Social Items


( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
DIAMAKAN : 4 Siswa salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kota Tarakan yang tertangkap bolos sekolah.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan mengamankan empat siswa dari salah satu Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) kota Tarakan yang kedapatan sedang bolos di sebuah warung yang terletak didepan Kantor Kelurahan Kampung enam tadi pagi (1/11) sekira pukul 10,00 wita.

Mirisnya lagi, keempat siswa tersebut yang saat itu sedang nongkrong di warung tersebut sambil menghisap rokok dengan mengunakan seragam sekolah.

Terkait Hal itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan, Satpol PP Tarakan, Mezak JB mengatakan, pihaknya awalnya mengetahui tentang empat siswa tersebut dari laporan Babinkamtibnas dan Polmas Kelurahan Kampung Enam tersebut. “Jadi kami dapat laporan itu dari mereka, katanya ada empat siswa sedang bolos diwarung mengunakan seragam sekolah sambil merokok,” jelasnya.

Lanjutnya, keempat pelajar yang masing-masing berinisial Az (16), Mk (16), Ag (17), dan Zl (16) itu, saat dilakukan penangkapan tidak melakukan perlawanan kepada petugas Satpol PP saat diamankan.

“Jadi kita langsung tangkap dan tidak ada usaha mereka sama sekali untuk meloloskan diri,” lanjutnya.
Kemudian saat itu juga, setelah dilakukan penangkapan terhadap keempat siswa tersebut, dari pengakuan siswa itu, mereka izin pada gurunya untuk pergi makan. “Alasan mereka itu tidak masuk akal, masa makan aja jauh-jauh dikampung enam padahal kan sekolah mereka di kampung satu,” terangnya.

Selain meminta keterangan kepada keempat siswa tersebut, petugas Satpol PP juga melakukan pemeriksaan tas serta handphone dari keempat pelajar itu juga diperiksa. Dari pemeriksaan itu, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Hanya ada satu tas yang berisi uang kurang lebih Rp 310 ribu beserta buku tabungan. Kemudian juga, untuk memberikan efek jera pihaknya, tetap melaporkan ke sekolah siswa tersebut dan dapat diberikan pembinaan dari pihak sekolah maupun Satpol PP.

“Kita berikan surat peryataan agar keempat siswa itu tidak mengulangi lagi,” tutupnya.(*/lly)

Kedapatan Bolos, 4 Siswa SMK Digelandang PolPP

SUARA KALTARA

( Foto : Ellya Achmad / SuaraKaltara.com)
DIAMAKAN : 4 Siswa salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kota Tarakan yang tertangkap bolos sekolah.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan mengamankan empat siswa dari salah satu Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) kota Tarakan yang kedapatan sedang bolos di sebuah warung yang terletak didepan Kantor Kelurahan Kampung enam tadi pagi (1/11) sekira pukul 10,00 wita.

Mirisnya lagi, keempat siswa tersebut yang saat itu sedang nongkrong di warung tersebut sambil menghisap rokok dengan mengunakan seragam sekolah.

Terkait Hal itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan, Satpol PP Tarakan, Mezak JB mengatakan, pihaknya awalnya mengetahui tentang empat siswa tersebut dari laporan Babinkamtibnas dan Polmas Kelurahan Kampung Enam tersebut. “Jadi kami dapat laporan itu dari mereka, katanya ada empat siswa sedang bolos diwarung mengunakan seragam sekolah sambil merokok,” jelasnya.

Lanjutnya, keempat pelajar yang masing-masing berinisial Az (16), Mk (16), Ag (17), dan Zl (16) itu, saat dilakukan penangkapan tidak melakukan perlawanan kepada petugas Satpol PP saat diamankan.

“Jadi kita langsung tangkap dan tidak ada usaha mereka sama sekali untuk meloloskan diri,” lanjutnya.
Kemudian saat itu juga, setelah dilakukan penangkapan terhadap keempat siswa tersebut, dari pengakuan siswa itu, mereka izin pada gurunya untuk pergi makan. “Alasan mereka itu tidak masuk akal, masa makan aja jauh-jauh dikampung enam padahal kan sekolah mereka di kampung satu,” terangnya.

Selain meminta keterangan kepada keempat siswa tersebut, petugas Satpol PP juga melakukan pemeriksaan tas serta handphone dari keempat pelajar itu juga diperiksa. Dari pemeriksaan itu, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Hanya ada satu tas yang berisi uang kurang lebih Rp 310 ribu beserta buku tabungan. Kemudian juga, untuk memberikan efek jera pihaknya, tetap melaporkan ke sekolah siswa tersebut dan dapat diberikan pembinaan dari pihak sekolah maupun Satpol PP.

“Kita berikan surat peryataan agar keempat siswa itu tidak mengulangi lagi,” tutupnya.(*/lly)

No comments