Social Items



RN Yang Diciduk Satreskrim Polres Tarakan Karena Membawa Sajam




SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Reserse Reskrim (Satreskrim) Polres Tarakan mengamankan pria yang berinisialkan RN (38) yang berkeluyuran membawa sebilah badik di jalan Pulau Flores Kelurahan Kampung satu selasa (7/11) sekira pukul 23.00 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, awalnya pihak kepolisian sering mendapatkan laporan dari masyarakat sekitaran Jalan Flores tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.
“Jadi petugas setelah menerima laporan itu dari masyarakat,  pihak kepolisian lakukan pengintaian,” jelasnya.

Lanjut Denny, namun dalam pengintaian tersebut kepolisian melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan. “Petugas saat itu melihat mobil Ayla yang bernomor polisi KT 1059 FG dan sangat mencurigakan dan petugas langsung menghentikan dan mengeledah mobil itu,” lanjutnya.

Dalam pengeledahan itu, petugas tidak menemukan apa yang seharusnya dicari. Namun petugas mendapatkan sebilah senjata tajam di dalam mobil itu.
“Awalnya petugas mencari Narkoba jenis sabu. Tetapi tidak mendapatkan barang itu malahan petugas mendapatkan sebilah badik yang berada di dashbor mobil itu,” terangnya.

Kemudian, setelah petugas mendapatkan badik tersebut, petugas melakukan interogasi terhadap RN dan ketika ditanya kenapa ada badik dalam mobilnya, RN menjawab hanya untuk menjaga diri saja. “Dikarenakan ada sajam itu RN dibawa ke Reskrim Polres Tarakan untuk ditindak lanjuti,” tuturnya.
Sementara itu, akibat ulah pelaku membawa senjata tajam untuk menjaga dirinya itu, RN Dikenakan pasal Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun. “Saat ini RN sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan,” tutupnya. (lly)

Nyari Pengedar, Eh, Malah Dapat Sajam

SUARA KALTARA


RN Yang Diciduk Satreskrim Polres Tarakan Karena Membawa Sajam




SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Satuan Reserse Reskrim (Satreskrim) Polres Tarakan mengamankan pria yang berinisialkan RN (38) yang berkeluyuran membawa sebilah badik di jalan Pulau Flores Kelurahan Kampung satu selasa (7/11) sekira pukul 23.00 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, awalnya pihak kepolisian sering mendapatkan laporan dari masyarakat sekitaran Jalan Flores tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.
“Jadi petugas setelah menerima laporan itu dari masyarakat,  pihak kepolisian lakukan pengintaian,” jelasnya.

Lanjut Denny, namun dalam pengintaian tersebut kepolisian melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan. “Petugas saat itu melihat mobil Ayla yang bernomor polisi KT 1059 FG dan sangat mencurigakan dan petugas langsung menghentikan dan mengeledah mobil itu,” lanjutnya.

Dalam pengeledahan itu, petugas tidak menemukan apa yang seharusnya dicari. Namun petugas mendapatkan sebilah senjata tajam di dalam mobil itu.
“Awalnya petugas mencari Narkoba jenis sabu. Tetapi tidak mendapatkan barang itu malahan petugas mendapatkan sebilah badik yang berada di dashbor mobil itu,” terangnya.

Kemudian, setelah petugas mendapatkan badik tersebut, petugas melakukan interogasi terhadap RN dan ketika ditanya kenapa ada badik dalam mobilnya, RN menjawab hanya untuk menjaga diri saja. “Dikarenakan ada sajam itu RN dibawa ke Reskrim Polres Tarakan untuk ditindak lanjuti,” tuturnya.
Sementara itu, akibat ulah pelaku membawa senjata tajam untuk menjaga dirinya itu, RN Dikenakan pasal Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun. “Saat ini RN sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan,” tutupnya. (lly)

No comments