Social Items

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
NL yang dibawa kembali menuju Lapas Kelas II A Tarakan.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan kembali digemparkannya dengan salah satu narapidana yang diduga pemasok sabu dan meloloskan sabu dari dalam lapas dengan melempar sabu tersebut ke balik tembok Lapas.

Saat dikonfirmasi, Kepala Divisi (Kadiv)  Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Kaltim dan Kaltara, Agus Toyib yang saat itu berkunjung di Lapas Kelas II A Tarakan rabu (4/10), melihat salah satu narapidana mencoba untuk meloloskan sabu tersebut dari dalam Lapas.

"Jadi sekira pukul 10.00 wita, saya kebetulan berkunjung dan mendengar adanya salah satu napi kita yang tidak diketahui identitasnya itu meloloskan sabu dengan cara melempar sabu itu dari dalam lapas," jelasnya.
Lanjutnya, dalam aksi nekat yang dilakukan napi tersebut, sempat tercium oleh petugas lapas dan peristiwa itu hampir membuat para napi yang berada didalam lapas tersebut ricuh. "Sempat ricuh saat petugas menjemput pelaku pelemparan sabu itu dari lapas menuju Polres Tarakan untuk diperiksa dan alhamdulillah sempat redam dan tidak sampai ada aksi yang anarkis setelah petugas lapas dan kepolisian turun," terangnya.

Selain mengamankan seorang narapidana  polisi juga mengamankan pengunjung lapas.  Menurut Agus Toyib, ketika peristiwa pelemparan sabu itu terjadi, pengunjung tersebut tidak jauh dari pelaku sehingga diduga melihat apa yang dilakukannya. Karena itu ia diamankan untuk diminta keterangan.

"Kalau barang bukti kita belum tahu jelas berapa beratnya soalnya masih diperiksa polisi," bebernya.
Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, pihak Satreskoba Polres Tarakan sudah mengamankan pelaku yang diketahui berinisialkan NL narapidana serta GH pengunjung Lapas.
"Jadi kita sudah periksa dua orang itu beserta barang bukti sabu yang dilempar dari dalam lapas dengan berat 5,34 gram dan juga pihak kami sudah kembalikan kedua orang tersebut karena tidak ada cukup bukti yang melihat NL melempar sabu itu, sedangkan NL itu masuk lapas karena mencuri bukan karena sabu dan kasus ini kita masih kembangkan lagi," tutupnya. (lly)

Waduuuh, Lapas Ricuh Lagi, Kenapa yaaa??

SUARA KALTARA
( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
NL yang dibawa kembali menuju Lapas Kelas II A Tarakan.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan kembali digemparkannya dengan salah satu narapidana yang diduga pemasok sabu dan meloloskan sabu dari dalam lapas dengan melempar sabu tersebut ke balik tembok Lapas.

Saat dikonfirmasi, Kepala Divisi (Kadiv)  Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Kaltim dan Kaltara, Agus Toyib yang saat itu berkunjung di Lapas Kelas II A Tarakan rabu (4/10), melihat salah satu narapidana mencoba untuk meloloskan sabu tersebut dari dalam Lapas.

"Jadi sekira pukul 10.00 wita, saya kebetulan berkunjung dan mendengar adanya salah satu napi kita yang tidak diketahui identitasnya itu meloloskan sabu dengan cara melempar sabu itu dari dalam lapas," jelasnya.
Lanjutnya, dalam aksi nekat yang dilakukan napi tersebut, sempat tercium oleh petugas lapas dan peristiwa itu hampir membuat para napi yang berada didalam lapas tersebut ricuh. "Sempat ricuh saat petugas menjemput pelaku pelemparan sabu itu dari lapas menuju Polres Tarakan untuk diperiksa dan alhamdulillah sempat redam dan tidak sampai ada aksi yang anarkis setelah petugas lapas dan kepolisian turun," terangnya.

Selain mengamankan seorang narapidana  polisi juga mengamankan pengunjung lapas.  Menurut Agus Toyib, ketika peristiwa pelemparan sabu itu terjadi, pengunjung tersebut tidak jauh dari pelaku sehingga diduga melihat apa yang dilakukannya. Karena itu ia diamankan untuk diminta keterangan.

"Kalau barang bukti kita belum tahu jelas berapa beratnya soalnya masih diperiksa polisi," bebernya.
Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, pihak Satreskoba Polres Tarakan sudah mengamankan pelaku yang diketahui berinisialkan NL narapidana serta GH pengunjung Lapas.
"Jadi kita sudah periksa dua orang itu beserta barang bukti sabu yang dilempar dari dalam lapas dengan berat 5,34 gram dan juga pihak kami sudah kembalikan kedua orang tersebut karena tidak ada cukup bukti yang melihat NL melempar sabu itu, sedangkan NL itu masuk lapas karena mencuri bukan karena sabu dan kasus ini kita masih kembangkan lagi," tutupnya. (lly)

No comments