Social Items





(Foto : Rizkia / SuaraKaltara.com)
Pak Aim Yang Terus Berenang di Tengah Hujan
SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Renang adalah salah satu olahraga yang sangat lazim dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat. Disamping murah bisa dilaku2kan dimana saja dan kapan saja. Dalam rangka hari pahlawan seorang perenang asal Tarakan bernama Ibrahim Rusli atau yang lebih dikenal dengan panggilan pak Aim kembali ingin menorehkan prestasi. Setelah meraih penghargaan MURI atas prestasinya berenang menyebrangi Selat Madura tepatnya dari Surabaya hingga pulau Madura.

Kali ini ia ingin kembali menorehkan prestasi sekaligus memperingati hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November kemarin. Dari Tanjung Karis menuju Taman Berlabuh ia tempuh dengan renang gaya dada sepanjang 5,6 kilo. Selain pak Aim ada juga peserta lain dari TNI namun setelah 100 meter memutuskan untuk menyerah karena arus air yang kuat.

"Saya ingin menumbuhkan rasa nasionalisme anak muda agar dizaman sekarang, agak lebih melakukan hal-hal yang lebih positif lagi," ungkap pria 52 tahun ini.

Ketua panitia ekspedisi laut Tanjung Karis - Taman Berlabuh, Komandan Kodim 0907/TRK, Letkol (INF) Pujud Sudarmanto sangat mangapresiasi apa yang akan dilakukan oleh pak Aim. "Ini salah satu cara menumbuhkan rasa nasionalisme apalagi pergaulan zaman sekarang itu sangat berbahaya, apalagi beliau ini anak purnawirawan," paparnya kepada SuaraKaltara.com.

Hingga berita ini diturunkan pak Aim sudah berenang dengan jarak tempuh 3 kilo. Dengan arus air yang cukup kuat dan langit yang terlihat mendung tak menyurutkan harapannya. Hujan turun ditengah-tengah secara tiba-tiba namun tetap ia lewati. (lly)

Torehkan Prestasi, Hujan Pak Aim Tetap Semangat

SUARA KALTARA



(Foto : Rizkia / SuaraKaltara.com)
Pak Aim Yang Terus Berenang di Tengah Hujan
SUARAKALTARA.com,TARAKAN - Renang adalah salah satu olahraga yang sangat lazim dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat. Disamping murah bisa dilaku2kan dimana saja dan kapan saja. Dalam rangka hari pahlawan seorang perenang asal Tarakan bernama Ibrahim Rusli atau yang lebih dikenal dengan panggilan pak Aim kembali ingin menorehkan prestasi. Setelah meraih penghargaan MURI atas prestasinya berenang menyebrangi Selat Madura tepatnya dari Surabaya hingga pulau Madura.

Kali ini ia ingin kembali menorehkan prestasi sekaligus memperingati hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November kemarin. Dari Tanjung Karis menuju Taman Berlabuh ia tempuh dengan renang gaya dada sepanjang 5,6 kilo. Selain pak Aim ada juga peserta lain dari TNI namun setelah 100 meter memutuskan untuk menyerah karena arus air yang kuat.

"Saya ingin menumbuhkan rasa nasionalisme anak muda agar dizaman sekarang, agak lebih melakukan hal-hal yang lebih positif lagi," ungkap pria 52 tahun ini.

Ketua panitia ekspedisi laut Tanjung Karis - Taman Berlabuh, Komandan Kodim 0907/TRK, Letkol (INF) Pujud Sudarmanto sangat mangapresiasi apa yang akan dilakukan oleh pak Aim. "Ini salah satu cara menumbuhkan rasa nasionalisme apalagi pergaulan zaman sekarang itu sangat berbahaya, apalagi beliau ini anak purnawirawan," paparnya kepada SuaraKaltara.com.

Hingga berita ini diturunkan pak Aim sudah berenang dengan jarak tempuh 3 kilo. Dengan arus air yang cukup kuat dan langit yang terlihat mendung tak menyurutkan harapannya. Hujan turun ditengah-tengah secara tiba-tiba namun tetap ia lewati. (lly)

No comments