Social Items

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lamrie saat memaparkan rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia ke Kaltara.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Dengan rencana datangnya Presiden Republik Indonesia (RI) kamis (5/10) memdatang di Provinsi Kalimantan Utara khususnya Tarakan dan Tanjung selor yang hendak dikunjungi Presiden RI tersebut, kini bagian keamanan bukan hanya pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tetapi, pihak Kepolisian serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan ekstra ketat dalam kedatangan Presiden RI tersebut.

Untuk diketahui, kedatangan orang nomor satu Indonesia ini diagendakan melalui 3 alternatif. Pertama, dari Tarakan, Joko Widodo langsung menuju Tanjung Selor ke tempat acara di lapangan Aghatis untuk membagikan KIP dan PKH, serta sertifikat. Kedua,  Presiden yang akrab disapa Jokowi akan naik helikopter dari Tarakan menuju Mako Brigif dan dilanjutkan lewat darat ke Tanjung Palas Timur meninjau proyek embung Tanjung Agung. Ketiga, naik helikopter dari Tarakan ke Long Bawan (Krayan, Nunukan) untuk meninjau jalan perbatasan, setelah itu ke Tanjung Selor mengikuti acara di Lapangan Aghatis.

Dalam paparannya Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman Kolonel (Inf) Subagyo menyarankan terkait personel TNI yang ada di Kaltara, dari 3 alternatif lokasi tujuan akan lebih baik di lokasi pertama. Namun, orang nomor satu juga berkeinginan untuk mengunjungi wilayah perbatasan Kaltara. Jadi nantinya mungkin 2 alternatif kita akan siapkan, tetapi bukan yamg ketiga tidak kami siapkan," jelas Subagyo.

Lanjut Subagyo, pada kunjungan Presiden RI ini, pihaknya akan melakukan pengaman dengan ekstra ketat yang akan dilakukan TNI AD. "Dari TNI AD ada Personil dari Koramil, Kodim dan Satuan Petugas Pengamanan Perbatasan yang terlibat dalam melakukan pengamanan itu," bebernya.

Jika tidak melibatkan Satgas Pamtas, ujar Subagyo, pihaknya akan mengirim pasukan TNI dari Kota Samarinda atau Kota Berau. Selain itu, bukan hanya menyiapkan beberapa personel, pihaknya akan menambah satu unit Heli Bell 412. Sebelumnya dari pihak Istana Kepresidenan menyiapkan 3 helikopter jenis Super Puma milik TNI AU. “Jadi nanti itu akan mengikuti kemana RI 1 bergerak," terangnya.

Saat ditanyai, agenda kunjungan Presiden RI yang terbilang cukup mendadak, pihaknya akan selalu siap mengamankan. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan berapa personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. “Kami akan berkoordinasi dulu dengan tim advance (tim pendahulu) kepresidenan,” tuturnya.

Senada dengan Kolonel Inf Subagyo, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Heri Heryandi menuturkan, pihaknya belum bisa menjelaskan terkait keamanan tersebut. Pasalnya pihaknya  akan terlebih berkoordinasi dengan Paspampres. Walaupun 100 personel Satuan Detasemen C Pelopor Brimbob Polda Kaltim bertugas di Jakarta, pihaknya akan melibatkan polisi umum, yakni dari Sabhara, Satlantas akan dia libatkan. Untuk pengamanan VVIP  RI 1, pihaknya akan mengikuti arahan dari TNI. “Kami tidak bisa mengarang-ngarang tanpa ada rapat dengan Paspampres dan kami akan berada di ring 2 dan 3,” singkat Kombes Pol Heri. (lly)

RI 1 Kunjungan ke Kaltara, Pengamanan Diperketat

SUARA KALTARA
( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lamrie saat memaparkan rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia ke Kaltara.







SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Dengan rencana datangnya Presiden Republik Indonesia (RI) kamis (5/10) memdatang di Provinsi Kalimantan Utara khususnya Tarakan dan Tanjung selor yang hendak dikunjungi Presiden RI tersebut, kini bagian keamanan bukan hanya pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tetapi, pihak Kepolisian serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan ekstra ketat dalam kedatangan Presiden RI tersebut.

Untuk diketahui, kedatangan orang nomor satu Indonesia ini diagendakan melalui 3 alternatif. Pertama, dari Tarakan, Joko Widodo langsung menuju Tanjung Selor ke tempat acara di lapangan Aghatis untuk membagikan KIP dan PKH, serta sertifikat. Kedua,  Presiden yang akrab disapa Jokowi akan naik helikopter dari Tarakan menuju Mako Brigif dan dilanjutkan lewat darat ke Tanjung Palas Timur meninjau proyek embung Tanjung Agung. Ketiga, naik helikopter dari Tarakan ke Long Bawan (Krayan, Nunukan) untuk meninjau jalan perbatasan, setelah itu ke Tanjung Selor mengikuti acara di Lapangan Aghatis.

Dalam paparannya Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman Kolonel (Inf) Subagyo menyarankan terkait personel TNI yang ada di Kaltara, dari 3 alternatif lokasi tujuan akan lebih baik di lokasi pertama. Namun, orang nomor satu juga berkeinginan untuk mengunjungi wilayah perbatasan Kaltara. Jadi nantinya mungkin 2 alternatif kita akan siapkan, tetapi bukan yamg ketiga tidak kami siapkan," jelas Subagyo.

Lanjut Subagyo, pada kunjungan Presiden RI ini, pihaknya akan melakukan pengaman dengan ekstra ketat yang akan dilakukan TNI AD. "Dari TNI AD ada Personil dari Koramil, Kodim dan Satuan Petugas Pengamanan Perbatasan yang terlibat dalam melakukan pengamanan itu," bebernya.

Jika tidak melibatkan Satgas Pamtas, ujar Subagyo, pihaknya akan mengirim pasukan TNI dari Kota Samarinda atau Kota Berau. Selain itu, bukan hanya menyiapkan beberapa personel, pihaknya akan menambah satu unit Heli Bell 412. Sebelumnya dari pihak Istana Kepresidenan menyiapkan 3 helikopter jenis Super Puma milik TNI AU. “Jadi nanti itu akan mengikuti kemana RI 1 bergerak," terangnya.

Saat ditanyai, agenda kunjungan Presiden RI yang terbilang cukup mendadak, pihaknya akan selalu siap mengamankan. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan berapa personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. “Kami akan berkoordinasi dulu dengan tim advance (tim pendahulu) kepresidenan,” tuturnya.

Senada dengan Kolonel Inf Subagyo, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Heri Heryandi menuturkan, pihaknya belum bisa menjelaskan terkait keamanan tersebut. Pasalnya pihaknya  akan terlebih berkoordinasi dengan Paspampres. Walaupun 100 personel Satuan Detasemen C Pelopor Brimbob Polda Kaltim bertugas di Jakarta, pihaknya akan melibatkan polisi umum, yakni dari Sabhara, Satlantas akan dia libatkan. Untuk pengamanan VVIP  RI 1, pihaknya akan mengikuti arahan dari TNI. “Kami tidak bisa mengarang-ngarang tanpa ada rapat dengan Paspampres dan kami akan berada di ring 2 dan 3,” singkat Kombes Pol Heri. (lly)

No comments