Social Items

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Sabri yang ditemukan tak bernyawa oleh Rasmiah dikamar kostnya.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Warga RT 05 Kelurahan Selumit kembali dihebohkan dengan penemuan jasad seorang pria yang bernama Sabri (69) disebuah kost - kostan sekira pukul 07.00 wita, tadi pagi (31/10).

Menurut Ani, salah satu tetangga Sabri yang saat itu berjualan disamping kosnya mengatakan, sebelum ditemukan jasadnya itu, dirinya melihat Sabri menjalankan aktifitas sehari-sehari dengan seperti biasa. “Jadi biasanya bapak itu selalu pergi keluar rumah pagi hari dan dia kerja sebagai pembantu sekolah. Namun, saat tadi pagi saya kaget ketika mendengar Sabri sudah tewas didalam kamarnya,” jelasnya.

Lanjutnya, Ani yang merupakan pemilik warung yang tepat berada disamping kosan Sabri, korban juga masih baru tinggal dikos tersebut. “Sabri itu pak baru sebulanan tinggal dikos itu dan rencananya Sabri itu sabtu depan ingin pulang kampungnya yang terletak di Surabaya dan saat itu juga saya dengar dia hanya sakit batuk-batuk aja,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari pemilik kosan tersebut yang bernama Rasmiah dan sekitar 07.15 pihaknya mendapatkan laporan tersebut. Sebelum menemukan Sabri, Rasmiah pemilik kos tersebut hendak mengambil air wudhu untuk melaksanakan Sholat subuh dan mendengar Sabri kedinginan. “Jadi saat itu Rasmiah mendengar Sabri mengigil dan sekitar 07.00 wita dia tidak mendengar suara Sabri lagi,” tuturnya.

Merasa penasaran dengan Sabri, Rasmiah lantas mencoba membuka pintu tapi tidak bisa terbuka. Alhasil, Rusmiah hanya mengintip dari balik pintu dan melihat Sabri sudah tergeletak di lantai kamar kosnya. Setelah melihat kejadian tersebut, Rusmiah langsung melaporkan kejadia tersebut ke Polres Tarakan. “Jadi saat divisum di Rumah Sakit, Sabri itu tidak ada tanda kekerasan di sekitar tubuhnya dan Sabri itu diduga memiliki sebuah penyakit. Namun, kita tidak tahu penyakit apa,” pungkasnya. (*/lly)

Hendak Pulang Kampung, Sabri Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SUARA KALTARA
( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Sabri yang ditemukan tak bernyawa oleh Rasmiah dikamar kostnya.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Warga RT 05 Kelurahan Selumit kembali dihebohkan dengan penemuan jasad seorang pria yang bernama Sabri (69) disebuah kost - kostan sekira pukul 07.00 wita, tadi pagi (31/10).

Menurut Ani, salah satu tetangga Sabri yang saat itu berjualan disamping kosnya mengatakan, sebelum ditemukan jasadnya itu, dirinya melihat Sabri menjalankan aktifitas sehari-sehari dengan seperti biasa. “Jadi biasanya bapak itu selalu pergi keluar rumah pagi hari dan dia kerja sebagai pembantu sekolah. Namun, saat tadi pagi saya kaget ketika mendengar Sabri sudah tewas didalam kamarnya,” jelasnya.

Lanjutnya, Ani yang merupakan pemilik warung yang tepat berada disamping kosan Sabri, korban juga masih baru tinggal dikos tersebut. “Sabri itu pak baru sebulanan tinggal dikos itu dan rencananya Sabri itu sabtu depan ingin pulang kampungnya yang terletak di Surabaya dan saat itu juga saya dengar dia hanya sakit batuk-batuk aja,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari pemilik kosan tersebut yang bernama Rasmiah dan sekitar 07.15 pihaknya mendapatkan laporan tersebut. Sebelum menemukan Sabri, Rasmiah pemilik kos tersebut hendak mengambil air wudhu untuk melaksanakan Sholat subuh dan mendengar Sabri kedinginan. “Jadi saat itu Rasmiah mendengar Sabri mengigil dan sekitar 07.00 wita dia tidak mendengar suara Sabri lagi,” tuturnya.

Merasa penasaran dengan Sabri, Rasmiah lantas mencoba membuka pintu tapi tidak bisa terbuka. Alhasil, Rusmiah hanya mengintip dari balik pintu dan melihat Sabri sudah tergeletak di lantai kamar kosnya. Setelah melihat kejadian tersebut, Rusmiah langsung melaporkan kejadia tersebut ke Polres Tarakan. “Jadi saat divisum di Rumah Sakit, Sabri itu tidak ada tanda kekerasan di sekitar tubuhnya dan Sabri itu diduga memiliki sebuah penyakit. Namun, kita tidak tahu penyakit apa,” pungkasnya. (*/lly)

No comments