak saya, kata Agustina,” terangnya.

Sesaat setelah itu juga, Agustina langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian dan kepolisian langsung mendatangi rumah tersangka dan mengamankan SF. “Tetapi sebelum ditangkap SF itu sempat di kroyok warga sekitar, karena geram dengan perlakuannya itu,” ungkapnya.

Saat diamankan juga, SF itu juga mengaku melakukan pencabulan tersebut sudah sebanyak 5 kali dan sering melakukan pencabulan itu dengan modus yang sama seperti yang dilakukan SF terhadap NR. “Jadi dari pengakuan tersangka ini sudah kelima anak yang menjadi korban, dengan modus ketika anak-anak belanja di warungnya itu dia langsung meraba dan memperlihatkan barangnya,” tuturnya.

Akibat ulah tersangka tersebut, SF diancam dengan pasal pasal 82 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. “Jadi pelaku diancam dengan hukuman 15 Tahun penjara dengan denda sebanyak Rp 5 miliar,” tutupnya. (*/lly)

No comments