Social Items

TES : Pemeriksaan Urine Di Kantor Kejati Kota Tarakan Oleh BNN Tarakan





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan kembali melakukan tes urine dadakan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, senin (27/11) sekira pukul 09.00 wita.
Terkait hal itu, Kepala BNN Kota Tarakan Agus Surya Dewi menjelaskan, dalam melakukan tes urine dadakan tersebut, BNN Kota Tarakan melakukan pemeriksaan terhadap pegawai maupun honorer yang bekerja di Kejari Tarakan tersebut.

“Jumlah yang kita periksa tadi pagi sebanyak 31 orang dan semuanya negatif,” jelasnya.
Lanjut wanita yang biasa disapa Bude (Bu Dewi) ini mengatakan, sebenarnya jumlah pegawai maupun honorer di Kantor Kejari itu sebanyak 34 orang. Namun, 3 orang lainnya sedang Dinas Luar. “Jadi itu ada 3 orang yang belum kami lakukan pemeriksaan, nanti setelah dia pulang dinas luar kita akan memanggil ketiga orang itu untuk dilakukan tes urin,” lanjutnya.

Pemeriksaan urine yang dilakukan pihak BNN Kota Tarakan tersebut, merupakan kali ketiga yang dilaksanakan di Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Lembaga yang menangani persoalan narkoba ini menargetkan 500 Pegawai Tarakan untuk tes urine hingga akhir tahun 2017 nanti. “Ini kantor Kejari yang ketiga. Sebelumnya di Diskominfo dan Kodim,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto mengungkapkan, dalam hal ini, pihaknya menyambut baik dengan adanya pemeriksaan urine dadakan tersebut. “Harus dadakan seperti ini, kalau pemberitahuan duluan namanya bukan dadakan dan semua anggota Kejaksaan Negeri Tarakan juga sudah melakukan pengecekan urine tersebut,” kata Rachmad Vidianto saat ditemui diruang kerjanya.

Kemudian, terkait mengenai beberapa anggotanya yang saat ini sedang Dinas Luar dan tidak sempat mengikuti tes urine tersebut, Rachmad Vidianto mengatakan akan memanggil anggotanya untuk melakukan tetap melakukan pengecekan. “Nanti kita akan panggil 3 anggota saya yang dinas liuar, bila dia sudah pulang dari dinas,” tuturnya.

Selain itu, bila nantinya akan ada anggota yang positif mengunakan narkotika pihaknya akan menyerahkan ke Kejari Pusat. “Nanti kita serahkan ke pusat bila ada yang positif pengguna. Entah itu sanksi apa yang diberikan dari pusat, mau dipecat atau apa kita tidak tahu,” tutupnya. (lly)

Tim BNN Ramai-Ramai Datangi Kejari, Ada Apa Yaaa?

SUARA KALTARA
TES : Pemeriksaan Urine Di Kantor Kejati Kota Tarakan Oleh BNN Tarakan





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan kembali melakukan tes urine dadakan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, senin (27/11) sekira pukul 09.00 wita.
Terkait hal itu, Kepala BNN Kota Tarakan Agus Surya Dewi menjelaskan, dalam melakukan tes urine dadakan tersebut, BNN Kota Tarakan melakukan pemeriksaan terhadap pegawai maupun honorer yang bekerja di Kejari Tarakan tersebut.

“Jumlah yang kita periksa tadi pagi sebanyak 31 orang dan semuanya negatif,” jelasnya.
Lanjut wanita yang biasa disapa Bude (Bu Dewi) ini mengatakan, sebenarnya jumlah pegawai maupun honorer di Kantor Kejari itu sebanyak 34 orang. Namun, 3 orang lainnya sedang Dinas Luar. “Jadi itu ada 3 orang yang belum kami lakukan pemeriksaan, nanti setelah dia pulang dinas luar kita akan memanggil ketiga orang itu untuk dilakukan tes urin,” lanjutnya.

Pemeriksaan urine yang dilakukan pihak BNN Kota Tarakan tersebut, merupakan kali ketiga yang dilaksanakan di Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Lembaga yang menangani persoalan narkoba ini menargetkan 500 Pegawai Tarakan untuk tes urine hingga akhir tahun 2017 nanti. “Ini kantor Kejari yang ketiga. Sebelumnya di Diskominfo dan Kodim,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto mengungkapkan, dalam hal ini, pihaknya menyambut baik dengan adanya pemeriksaan urine dadakan tersebut. “Harus dadakan seperti ini, kalau pemberitahuan duluan namanya bukan dadakan dan semua anggota Kejaksaan Negeri Tarakan juga sudah melakukan pengecekan urine tersebut,” kata Rachmad Vidianto saat ditemui diruang kerjanya.

Kemudian, terkait mengenai beberapa anggotanya yang saat ini sedang Dinas Luar dan tidak sempat mengikuti tes urine tersebut, Rachmad Vidianto mengatakan akan memanggil anggotanya untuk melakukan tetap melakukan pengecekan. “Nanti kita akan panggil 3 anggota saya yang dinas liuar, bila dia sudah pulang dari dinas,” tuturnya.

Selain itu, bila nantinya akan ada anggota yang positif mengunakan narkotika pihaknya akan menyerahkan ke Kejari Pusat. “Nanti kita serahkan ke pusat bila ada yang positif pengguna. Entah itu sanksi apa yang diberikan dari pusat, mau dipecat atau apa kita tidak tahu,” tutupnya. (lly)

No comments