Social Items



( Foto : IST) 






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Pencurian kotak amal di masjid Al-Ma’arif yang terletak di Kelurahan Selumit pada rabu (18/10) bulan kemarin telah menemukan titik terang. Kini pelaku pencurian tersebut yang berinisialkan NO (45) sudah diamankan pihak Kepolisian kemarin (2/11) sekira pukul 13.00 wita di Kelurahan Karang anyar.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, awalnya NO ditangkap petugas saat mencuri burung milik warga karang anyar. “Jadi NO itu diamankan warga saat mau menjual burung hasil curiannya itu, dan warga langsung menghubungi Unit Jatanras Polres Tarakan dan langsung membawa NO ke kantor,” jelasnya, jum’at (3/11).

Lanjut pria yang biasa disapa Denny ini, usai menangkap NO, kepolisian melakukan pengembangan terhadap tersangka tersebut dan dicocokan pada salah satu laporan yang kehilangan kotak amal di masjid Al-Ma’arif ternyata benar, NO merupakan pencuri kotak amal tersebut.

“Unit Jatanras mencocokan gaya NO dengan rekaman CCTV di masjid Al-Ma’arif, mulai dari gaya jalannya sama persis dan kemudian NO juga mengaku dirinya yang telah mencuri kotak amal itu dengan uang didalamnya sebesar Rp 2.8 juta,” terangnya.

Kemudian dari pengakuan NO dirinya mengunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari dan saat diamankan NO mengaku uang tersebut sudah habis dia pakai. “Dia (NO.red) juga mengaku melakukan pencurian itu karena faktor kebutuhan ekonomi dan NO tidak memiliki tempat tinggal tetap dia selalu berpindah-pindah,” ungkapnya

Sementara itu, demi mempertanggung jawabkan perbuatannya. NO dikenakan Pasal 362 KUHP ancaman hukuman 4 tahun. “Saat ini NO sudah kita amankan di Rutan Polres dan kita juga masih melakukan pengembangan apakah ada TKP lain dia melakukan pencurian itu,” tutupnya. (*/lly)

Beraksi Lagi, Maling Kotak Amal Akhirnya Tertangkap

SUARA KALTARA

( Foto : IST) 






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Pencurian kotak amal di masjid Al-Ma’arif yang terletak di Kelurahan Selumit pada rabu (18/10) bulan kemarin telah menemukan titik terang. Kini pelaku pencurian tersebut yang berinisialkan NO (45) sudah diamankan pihak Kepolisian kemarin (2/11) sekira pukul 13.00 wita di Kelurahan Karang anyar.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, awalnya NO ditangkap petugas saat mencuri burung milik warga karang anyar. “Jadi NO itu diamankan warga saat mau menjual burung hasil curiannya itu, dan warga langsung menghubungi Unit Jatanras Polres Tarakan dan langsung membawa NO ke kantor,” jelasnya, jum’at (3/11).

Lanjut pria yang biasa disapa Denny ini, usai menangkap NO, kepolisian melakukan pengembangan terhadap tersangka tersebut dan dicocokan pada salah satu laporan yang kehilangan kotak amal di masjid Al-Ma’arif ternyata benar, NO merupakan pencuri kotak amal tersebut.

“Unit Jatanras mencocokan gaya NO dengan rekaman CCTV di masjid Al-Ma’arif, mulai dari gaya jalannya sama persis dan kemudian NO juga mengaku dirinya yang telah mencuri kotak amal itu dengan uang didalamnya sebesar Rp 2.8 juta,” terangnya.

Kemudian dari pengakuan NO dirinya mengunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari dan saat diamankan NO mengaku uang tersebut sudah habis dia pakai. “Dia (NO.red) juga mengaku melakukan pencurian itu karena faktor kebutuhan ekonomi dan NO tidak memiliki tempat tinggal tetap dia selalu berpindah-pindah,” ungkapnya

Sementara itu, demi mempertanggung jawabkan perbuatannya. NO dikenakan Pasal 362 KUHP ancaman hukuman 4 tahun. “Saat ini NO sudah kita amankan di Rutan Polres dan kita juga masih melakukan pengembangan apakah ada TKP lain dia melakukan pencurian itu,” tutupnya. (*/lly)

No comments