Social Items

Kepala BI Perwakilan Kaltara, Hendik Sudaryanto




SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Maskapai Express Air yang rencana akan membuka rute penerbangan di Kalimantan Utara dan akan menggantikan maskapai Kalstar Avation kini bukan hanya mendapat dukungan dari pihak Pemerintah. Namun, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung dengan adanya maskapai tersebut dengan mempermudah pihak BI mendistribusikan Uang Rupiah ke daerah yang tidak bisa ditempuh dengan jalur laut.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Perwakilan Bank Indoensia (BI) Kaltara, Hendik Sudaryanto mengungkapkan, dengan adanya Express Air tersebut, merupakan hal positif bagi Kaltara. “Jadi dengan adanya Ekspress Air itu adalah salah satu penyumbang inflasi dengan menambah dan menaikan harga,” jelasnya.

Lanjut pria yang biasa disapa Hendik, Express Air yang merupakan pengganti Kalstar tersebut juga bisa menambah pelayanan rute yang selama ini ditinggalkan Kalstar. Bukan hanya itu, pihaknya yang selama ini sulit menjangkau tempat pendistribusian uang kedaerah-daerah  tersebut sejak maskapai Kalstar Avation dihentikan. “Jadi rute yang ditinggalkan Kalstar bisa diambil maskapai Express Air ini dan ini membantu sekali nanti bisa  memudahkan kita menjangkau daerah yang selama ini sulit kita jangkau untuk mensuplai uang Rupiah itu,” lanjutnya.

Ia menuturkan, sejak di hentikannya maskapai Kalstar Avation tersebut oleh pihak Dinas Perhubungan, pihaknya kesulitan dalam menjangkau daerah yang sulit ditempuh. “Kemarin-kemarin kita hanya punya pilihan satu yakni transportasi laut dan kalau adanya Express Air ini merupakan pilihan utama bagi kita untuk mendistribusikan uang rupiah itu,” ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya sejauh ini belum melakukan komunikasi terhadap pihak Express Air. Namun, jika Maskapai Express Air tersebut telah beroperasi pihaknya akan mengunakan transportasi tersebut untuk mensuplai uang rupiah ke daerah yang terpencil diperbatasan.
“Jadi kalau beroperasi ExpressAir ini, tidak ada perjanjian apapun dan nantinya perlakuannya akan sama. Hanya saja sebagai barang berharga dan tentunya apabila sudah beroperasi kita akan mengunakan penerbangan ini untuk mensuplai uang sesuai keperluan daerah,” tutupnya. (lly)

Hendik : Express Air Akan Mempermudah Kinerja BI Kedepannya

SUARA KALTARA
Kepala BI Perwakilan Kaltara, Hendik Sudaryanto




SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Maskapai Express Air yang rencana akan membuka rute penerbangan di Kalimantan Utara dan akan menggantikan maskapai Kalstar Avation kini bukan hanya mendapat dukungan dari pihak Pemerintah. Namun, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung dengan adanya maskapai tersebut dengan mempermudah pihak BI mendistribusikan Uang Rupiah ke daerah yang tidak bisa ditempuh dengan jalur laut.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Perwakilan Bank Indoensia (BI) Kaltara, Hendik Sudaryanto mengungkapkan, dengan adanya Express Air tersebut, merupakan hal positif bagi Kaltara. “Jadi dengan adanya Ekspress Air itu adalah salah satu penyumbang inflasi dengan menambah dan menaikan harga,” jelasnya.

Lanjut pria yang biasa disapa Hendik, Express Air yang merupakan pengganti Kalstar tersebut juga bisa menambah pelayanan rute yang selama ini ditinggalkan Kalstar. Bukan hanya itu, pihaknya yang selama ini sulit menjangkau tempat pendistribusian uang kedaerah-daerah  tersebut sejak maskapai Kalstar Avation dihentikan. “Jadi rute yang ditinggalkan Kalstar bisa diambil maskapai Express Air ini dan ini membantu sekali nanti bisa  memudahkan kita menjangkau daerah yang selama ini sulit kita jangkau untuk mensuplai uang Rupiah itu,” lanjutnya.

Ia menuturkan, sejak di hentikannya maskapai Kalstar Avation tersebut oleh pihak Dinas Perhubungan, pihaknya kesulitan dalam menjangkau daerah yang sulit ditempuh. “Kemarin-kemarin kita hanya punya pilihan satu yakni transportasi laut dan kalau adanya Express Air ini merupakan pilihan utama bagi kita untuk mendistribusikan uang rupiah itu,” ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya sejauh ini belum melakukan komunikasi terhadap pihak Express Air. Namun, jika Maskapai Express Air tersebut telah beroperasi pihaknya akan mengunakan transportasi tersebut untuk mensuplai uang rupiah ke daerah yang terpencil diperbatasan.
“Jadi kalau beroperasi ExpressAir ini, tidak ada perjanjian apapun dan nantinya perlakuannya akan sama. Hanya saja sebagai barang berharga dan tentunya apabila sudah beroperasi kita akan mengunakan penerbangan ini untuk mensuplai uang sesuai keperluan daerah,” tutupnya. (lly)

No comments