Social Items

MA Yang Tertangkap Kepolisian Resor Tarakan, Atas Penggelapan dan Penipuan Alat Berat






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Akibat tidak membayar sewa satu unit Cobelco SK130HDL-8b Hydraulic Excavator dari PT MNC Finance, kini warga Rt 5 jalan Agus Salim Kelurahan Selumit yang berinisialkan MA harus berurusan dengan petugas kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto mengatakan, MA diketahui tidak membayar uang sewa alat berat tersebut hingga sudah berbulan-bulan lamanya. Hingga petugas menerima laporan tersebut dari pemilik alat berat tersebut, MA langsung dipanggil ke Mako Polres Tarakan untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

“Jadi MA itu datang sendiri saat dipanggil petugas mengenai hal tidak membayar sewa alat berat itu,” ujarnya.

Setelah dilakukannya introgasi terhadap MA, kini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan barang bukti alat berat tersebut kepolisian telah melakukan penyitaan. “Saat ini MA sudah kita amankan di Polres Tarakan dan alat berat itu kita sita dan diambil dikawasan pertambakan diwilayah perairan Bulungan,” tuturnya.

Lanjut Denny, dirinya mengatakan, kedua belah pihak yakni, pemilik alat berat tersebut bersama dengan MA sudah membuat surat perjanjian. “Jadi isi surat itu, jika penyewa tidak membayar uang sewa maka alat berat itu akan ditarik kembali,” bebernya.

Kemudian, setelah ditariknya alat berat tersebut oleh PT MNC Finance. MA enggan bekerja sama dan menolak memberitahukan dimana lokasi alat berat berada. Dan MA langsung dilaporkan ke Pihak Kepolisian akibat ulahnya itu. “Pada saat itu alat itu sempat disita oleh PT MNC Finance itu, tapi MA malah mengambil kembali dengan cara memaksa dan PT MNC Finance langsung melaporkan aksinya itu,” jelasnya.

Sementara itu, akibat ulah pelaku yang diduga melakukan tindak pencurian atau penggelapan atas alat berat sewa guna usaha, MA dijerat pasal 362  KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan terancam hukuman minimal 5 tahun penjara.
“Saat ini MA sudah kita amankan di Rutan Polres Tarakan,” tandasnya. (lly)

Tak Sanggup Bayar, Bukannya di Kembalikan MA Malah Menggelapkannya

SUARA KALTARA
MA Yang Tertangkap Kepolisian Resor Tarakan, Atas Penggelapan dan Penipuan Alat Berat






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Akibat tidak membayar sewa satu unit Cobelco SK130HDL-8b Hydraulic Excavator dari PT MNC Finance, kini warga Rt 5 jalan Agus Salim Kelurahan Selumit yang berinisialkan MA harus berurusan dengan petugas kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto mengatakan, MA diketahui tidak membayar uang sewa alat berat tersebut hingga sudah berbulan-bulan lamanya. Hingga petugas menerima laporan tersebut dari pemilik alat berat tersebut, MA langsung dipanggil ke Mako Polres Tarakan untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

“Jadi MA itu datang sendiri saat dipanggil petugas mengenai hal tidak membayar sewa alat berat itu,” ujarnya.

Setelah dilakukannya introgasi terhadap MA, kini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan barang bukti alat berat tersebut kepolisian telah melakukan penyitaan. “Saat ini MA sudah kita amankan di Polres Tarakan dan alat berat itu kita sita dan diambil dikawasan pertambakan diwilayah perairan Bulungan,” tuturnya.

Lanjut Denny, dirinya mengatakan, kedua belah pihak yakni, pemilik alat berat tersebut bersama dengan MA sudah membuat surat perjanjian. “Jadi isi surat itu, jika penyewa tidak membayar uang sewa maka alat berat itu akan ditarik kembali,” bebernya.

Kemudian, setelah ditariknya alat berat tersebut oleh PT MNC Finance. MA enggan bekerja sama dan menolak memberitahukan dimana lokasi alat berat berada. Dan MA langsung dilaporkan ke Pihak Kepolisian akibat ulahnya itu. “Pada saat itu alat itu sempat disita oleh PT MNC Finance itu, tapi MA malah mengambil kembali dengan cara memaksa dan PT MNC Finance langsung melaporkan aksinya itu,” jelasnya.

Sementara itu, akibat ulah pelaku yang diduga melakukan tindak pencurian atau penggelapan atas alat berat sewa guna usaha, MA dijerat pasal 362  KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan terancam hukuman minimal 5 tahun penjara.
“Saat ini MA sudah kita amankan di Rutan Polres Tarakan,” tandasnya. (lly)

No comments