Social Items


(Foto : IST)









SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Seorang pria berusia 28 tahun, SY, harus berurusan dengan hukum. Warga Kelurahan Sebengkok itu dilaporkan oleh Yuliana, usai melakukan tindakan cabul terhadap anaknya yang berinisialkan NM (16) minggu (5/11) sekira pukul 01.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, Pada Kamis (29/10) di Gang Gunung Makassar Kelurahan Sebengkok, pelaku yang berinisialkan SY (28) telah mencabuli NM (16) dirumahnya.

“Jadi saat itu NM dipaksa untuk tidur dirumah pelaku dan saat NM tidur dirumah SY, pelaku langsung melepaskan pakaian NM dan memegang serta meraba tubuh korban hingga berhubungan badan,” jelasnya.
Lanjut Denny, pelaku yang berinisial SY tersebut juga sempat melakukan pengacaman terhadap NM saat ingin pulang NM diancam oleh pelaku dengan cara akan membunuh korban. “NM itu diancam sama pelaku dan dari pengakuan NM itu mereka ini pacaran,” terangnya.

Setelah itu, sebelum dilaporkannya SY kepada pihak kepolisian, orang tua NM, Yuliana merasa ada yang aneh pada tingkah laku anaknya itu, karena menurut Yuliana, NM jarang sekali pulang kerumah. “Jadi mamanya itu curiga dan menyelidiki NM dan ternyata NM tidur dirumah SY dan sering di cabuli oleh SY,” ungkapnya.

Sementara itu, merasa tidak terima dengan perlakuan SY, Yuliana orang tua dari NM langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan akibat ulah pelaku, SY dikenakan Pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 202 tentang perlindungan anak. “Menerima laporan itu, petugas langsung datang kerumah SY dan membawa SY ke Polres Tarakan dan SY diancam minimal 5 Tahun penjara,” tutupnya. (*lly)

Setelah Mencabuli, SY Ancam Akan Bunuh NM

SUARA KALTARA

(Foto : IST)









SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Seorang pria berusia 28 tahun, SY, harus berurusan dengan hukum. Warga Kelurahan Sebengkok itu dilaporkan oleh Yuliana, usai melakukan tindakan cabul terhadap anaknya yang berinisialkan NM (16) minggu (5/11) sekira pukul 01.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, Pada Kamis (29/10) di Gang Gunung Makassar Kelurahan Sebengkok, pelaku yang berinisialkan SY (28) telah mencabuli NM (16) dirumahnya.

“Jadi saat itu NM dipaksa untuk tidur dirumah pelaku dan saat NM tidur dirumah SY, pelaku langsung melepaskan pakaian NM dan memegang serta meraba tubuh korban hingga berhubungan badan,” jelasnya.
Lanjut Denny, pelaku yang berinisial SY tersebut juga sempat melakukan pengacaman terhadap NM saat ingin pulang NM diancam oleh pelaku dengan cara akan membunuh korban. “NM itu diancam sama pelaku dan dari pengakuan NM itu mereka ini pacaran,” terangnya.

Setelah itu, sebelum dilaporkannya SY kepada pihak kepolisian, orang tua NM, Yuliana merasa ada yang aneh pada tingkah laku anaknya itu, karena menurut Yuliana, NM jarang sekali pulang kerumah. “Jadi mamanya itu curiga dan menyelidiki NM dan ternyata NM tidur dirumah SY dan sering di cabuli oleh SY,” ungkapnya.

Sementara itu, merasa tidak terima dengan perlakuan SY, Yuliana orang tua dari NM langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan akibat ulah pelaku, SY dikenakan Pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 202 tentang perlindungan anak. “Menerima laporan itu, petugas langsung datang kerumah SY dan membawa SY ke Polres Tarakan dan SY diancam minimal 5 Tahun penjara,” tutupnya. (*lly)

No comments