Social Items

PENYELUNDUPAN : 1.855 Bundel Rotan Selundupan Yang Siap Edar Ke Negeri Jiran, Malaysia.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – 1.855 bundle rotan ilegal yang rencana akan di Ekspor ke Malaysia telah digagalkan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur pada 7 November lalu sekira pukul 23.45 wita.

Operasi Jaring Wallacea 2 yang dilakukan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur berhasil melakukan penindakan atgau penangkapan KM. A.L.A yang bermuatan rotan dengan berat 7 ton di perairan perbatasan Indonesia Sabah.

“Jadi rotan yang berat 7 ton itu keseluruhannya dinilai mencapai Rp 857 juta dan rotan ini di selundupkan ke alaysia dengan dijual dengan harga yang tinggi,” jelas Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi.

Dalam penyelundupan tersebut, modus yang dipakai dalam penyelundupan tersebut yakni penyelundupan antar pulau dan mengunakan surat persetujuan berlayar dari pelabuhan Batu licin, Banjarmasin dengan tujuan Bitung Sulawesi Utara.

“Jadi alasan mereka itu seperti itu, yang seharusnya menuju Bitung malah lari menuju perairan Tawau. Jadi pas kapal itu masuk di perairan malaysia langsung kita tangkap,” ungkapnya.

Usai dilakukan penangkapan tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut. “Kita periksa ternyata benar mau dibawa ke luar negeri mengunakan dokumen palsu,” tuturnya.

Kemudian juga, dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang merupakan nahkoda serta ABK. Sementara itu, kapal beserta rotan tersebut akan dilakukan pelelangan setelah dua terssangka tersebut melakukan persidangan. “Dua tersangka itu berinisialkan RM dan RR. Mereka dikenakan Undang-undang Kepabeanan No. 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabean sebagai tindak pidana penyelundupan dan Peraturan Menteri Perdagangan terkait dengan larangan ekspor internasional, dengan amcaman hukuman 5 tahun penjara,” tutupnya. (lly)

Hendak Raup Untung Lebih, 2 Pria Ini Terpaksa Nginap Di Prodeo

SUARA KALTARA
PENYELUNDUPAN : 1.855 Bundel Rotan Selundupan Yang Siap Edar Ke Negeri Jiran, Malaysia.





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – 1.855 bundle rotan ilegal yang rencana akan di Ekspor ke Malaysia telah digagalkan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur pada 7 November lalu sekira pukul 23.45 wita.

Operasi Jaring Wallacea 2 yang dilakukan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur berhasil melakukan penindakan atgau penangkapan KM. A.L.A yang bermuatan rotan dengan berat 7 ton di perairan perbatasan Indonesia Sabah.

“Jadi rotan yang berat 7 ton itu keseluruhannya dinilai mencapai Rp 857 juta dan rotan ini di selundupkan ke alaysia dengan dijual dengan harga yang tinggi,” jelas Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi.

Dalam penyelundupan tersebut, modus yang dipakai dalam penyelundupan tersebut yakni penyelundupan antar pulau dan mengunakan surat persetujuan berlayar dari pelabuhan Batu licin, Banjarmasin dengan tujuan Bitung Sulawesi Utara.

“Jadi alasan mereka itu seperti itu, yang seharusnya menuju Bitung malah lari menuju perairan Tawau. Jadi pas kapal itu masuk di perairan malaysia langsung kita tangkap,” ungkapnya.

Usai dilakukan penangkapan tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut. “Kita periksa ternyata benar mau dibawa ke luar negeri mengunakan dokumen palsu,” tuturnya.

Kemudian juga, dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang merupakan nahkoda serta ABK. Sementara itu, kapal beserta rotan tersebut akan dilakukan pelelangan setelah dua terssangka tersebut melakukan persidangan. “Dua tersangka itu berinisialkan RM dan RR. Mereka dikenakan Undang-undang Kepabeanan No. 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabean sebagai tindak pidana penyelundupan dan Peraturan Menteri Perdagangan terkait dengan larangan ekspor internasional, dengan amcaman hukuman 5 tahun penjara,” tutupnya. (lly)

No comments