Social Items

AD Yang Ditangkap Satreskoba Polres Saat Membungkus Sabu







SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan tidak ada henti-hentinya memberantas Narkotika jenis sabu di Kota Tarakan, kali ini Satreskoba Polres Tarakan berhasil mengamankan AD (31) di jalan jembatan bongkok RT 22 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kamis (9/11) sekira pukul 20.00 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, Satreskoba Polres Tarakan sering mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar, bahwa daerah tersebut sering adanya transaksi narkotika jenis sabu.

“Jadi warga sekitar itu resah dengan adanya transaksi sabu itu dan langsung melaporkan ke kami,” jelasnya.
Mengetahui laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap lokasi tersebut yang beralamat di jalan bongkok RT 22 Kelurahan Karang Anyar Pantai tersebut. “Petugas awalnya mengintai dan setelah melakukan penyelidikan ternyata benar dan petugas langsung melakukan pengrebekan terhadap rumah tersebut,” ungkapnya.

Setelah petugas melakukan pengrebekan, petugas langsung menggeledah dan mendapatkan sabu 10 bungkus sabu-sabu yang siap edar. “Ketika digeledah petugas mengamankan sabu dengan berat 25,51 gram. Saat digrebek juga AD saat itu sedang melakukan pengisian sabu di plastik kecil,” terangnya.

Kemudian, setelah petugas menemukan sabu tersebut, petugas langsung membawa AD ke Mako Polres Tarakan dan beserta Barang bukti . “Barang buktinya yang kita amankan dari AD yakni, 10 bungkus sabu 10 bungkus sabu yang masih kosong yang rencana akan diisi sabu, 1 buah timbangan digital, satu buah sendok plastik, 1 buah penjepit besi, 1 buah gunting dan pelastik bening dan 1 buah HP,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka yang berinisialkan AD (31), saat ini tersangka sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan, AD dikenakan pasal 114 (2) sub 112 (2). “Dari pengakuan tersangka, AD menjual barang tersebut dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga sampai Rp 1 juta dan Sasaran penjualan dijual pada nelayan, akibat ulah AD dia diancam hukuman minimal 5 Tahun Penjara,” tutupnya. (lly)

Asik Packing Sabu, Pria Ini Digrebek Polisi

SUARA KALTARA
AD Yang Ditangkap Satreskoba Polres Saat Membungkus Sabu







SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan tidak ada henti-hentinya memberantas Narkotika jenis sabu di Kota Tarakan, kali ini Satreskoba Polres Tarakan berhasil mengamankan AD (31) di jalan jembatan bongkok RT 22 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kamis (9/11) sekira pukul 20.00 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, Satreskoba Polres Tarakan sering mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar, bahwa daerah tersebut sering adanya transaksi narkotika jenis sabu.

“Jadi warga sekitar itu resah dengan adanya transaksi sabu itu dan langsung melaporkan ke kami,” jelasnya.
Mengetahui laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap lokasi tersebut yang beralamat di jalan bongkok RT 22 Kelurahan Karang Anyar Pantai tersebut. “Petugas awalnya mengintai dan setelah melakukan penyelidikan ternyata benar dan petugas langsung melakukan pengrebekan terhadap rumah tersebut,” ungkapnya.

Setelah petugas melakukan pengrebekan, petugas langsung menggeledah dan mendapatkan sabu 10 bungkus sabu-sabu yang siap edar. “Ketika digeledah petugas mengamankan sabu dengan berat 25,51 gram. Saat digrebek juga AD saat itu sedang melakukan pengisian sabu di plastik kecil,” terangnya.

Kemudian, setelah petugas menemukan sabu tersebut, petugas langsung membawa AD ke Mako Polres Tarakan dan beserta Barang bukti . “Barang buktinya yang kita amankan dari AD yakni, 10 bungkus sabu 10 bungkus sabu yang masih kosong yang rencana akan diisi sabu, 1 buah timbangan digital, satu buah sendok plastik, 1 buah penjepit besi, 1 buah gunting dan pelastik bening dan 1 buah HP,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka yang berinisialkan AD (31), saat ini tersangka sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan, AD dikenakan pasal 114 (2) sub 112 (2). “Dari pengakuan tersangka, AD menjual barang tersebut dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga sampai Rp 1 juta dan Sasaran penjualan dijual pada nelayan, akibat ulah AD dia diancam hukuman minimal 5 Tahun Penjara,” tutupnya. (lly)

No comments