Social Items


(Foto : IST)
EK dan AB yang tertangkap oleh Satresmob Detasemen C Pelopor






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kasus peredaran sabu-sabu semakin marak terjadi di Kalimantan Utara, khususnya dikota Tarakan. Satresmob Detasemen C Pelopor baru-baru ini kembali mengamankan 2 pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang tinggal didaerah Sebengkok AL. Keduanya didapati dirumah kontrakannya dan sempat mencoba kabur saat 2 petugas dari Unit Intelmob datang menggrebek kediaman mereka dengan cara membuang barang bukti lewat jendela.

Setelah tertangkapnya EK dan AB, rumah kediaman mereka langsung diperiksa dan didapati 8 bungkus sabu-sabu dengan berat masing-masing 34,64 gram, uang sebesar Rp. 1.900.000, 1 buah gunting, sendok takar, plastik kecil, hp samsung dan sejumlah barang bukti lainnya. Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey SIK melalui Kanit Intelmob Aipda Supriyadi menerangkan kedua tersangka ditangkap atas laporan warga yang telah resah dengan ulah mereka. "Jadi mereka sudah kita awasi sejak malam sebelumnya, dan juga berdasarkan laporan warga kalau mereka sering melakukan transaksi barang haram itu," paparnya.

Diketahui EK dan AB adalah residivis dari Lapas Tarakan dan Lapas Berau atas kasus yang sama. Rupanya belum kapok juga AB kembali mencoba peruntungan berjualan "kristal" kembali bersama EK. "Mereka ini penjahat kambuhan, setelah ini untuk proses hukumnya akan kami serahkan ke Polres Tarakan," tutupnya. (lly)

Tak Jera, 2 Residivis Mencoba Peruntungannya Kembali

SUARA KALTARA

(Foto : IST)
EK dan AB yang tertangkap oleh Satresmob Detasemen C Pelopor






SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Kasus peredaran sabu-sabu semakin marak terjadi di Kalimantan Utara, khususnya dikota Tarakan. Satresmob Detasemen C Pelopor baru-baru ini kembali mengamankan 2 pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang tinggal didaerah Sebengkok AL. Keduanya didapati dirumah kontrakannya dan sempat mencoba kabur saat 2 petugas dari Unit Intelmob datang menggrebek kediaman mereka dengan cara membuang barang bukti lewat jendela.

Setelah tertangkapnya EK dan AB, rumah kediaman mereka langsung diperiksa dan didapati 8 bungkus sabu-sabu dengan berat masing-masing 34,64 gram, uang sebesar Rp. 1.900.000, 1 buah gunting, sendok takar, plastik kecil, hp samsung dan sejumlah barang bukti lainnya. Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey SIK melalui Kanit Intelmob Aipda Supriyadi menerangkan kedua tersangka ditangkap atas laporan warga yang telah resah dengan ulah mereka. "Jadi mereka sudah kita awasi sejak malam sebelumnya, dan juga berdasarkan laporan warga kalau mereka sering melakukan transaksi barang haram itu," paparnya.

Diketahui EK dan AB adalah residivis dari Lapas Tarakan dan Lapas Berau atas kasus yang sama. Rupanya belum kapok juga AB kembali mencoba peruntungan berjualan "kristal" kembali bersama EK. "Mereka ini penjahat kambuhan, setelah ini untuk proses hukumnya akan kami serahkan ke Polres Tarakan," tutupnya. (lly)

No comments