Social Items

Daihatsu Xenia Yang Dikendarai Oleh Aidil dan 4 Kawannya Yang Menghantam Pembatas Jalan



SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Nahas, Seorang supir sebuah kendaraan roda empat Daihatsu Xenia yang bernama Muhammad Aidil harus meregang nyawa usai terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan sekitar pukul 01.30 wita, jumat (17/11).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Deny Mardiyanto mengungkapkan, Muhammad Aidil warga Jalan Hidayah RT 12, Kelurahan Juata itu mengalami kecelakaan setelah terguling menabrak pembantas jalan. “Jadi begitu warga yang melintas mengetahui kecelakaan yang sopir itu langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan Rawat Intensif karena mengalami kritis akibat kecelakaan itu,” jelasnya.

Lanjutnya,kecelakaan tersebut terjadi diketahui memuat lima orang penumpang dan selang beberapa jam dibawanya Muhammad Aidil ke RSUD Tarakan, nyawanya tidak dapat tertolong lagi. “Sempat kritis dan akhirnya meninggal, karena kepala Muhammad Aidil mengalami luka serius dan penumpang lainya tidak apa-apa,” lanjut Denny saat ditemui diruang kerjanya.

Ia membeberkan, setelah melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan tersebut dan dari keterangan saksi kecelakaan tunggal tersebut terjadi dikarenakan sopir yang mengemudikan mobil tersebut dalam keadaan mengantuk. “Cuaca sih cerah saja dan jalanan sepi. Tetapi karena dia mengantuk dan kecepatan mobil juga tinggi jadi tidak terkontrolkan lagi hingga terguling dan menabrak pembatas jalan itu,” tuturnya.

Kemudian, Denny juga menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengendara kendatraan baik roda dua maupun roda empat. “Kalau mengantuk lebih baik jangan mengendari kendaraan karena bisa berbahaya sekali bagi keselamatan kita,” imbuhnya. (lly)

Niat Ingin Pulang, Aidil Malah Meregang Nyawa

SUARA KALTARA
Daihatsu Xenia Yang Dikendarai Oleh Aidil dan 4 Kawannya Yang Menghantam Pembatas Jalan



SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Nahas, Seorang supir sebuah kendaraan roda empat Daihatsu Xenia yang bernama Muhammad Aidil harus meregang nyawa usai terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan sekitar pukul 01.30 wita, jumat (17/11).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Deny Mardiyanto mengungkapkan, Muhammad Aidil warga Jalan Hidayah RT 12, Kelurahan Juata itu mengalami kecelakaan setelah terguling menabrak pembantas jalan. “Jadi begitu warga yang melintas mengetahui kecelakaan yang sopir itu langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan Rawat Intensif karena mengalami kritis akibat kecelakaan itu,” jelasnya.

Lanjutnya,kecelakaan tersebut terjadi diketahui memuat lima orang penumpang dan selang beberapa jam dibawanya Muhammad Aidil ke RSUD Tarakan, nyawanya tidak dapat tertolong lagi. “Sempat kritis dan akhirnya meninggal, karena kepala Muhammad Aidil mengalami luka serius dan penumpang lainya tidak apa-apa,” lanjut Denny saat ditemui diruang kerjanya.

Ia membeberkan, setelah melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan tersebut dan dari keterangan saksi kecelakaan tunggal tersebut terjadi dikarenakan sopir yang mengemudikan mobil tersebut dalam keadaan mengantuk. “Cuaca sih cerah saja dan jalanan sepi. Tetapi karena dia mengantuk dan kecepatan mobil juga tinggi jadi tidak terkontrolkan lagi hingga terguling dan menabrak pembatas jalan itu,” tuturnya.

Kemudian, Denny juga menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengendara kendatraan baik roda dua maupun roda empat. “Kalau mengantuk lebih baik jangan mengendari kendaraan karena bisa berbahaya sekali bagi keselamatan kita,” imbuhnya. (lly)

No comments