Social Items










SL saat melakukan rekonstruksi ulang ketika memasukan bayinya kedalam frezzer dirumah ibu kandungnya di Jalan Lestari, Persemaian.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Ditemukannya sesosok mayat bayi malang di dalam Frezeer beberapa waktu lalu, yang dilakukan ibu kandung bayi tersebut yang berinisial SL, kini Kepolisian Resor Kota Tarakan bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan telah melakukan Rekontruksi Ulang di Rumah SL di jalan Lestari RT 3 tadi pagi (17/10), sekira pukul 10.45 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, dalam rekontruksi yang dilakukan bersama Kejari Tarakan sebanyak 45 adegan dan pihaknya bukan hanya melakukan Rekontruksi di rumah SL tersebut. Namun pihaknya melakukan rekontruksi tersebut juga di tempat pencucian yang terletak di jalan Pulau Bunyu  RT 12 Kelurahan Kampung Satu.

“Jadi dirumah SL yang di jalan Lestari itu ada 31 adegan dan 14 adegan di tempat pencucian,” jelasnya. Selasa (17/10).

Lanjut Denny, rekosntruksi yang dilakukan hari ini dikarenakan baru menyesuaikan waktu serta melihat petunjuk dari Kejari Tarakan. Selain itu, pihaknya juga menyesuaikan waktu dengan pihak pendamping dari SL. “Kita baru lakukan rekontruksi hari ini, karena kemarin Penasehat Hukum (PH) SL berhalangan untuk hadir. Maka dari itu kita lakukan hari ini,” lanjutnya.
Diakuinya, dalam rekontruksi yang dilakukan pihaknya, baik bersama Kejari, dirinya mengundang dua saksi, yakni DH dan ML. “Kita menghadirkan saksi DH selaku suami sirih SL dan ML Pembantu SL yang menemukan bayi didalam Frezeer itu dan ikut dalam melakukan Rekontruksi tersebut,” tuturnya.

Kemudiaan juga, setelah melakukan rekontruksi tersebut, Kepolisan akan kembali melengkapi berkas SL dan meminta petunjuk terhadap Kejari Tarakan dan akan diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. “Nantinya kalau sudah lengkap kita akan serahkan ke PN Tarakan,” bebernya.

Sementara itu, ML pembantu SL yang telah menemukan bayi dalam Frezeer tersebut mengatakan, sebelum dirinya menemukan bayi tersebut, dirinya tidak mendapatkan kecurigaan sama sekali terhadap majikannya tersebut. “Saya tidak ada rasa curiga sama sekali mas sama SL dan juga disaat itu saya hanya ingin mengambil es batu yang ada di Frezeer itu,” ungkap wanita berhijab ini.

Diakuinya, dirinya merasa kaget setelah mengetahui ada sesosok bayi didalam panci tersebut. ML juga menegaskan saat dirinya membuka bungkusan plastik di dalam panci, dia hanya melihat kaki. Namun, saat plastik dibuka lebar, dia melihat sosok bayi yang masih lengkap organ tubuhnya itu yang sudah kaku menjadi Es.

“Saya kaget pak dan sempat ngucap Astagfirullah, ketika ada bayi didalam panci itu pak dan saya langsung memanggil suami saya,” katanya.
Berdasarkan pantauan media ini, dalam Rekontruksi yang dilakukan di kediaman SL, Kepolisian menurunkan 10 personel mengamankan jalannya rekontruksi tersebut, dan juga selain aparat kepolisian, SL didampingi langsung dengan Kuasa hukum SL, Nunung Tri Sulistiawati.

Saat di lakukan Rekontruksi SL mengunakan kerudung berwarna pink dan mengenakan masker terlihat dikawal oleh dua petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Tarakan. (lly)

Reka Ulang, SL Gunakan Jilbab

SUARA KALTARA








SL saat melakukan rekonstruksi ulang ketika memasukan bayinya kedalam frezzer dirumah ibu kandungnya di Jalan Lestari, Persemaian.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Ditemukannya sesosok mayat bayi malang di dalam Frezeer beberapa waktu lalu, yang dilakukan ibu kandung bayi tersebut yang berinisial SL, kini Kepolisian Resor Kota Tarakan bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan telah melakukan Rekontruksi Ulang di Rumah SL di jalan Lestari RT 3 tadi pagi (17/10), sekira pukul 10.45 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, dalam rekontruksi yang dilakukan bersama Kejari Tarakan sebanyak 45 adegan dan pihaknya bukan hanya melakukan Rekontruksi di rumah SL tersebut. Namun pihaknya melakukan rekontruksi tersebut juga di tempat pencucian yang terletak di jalan Pulau Bunyu  RT 12 Kelurahan Kampung Satu.

“Jadi dirumah SL yang di jalan Lestari itu ada 31 adegan dan 14 adegan di tempat pencucian,” jelasnya. Selasa (17/10).

Lanjut Denny, rekosntruksi yang dilakukan hari ini dikarenakan baru menyesuaikan waktu serta melihat petunjuk dari Kejari Tarakan. Selain itu, pihaknya juga menyesuaikan waktu dengan pihak pendamping dari SL. “Kita baru lakukan rekontruksi hari ini, karena kemarin Penasehat Hukum (PH) SL berhalangan untuk hadir. Maka dari itu kita lakukan hari ini,” lanjutnya.
Diakuinya, dalam rekontruksi yang dilakukan pihaknya, baik bersama Kejari, dirinya mengundang dua saksi, yakni DH dan ML. “Kita menghadirkan saksi DH selaku suami sirih SL dan ML Pembantu SL yang menemukan bayi didalam Frezeer itu dan ikut dalam melakukan Rekontruksi tersebut,” tuturnya.

Kemudiaan juga, setelah melakukan rekontruksi tersebut, Kepolisan akan kembali melengkapi berkas SL dan meminta petunjuk terhadap Kejari Tarakan dan akan diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. “Nantinya kalau sudah lengkap kita akan serahkan ke PN Tarakan,” bebernya.

Sementara itu, ML pembantu SL yang telah menemukan bayi dalam Frezeer tersebut mengatakan, sebelum dirinya menemukan bayi tersebut, dirinya tidak mendapatkan kecurigaan sama sekali terhadap majikannya tersebut. “Saya tidak ada rasa curiga sama sekali mas sama SL dan juga disaat itu saya hanya ingin mengambil es batu yang ada di Frezeer itu,” ungkap wanita berhijab ini.

Diakuinya, dirinya merasa kaget setelah mengetahui ada sesosok bayi didalam panci tersebut. ML juga menegaskan saat dirinya membuka bungkusan plastik di dalam panci, dia hanya melihat kaki. Namun, saat plastik dibuka lebar, dia melihat sosok bayi yang masih lengkap organ tubuhnya itu yang sudah kaku menjadi Es.

“Saya kaget pak dan sempat ngucap Astagfirullah, ketika ada bayi didalam panci itu pak dan saya langsung memanggil suami saya,” katanya.
Berdasarkan pantauan media ini, dalam Rekontruksi yang dilakukan di kediaman SL, Kepolisian menurunkan 10 personel mengamankan jalannya rekontruksi tersebut, dan juga selain aparat kepolisian, SL didampingi langsung dengan Kuasa hukum SL, Nunung Tri Sulistiawati.

Saat di lakukan Rekontruksi SL mengunakan kerudung berwarna pink dan mengenakan masker terlihat dikawal oleh dua petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Tarakan. (lly)

No comments