Social Items

Salah Satu Motoris Kapal Kayu Yang Tertangkap KP Nakula





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Dua kapal bermuatan kayu yang tidak dilengkapi dokumen resmi kembali diamankan Polisi. Kali ini penangkapan tersebut langsung dilakukan pihak Kapal Patroli (KP) Nakula dari Mabes Polri.

Saat melakukan penangkapan tersebut, KP Nakula dari Mabes melakukan patroli dikawasan perairan Kalimantan Utara (Kaltara) beberapa pekan terakhir. “Jadi ada dua kapal yang ditangkap tanpa dokumen resmi. Yang pertama kita amankan dua ABK dan satu motoris, sabtu (25/11) sekira pukul 14.00 wita dan yang kedua petugas KP Nakula dari mabes kembali mengamankan pada minggu (26/11) sekira pukul 00.45 wita,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Lanjut Denny, penangkapan kapal pertama yang ditangkap KP Nakula dari Mabes Polri tersebut berjenis Dompeng dengan muatan kayu campuran kurang lebih 10 m3. “Rencananya kayu-kayu itu dibawa ke daertah Sekatak Kabupaten Bulungan dengan motoris seorang pria yang berinsialkan HR,” lanjutnya.

Selain itu juga, saat dihentikan petugas KP Nakula Polair Mabes Polri yang melakukan patroli, motoris sempat ditanyakan tujuan dan darimana asal membawa kayu. Namun, motoris tersebut tidak bisa menjawab. “Kita juga meminta surat-surat atau dokumennya, HR tidak bisa memperlihatkan dokumen tersebut dan malahan HR mengatakan hanya mau dibawa ke Tarakan saja,” terangnya.

Kemudian,pada penangkapan kapal kedua juga, para ABK beserta motoris mengunakan modus yang sama yang tidak bisa menunjukan dokumen resmi. “Jadi perahu kedua yang bermuatan kayu 4 m3 itu bermesin tempel 15 PK dan 1 mesin ketinting, rencananya kayu 4 m3 ini akan dibawa dari sekatak menuju Tarakan untuk dijual kembali,” tuturnya.

Setelah dilakukan penangkapan kedua kapal tersebut, Pihak Polair Mabes Polri melimpahkan berkas tersebut ke penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Tarakan. “Saat ini kedua kapal itu diamankan di Pelabuhan Tengkayu II, pos Polair Polres Tarakan,” bebernya.
Sementara itu, Motoris kedua kapal tersebut yang memuat kayu ilegal tersebut, MA dan HR resmi ditetapkan tersangka dengan dikenakan pasal 83 ayat 1 huruf b junto pasal 12 huruf e uu no. 18 thn 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Kedua tersangka sudah juga sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan guna mempertangung jawabkan perbuatannya,” tutup Denny. (lly)

Asik Patroli KP Nakula Tangkap Dua Kapal Kayu

SUARA KALTARA
Salah Satu Motoris Kapal Kayu Yang Tertangkap KP Nakula





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Dua kapal bermuatan kayu yang tidak dilengkapi dokumen resmi kembali diamankan Polisi. Kali ini penangkapan tersebut langsung dilakukan pihak Kapal Patroli (KP) Nakula dari Mabes Polri.

Saat melakukan penangkapan tersebut, KP Nakula dari Mabes melakukan patroli dikawasan perairan Kalimantan Utara (Kaltara) beberapa pekan terakhir. “Jadi ada dua kapal yang ditangkap tanpa dokumen resmi. Yang pertama kita amankan dua ABK dan satu motoris, sabtu (25/11) sekira pukul 14.00 wita dan yang kedua petugas KP Nakula dari mabes kembali mengamankan pada minggu (26/11) sekira pukul 00.45 wita,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Lanjut Denny, penangkapan kapal pertama yang ditangkap KP Nakula dari Mabes Polri tersebut berjenis Dompeng dengan muatan kayu campuran kurang lebih 10 m3. “Rencananya kayu-kayu itu dibawa ke daertah Sekatak Kabupaten Bulungan dengan motoris seorang pria yang berinsialkan HR,” lanjutnya.

Selain itu juga, saat dihentikan petugas KP Nakula Polair Mabes Polri yang melakukan patroli, motoris sempat ditanyakan tujuan dan darimana asal membawa kayu. Namun, motoris tersebut tidak bisa menjawab. “Kita juga meminta surat-surat atau dokumennya, HR tidak bisa memperlihatkan dokumen tersebut dan malahan HR mengatakan hanya mau dibawa ke Tarakan saja,” terangnya.

Kemudian,pada penangkapan kapal kedua juga, para ABK beserta motoris mengunakan modus yang sama yang tidak bisa menunjukan dokumen resmi. “Jadi perahu kedua yang bermuatan kayu 4 m3 itu bermesin tempel 15 PK dan 1 mesin ketinting, rencananya kayu 4 m3 ini akan dibawa dari sekatak menuju Tarakan untuk dijual kembali,” tuturnya.

Setelah dilakukan penangkapan kedua kapal tersebut, Pihak Polair Mabes Polri melimpahkan berkas tersebut ke penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Tarakan. “Saat ini kedua kapal itu diamankan di Pelabuhan Tengkayu II, pos Polair Polres Tarakan,” bebernya.
Sementara itu, Motoris kedua kapal tersebut yang memuat kayu ilegal tersebut, MA dan HR resmi ditetapkan tersangka dengan dikenakan pasal 83 ayat 1 huruf b junto pasal 12 huruf e uu no. 18 thn 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Kedua tersangka sudah juga sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan guna mempertangung jawabkan perbuatannya,” tutup Denny. (lly)

No comments